CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Memahami Kekuatan Sinyal Retracement
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efad94c0577a92f651f7df2/memahami-kekuatan-sinyal-retracement

Memahami Kekuatan Sinyal Retracement

Memahami Kekuatan Sinyal Retracement


Sebelum membahas Memahami Kekuatan Sinyal Retracement saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Retracement. Adakah yg telah mengenalnya? Saya optimis pasti telah ada yg pernah memakai suatu retracement selaku signal untuk open posisi buy ataupun sell. Di aplikasi MT4 terdapat tidak sedikit indikator ataupun tool untuk menentukan suatu retracement. Di sini saya akan membagikan satu dari sekian banyaknya tatacara untuk melakukan retracement yg cukup gampang dengan dasar teknik price movement. Bagi para naked trader barangkali ini telah biasa dipakai. Mudah-mudahan berguna bagi para trader pemula yg akan menggeluti peredaran naked trader.
Silahkan cermati satu dari sekian banyaknya konsep retracement ini…

Retracement berawal dari suatu pergerakan harga (price movement) yg menembus (breakout) suatu area Resistance ataupun Support. Harga lantas kembali ke arah area S ataupun R untuk berupaya kembali menembus area yang telah di sebutkan tapi gagal. Nah kondisi semacam ini bisa kita anggap selaku suatu retracement. Bagi para naked trader moment yang telah di sebutkan bisa digunakan untuk melakukan open posisi.
Bagi para pemula barangkali akan timbul pertanyaan. kalo cuma begitu apa mempunyai arti kita mampu ambil setiap peluang yg muncul dari kondisi retracement? Oww..sabar. saya merekomendasikan kamu memakai konfirmasi signal retracement yang telah di sebutkan dengan point-point di bawah ini:
Tekanan harga
Saya akan bagikan cara untuk membaca potensi pergerakan harga yg tepat untuk mengkonfirmasi signal diatas. Telaah ilustrasi ini:
Dalam kondisi 2 candle diatas. candle pertama yg bearish otomatis bisa dibaca selaku harga bergerak turun serta diilustrasikan dengan panah berwarna merah. Sementara itu. candle kedua bullish dengan pergerakan harga naik sesuai semisal panah biru. Andai kedua ilustrasi garis yang telah di sebutkan disatukan maka kan membentuk suatu pola V semacam panah hijau. Nah. pola yang telah di sebutkan bisa kita artikan selaku tekanan harga mengarah bullish. Kita bisa mengambil kesempatan open di candle selanjutnya dengan open posisi buy.
Amati lagi semisal yg selanjutnya:

Pola pikir yg percis kita terapkan pada kondisi diatas. Harga bergerak mula-mula turun lantas ada tekanan balik tapi tak cukup kuat untuk menembus harga diawal candle (panah merah). Candle yg selanjutnya dibuka langsung mendapatkan tekanan harga turun. dimana beberapa tatkala lantas ada kekuatan balik yg mendorong harga menembus pembukaan harga di candle kedua yang telah di sebutkan serta malah berkhir jauh di atas pembukaan harga. Hal ini memperlihatkan tekan harga Amat kuat. Moment candle berikut masih berpeluang bagi kita untuk open buy. Pola yg percis diaplikasikan untuk tekanan harga diarah sebaliknya.
Area Support serta Resistance yg tangguh
Kita perlu mengamati pergerakan harga di level-level support serta resistance. Silahkan amati chart ini:

Apa yg mampu kamu tangkap dari ilustrasi diatas? Yes..kamu benar. Harga selalu memantul andai menyentuh area S serta R di atas yg diwakili oleh garis hijau. Baik itu mengarah ke atas ataupun ke bawah. harga akan selalu mengalami penolakan disaat bergerak untuk menembus area yang telah di sebutkan.
Gerakan harga yg menarik
Menarik? Waa..ini akan subyektif sekali. Hmmh..tunggu dahulu. sebetulnya tak pula. Hal ini mampu kita lihat dengan gampang serta akan menjadi hal yg obyektif. Coba amati grafik ini:


Telitilah apa yg berlangsung pada candle di kolom merah. Terlihat bahwasanya candle-candle sebelumnya cenderung mengarah ke pergerakan bullish. tapi mendadak candle di kolom merah menunjukan tekanan dari para seller yg melebihi kekuatan para buyer. Telaah pula andai dibanding dengan candle-candle bullish sebelumnya. tekanan seller secara kasat mata lebih kuat dari rata-rata kekuatan tekanan para buyer. Nah. apakah ini tak cukup menarik bagi kamu yg tengah mengamati perggerakan harga bullish? Cukup obyektif pula bukan?

Konklusi
Sinyal retracement ataupun titik balik punya potensi yg kuat untuk menghasilkan profit. Tapi sehubungan dalam forex seluruh kondisi tak ada yg pasti. maka kita butuh lebih memperketat rule trading dengan aneka macam hal yang selaras dengan karakter masing masing trader. Kondisi-kondisi diatas cuma selaku suatu pengganti. Selalu berhati-hati dalam memakai modal kamu serta mudah-mudahan lebih profit yaa..

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di