CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Menggunakan Sentimen Pasar Saham Untuk Mendapatkan Peluang Dalam Forex
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efadb8928c99114831492ef/menggunakan-sentimen-pasar-saham-untuk-mendapatkan-peluang-dalam-forex

Menggunakan Sentimen Pasar Saham Untuk Mendapatkan Peluang Dalam Forex

Menggunakan Sentimen Pasar Saham Untuk Mendapatkan Peluang Dalam Forex


Sebelum membahas Menggunakan Sentimen Pasar Saham Untuk Mendapatkan Peluang Dalam Forex saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Bagi kebanykan trader. analisa teknikal sepertinya telah menjadi hal yg jamak dipakai. Penggunaan indikator yg disertakan dalam aplikasi trading popular semacam Meta Trader pastilah menjadi keseharian mereka-mereka untuk menentukan tatkala yg tepat untuk membuka maupun menutup posisi. Begitu pula dengan kelompok yg mengambil sirkulasi fundamentalis. Informasi menjadi konsumsi wajib untuk disantap tiap tatkala.
Akan tetapi apakah kamu pernah mempertimbangkan satu model analisa yg lain? Ada suatu model analisa kondisi pasar yg cukup menarik untuk digunakan selaku pengganti. Barangkali ada yg pernah mendengar konsep analisa intermarket? Ohh. model membandingkan dua kondisi ya? Iya. itu tatacara menganalisa satu kondisi pasar dengan memakai perbandingan dua ataupun lebih kondisi pasar keuangan yg berbeda.
Selaku semisal. membandingkan antara pergerakan harga pada pasar saham dengan pasar valas. Ehh..memangnya mampu? Kita coba lihat ilustrasinya ya. Ambil semisal umpamanya. hmmmh..indeks S&P 500 vs AUD/USD ya...coba telaah grafik pergerakan terbaru ini.

Chart candle yg gelap itu menunjukan AUD/USD di timeframe D1. sedangkan garis-garis yg lebih cerah itu indeks S&P 500.
Pendapat dari Kamu bagaimana? Kita bisa melihat benang merah kedua tampilan diatas. Kuatnya korelasi antara indeks S&P 500 serta AUD/USD memanglah naik-turun. namun bias yg muncul mampu kita pakai untuk membaca kesempatan di pasar yg lain. Begini. indeks S&P 500 yg disarikan dari ratusan perusahaan kredibel di AS yang telah di sebutkan cukup mampu kita jadikan acuan untuk melihat kondisi perekonomian AS secara umum. Di kala-saat semacam itu. investor makin berminat untuk menggelontorkan dananya ke pasar saham serta aset lain yg berbunga tinggi. semacam AUD/USD.
Alasannya ada dua:1. Minat RisikoIni berhubung investor akan condong lebih berminat untuk beli aset berisiko tinggi disaat iklim usaha dianggap tidak jelek alias bagus. Nah. saham serta AUD/USD itu satu dari sekian banyaknya semisal aset berisiko tinggi. Sedangkan Dolar AS yg salah satunya safe haven serta berbunga rendah bahkan dijauhi (ingat. Dolar AS. Yen. serta CHF salah satunya safe haven).
2. Tingkat Suku BungaKita tahu bahwasanya Aussie salah satunya mata uang mayor dengan suku bunga gede. sedangkan bunga Dolar AS masih rendah serta entah kapan bakal dinaikkan. Dengan sendirinya. ini berusaha mendatangkan carry trade. yakni tatacara trading yg menjual mata uang berbunga rendah sembari membeli mata uang berbunga tinggi.
Dari sini mampu disimpulkan bahwasanya selama AS masih berusaha memulihkan perekonomiannya serta selama suku bunga AUD masih tinggi. maka korelasi antara indeks S&P 500 serta AUD/USD akan ada. Dalam kondisi itu. andai S&P500 mulai turun. pengertiannya minat risiko berkurang. investor berusaha menghindari carry trade. serta AUD/USD mungkin pula akan mulai di-sell.
Sebetulnya tidak sedikit instrumen yg mampu diambil untuk mempergunakan serta memanfaatkan analisa intermarket. Tak cuma menghubung antara pasar saham dengan valas saja. Mampu pula memakai perbandingan antara pasar surat hutang dengan valas. Pasar surat hutang pula dikenal memiliki kapitalisasi yg luar mampu besar serta Amat cair. Menjadikan mungkin intervensi serta manipulasi akan lebih diminimalisir.
Nah..apakah kamu terasa ada kecocokan dengan model pengganti ini? Profit dalam trading tidak semata-mata cuma dengan mengandalkan faktor teknikal serta fundamental. Tidak sedikit jalan menuju Roma bukan?

Ter-inspirasi dari : How to Read Risk 'OFF' or Risk 'ON' Sentiment oleh Jeremy Wagner. Lead Trading Instructor. DailyFX Education

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di