CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Wajib Tahu! Ini Aturan Mendaki Gunung Saat New Normal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efab79288b3cb566e3cb323/wajib-tahu-ini-aturan-mendaki-gunung-saat-new-normal

Wajib Tahu! Ini Aturan Mendaki Gunung Saat New Normal


Wajib Tahu! Ini Aturan Mendaki Gunung Saat New Normal

Aturan mendaki gunung saat new normal

MATA INDONESIA, JAKARTA-Setelah berada di rumah selama tiga bulan, banyak orang ingin menghirup udara segar di alam bebas. Nah, mendaki gunung menjadi suatu kegiatan yang menjadi alternatif yang tepat.


Hanya saja, sebelum benar-benar mendaki gunung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Spesialis kedokteran olahraga dari Royal Sports Performance Centre, Sophia Hage mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir.


Sebab itu, setiap orang, termasuk pendaki gunung menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Berikut tiga hal yang perlu diperhatikan sebelum berangkat mendaki gunung.

1. Sendiri atau berkelompok



Sophia Hage mengatakan mendaki gunung sendiri atau berkelompok akan mempengaruhi risiko penularan Covid-19. Pada prinsipnya, menurut dia, aktivitas mendaki gunung masuk kategori risiko infeksi penularan yang sedang.


Namun kategori ini bisa menjadi tinggi jika pendaki mengabaikan beberapa perilaku. Misalkan saat menggunakan fasilitas umum, seperti toilet, meja dan kursi yang digunakan bersamaan, dan lainnya.


Bila mendaki secara berkelompok, usahakan tidak lebih dari lima orang. Dan sangat dianjurkan orang dalam satu kelompok itu tinggal di rumah yang sama atau setidaknya menetap dalam zona yang sama.


2. Masker



Penggunaan masker tetap dianjurkan selama naik gunung. Namun jika pendaki mengalami kelelahan dan napasnya terengah-engah sampai kesulitan bicara, maka turunkan masker.


Kondisi ini bisa terjadi saat melewati jalur yang sulit dan menguras energi. “Turunkan masker, turunkan kecepatan, dan langsung jaga jarak,” kata dia.


Para pendaki gunung juga disarankan membawa masker cadangan. Sophia menjelaskan, masker membuat aliran udara yang dihirup menjadi berkurang dan udara di sisi dalam lebih lembap.


“Karena itu, penting untuk membawa masker tambahan. Tidak cukup hanya satu atau dua saja,” katanya.


3. Physical distancing



Jika memungkinkan gunakan selalu masker selama proses pendakian. Kalaupun harus membuka masker dalam kondisi kelelahan dan terengah-engah tadi, langsung menjauh dari orang di sekitar.


“Menjaga jarak tak cukup satu meter, tapi langsung dua meter antara orang di depan dan belakang,” ujarnya.


Dalam kondisi ini, orang tersebut boleh menurunkan masker. Dan jarak yang begitu jauh tersebut, Sophie menjelaskan, diperlukan karena embusan napas akan lebih dalam dan kencang atau keras.


Sumber :



Apakah akan mengurangi esensi feel dalam mendaki gunung ?
di gunung ada corona?🤨


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di