CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Apa Itu Safe Haven?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efaf45fb41d30719968a633/apa-itu-safe-haven

Apa Itu Safe Haven?

Apa Itu Safe Haven?


Sebelum membahas Apa Itu Safe Haven? saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Tidak sedikit trader forex yg menanyakan wacana apa itu safe haven. Dalam informasi forex. kata safe haven memanglah kerap di sebutkan. lebih-lebih andai memberitakan wacana posisi Yen Jepang ataupun emas. Malah di beberapa analisis. ada juga yg menganggap Dolar AS selaku safe haven.

Apa Itu Safe Haven?
Safe haven ialah aset investasi yg memiliki tingkat risiko rendah. disaat perekonomian global tak menentu ataupun ada gejolak geopolitik. Permasalahannya ialah. suatu jenis investasi safe haven ialah safe haven. sampai-sampai jenis investasi yang telah di sebutkan tak lagi safe haven.
Maksudnya. aset safe haven ialah aset yg dipakai selaku pelarian tatkala kondisi ekonomi global dianggap tengah tidak aman. Jadi. dalam kondisi tertentu. aset safe haven mampu saja tidak lagi menjadi aset safe haven disaat kondisi telah dianggap aman.

Semisal Aset Safe Haven
Ada beberapa jenis aset safe haven sekarang ini.bond pemerintah AS. emas. perak. tanah. serta properti. Hal yg butuh Kamu ketahui ialah memutuskan kapan Kamu akan masuk ke aset-aset yang telah di sebutkan.


1. Bond Pemerintah AS
Semisal klasik safe haven ialah bond pemerintah AS. Dalam hal ini. pembayaran serta nilai pokoknya dijamin sepenuhnya oleh pemerintah AS. Lebih lagi lagi. berhubung pemerintah AS dianggap tak pernah bawahan (gagal) dalam membayar utang. Berhubung itu. bond pemerintah AS dianggap jenis investasi safe haven.

Tidak sedikit pemerintahan negara negara lain yg pula menerbitkan bond. akan tetapi tingkat risikonya tak selalu percis. Selaku semisal. pemerintah Rusia pernah bawahan dalam membayar bond pada tahun 2000. begitu pula dengan pemerintah Australia yg gagal membayar bond pada tahun 1930-an. Beberapa negara Eropa pula demikian disaat berlangsung krisis hutang sampai-sampai tahun 2012.

2. Emas
Emas dijadikan safe haven berhubung ketersediaannya langka. tidak sedikit diminati. serta Amat bernilai secara intrinsik. Butuh di ketahui bahwasanya harga emas sekarang ini memanglah jauh lebih tinggi dibanding harga emas pada tahun 1980-an. Tatkala itu. harga emas berada pada level USD 300 sampai-sampai USD 400 per ounce.

Tapi. dalam beberapa tahun yang terakhir. harga emas cenderung terus merosot dari harga tertingginya USD1.920.72 yg tercapai pada September 2011. Emas barangkali tak lagi dianggap selaku aset safe haven andai nilainya mendadak turun sampai-sampai mendekati level yg percis semacam tahun 1980-an.

3. Perak
Perak pula bisa menjadi pengganti safe haven berhubung mempunyai karakteristik yg mirip dengan emas meskipun terbukti lebih volatil. Harga perak mengalami kenaikan disaat tengah berlangsung tekanan financial ekstrim. malah persentase kenaikannya lebih tinggi ketimbang emas.

Misalnya. pada tahun 1970 hingga dengan 1980. harga emas naik 2.060% sedangkan harga perak naik lebih tinggi menjadi 2.320%. Dari awal tahun 2008 hingga dengan akhir tahun 2010. harga perak pula naik dua kali lipat sampai-sampai 97.0%. sedangkan emas cuma naik 65.6%.
Para ahli investasi merekomendasikan untuk memilih perak fisik selaku aset safe haven ketimbang perak futures. Hal itu berhubung suplai serta ketersediaan perak di dunia makin langka. dan lebih tidak banyak ketimbang ketersediaan emas fisik. Kelangkaan itulah yg membuat harga perak cukup menjanjikan di masa depan serta mampu dipakai selaku safe haven.
Hingga sekarang ini. perak masih dijadikan selaku aset safe haven. Pendapat dari laporan The Silver Institute's. permintaan terhadap perak di perkirakan akan selalu mengalami kenaikan lebih-lebih dalam kurun waktu tahun 2015 hingga dengan 2024.

4. Yen Jepang
Yen Jepang dipilih selaku aset safe haven berhubung kebijakan ekonomi serta reaksi investor-investor Jepang terhadap perubahan di pasar. Neraca berjalan Jepang mengalami surplus berhubung adanya pemasukan dari investasi asing yg lebih besar ketimbang pemasukan di bidang perdagangan.

Disaat pasar bearish. para investor Jepang merepatriasi sejumlah uang yg mereka-mereka investasikan di luar Jepang. Menjadikan. nilai Yen Jepang naik serta menimbulkan reaksi dari investor asing yg menganggap Yen selaku mata uang safe haven. Martin Schulz. ekonom dari Fujitsu Research menyatakan:

Jepang ialah 'bankir' dunia. Tatkala risiko naik. para investor akan mencari 'bank' yg aman.

Hingga tahun 2018. Yen Jepang masih dijadikan selaku safe haven. lebih-lebih terhadap Dolar AS tatkala ada potensi terjadinya perang dagang antara AS dengan China. Pasangan mata uang USD/JPY adalah acuan minat risiko di pasar. berhubung korelasinya dengan Yield. Disaat berlangsung gejolak. harga obligasi pemerintah akan naik. memicu Dolar AS kehilangan nilai serta nilai tukarnya akan melemah salah satunya terhadap Yen.

5. Franc Swiss
Franc Swiss adalah investasi safe haven bagi para investor berhubung stabilitas dalam pemerintahan serta system financial Swiss. Tingkat inflasi Swiss yg rendah dan kepercayaan masyarakat pada Swiss National Bank (SNB) semakin memperkuat Franc Swiss untuk dijadikan safe haven.

Tatkala berlangsung krisis financial di tahun 2008. Franc Swiss terapresiasi berhubung para investor kabur dari aset-aset berisiko serta memarkirkan uang mereka-mereka dalam bentuk Franc Swiss. Begitu juga tatkala berlangsung krisis keuangan di Eropa pada tahun 2011. Franc Swiss terapresiasi terhadap Euro berhubung SNB mulai menerapkan Pegging nilai tukar Franc Swiss terhadap Euro. yaitu sebesar 1.20 franc Swiss per 1 Euro. Pegging nilai tukar EUR/CHF itu diaplikasikan oleh SNB supaya nilai tukar Franc melemah terhadap Euro menjadikan daya saing ekspor Swiss tetap terjaga.
Namun. di awal tahun 2015. pegging EUR/CHF mendadak dicabut oleh SNB. Franc Swiss pun melambung serta Euro terjun bebas. Apakah Franc Swiss lantas tidak lagi dijadikan safe haven? Diluar dugaan tak pula. Franc Swiss masih dipercaya selaku safe haven sampai-sampai saat ini. Itu berhubung kasus krisis utang masih menggelayuti sejumlah negara anggota Zona Euro utamanya Yunani.
Yunani masih mempunyai mungkin untuk berpisah dari Zona Euro walau tak terang bagaimana negara yg tengah terjerat utang tidak terbayar yang telah di sebutkan mengelola keuangannya. Selama drama utang Yunani belum benar benar berakhir. maka Franc Swiss masih akan digunakan selaku safe haven.

6. Properti Serta Aset Tanah
Ketimbang emas. investor individual di Australia bahkan tidak sedikit yg menganggap bahwasanya jenis aset tanah serta properti ialah aset safe haven. Hal itu berhubung investasi tanah serta properti. khususnya properti rumah hunian. dianggap paling kecil tingkat resikonya.

Return aset properti aset serta tanah barangkali memanglah tak seinstan serta sebesar aset investasi lain-lainnya. Tapi dengan berinvestasi properti. para investor mempunyai kanal untuk memperoleh apresiasi harga. penghasilan return. serta mitigasi risiko.
Harga properti (lebih-lebih andaikan bisa memilih hunian yg tidak jelek alias bagus serta tepat) yg stabil serta tidak terlalu volatil. membuat nya menjadi aset berisiko kecil. Hal ini dia yg menjadikan properti serta tanah bisa di kategorikan selaku safe haven.
Di sayangkan. tidak sedikit yg lantas tak puas berhubung harga properti terus merosot akibat pengaruh krisis financial global serta ketidakstabilan inflasi. Ini dia yg membuat sejumlah analis menilai bahwasanya properti serta tanah mampu di kategorikan selaku safe haven. akan tetapi di kala yg percis. tak mampu pula di katakan safe haven.

Apakah Dolar AS Adalah Safe Haven?
Mata uang yg kerap dipakai selaku aset safe haven ialah Yen Jepang serta Franc Swiss. Tapi. ada juga sebagian investor yg memposisikan Dolar AS selaku safe haven.
Secara historis. Dolar AS di harapkan bisa stabil serta mempertahankan kekuatan pembeliannya tatkala mata uang yg lain merosot. Sejak Perjanjian Bretton Woods selama Perang Dunia II--yang menciptakan system nilai tukar fix--beberapa negara terpaksa membeli Dolar AS selaku cadangan devisa. Tatkala itu. komoditas-komoditas mereka-mereka didenominasi untuk perdagangan asing. menjadikan nilai Dolar AS melambung serta menjadikannya selaku safe haven.
Tatkala berlangsung gejolak politik ataupun ekonomi. Dolar AS serta obligasi pemerintah AS berlaku percis semacam emas berhubung para investor lari ke dua aset yang telah di sebutkan demi mengamankan investasinya.
Menanggapi hal ini. salah seorang ekonom senior IMF menyatakan tidak lebih setuju. Olivier Blanchard. ekonom yang telah di sebutkan. menyatakan bahwasanya sejak krisis financial. reputasi Dolar selaku mata uang safe haven rentan. berhubung tautan antara kekuatannya dengan jumlah pelarian ke US Treasuries ikut mengalami penurunan.
Selain itu. Blanchard memperingatkan bahwasanya walaupun ekonomi AS sudah membaik. masih ada masalah pembayaran utang yg membayangi. Secara politik. ekonomi AS pula tengah tak menentu. Oleh karena itulah. menganggap Dolar AS selaku aset safe haven ialah hal yg meragukan.

Waktu Untuk Berinvestasi Ke Aset Safe Haven
Menentukan waktu untuk berinvestasi ke aset safe haven mungkin ialah sebuah keputusan yg susah. Sesudah berakhirnya krisis financial global. pasar akan rebound serta saatnya Kamu masuk. Namun disaat berlangsung resesi. Kamu bisa kembali melirik aset-aset safe haven.
Dalam menentukan waktu untuk berinvestasi aset safe haven. Kamu ada baiknya memperhatikan pula siklus ekonomi suatu negara dari aset yg diincar.
Kamu tak perlu berpindah ke aset safe haven cuma disaat keadaan ekonomi tak menentu. Andai Kamu melakukan diversifikasi dengan baik pada aset-aset Kamu. maka aset safe haven bisa pula dimasukkan ke portofolio. Hal itu berhubung safe haven tetap mampu profitable. baik disaat kondisi ekonomi tengah ekspansi ataupun disaat tengah tak menentu.

Satu dari sekian banyaknya teknik mengolah portofolio dengan beragam aset trading ialah dengan analisa intermarket. Ketahui seluk-beluk metode yang telah di sebutkan di kumpulan materi wacana analisa intermarket. Andai Kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut perihal Safe Haven ini. selain kolom komentar. Kamu pula mampu langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab khusus Safe Haven berikut.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di