CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bela Menkes Terawan: Pak Jokowi Ada yang Salah, Kasihan Pak Menteri
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efa844f0577a9415357e47f/bela-menkes-terawan-pak-jokowi-ada-yang-salah-kasihan-pak-menteri

Bela Menkes Terawan: Pak Jokowi Ada yang Salah, Kasihan Pak Menteri

Bela Menkes Terawan: Pak Jokowi Ada yang Salah, Kasihan Pak Menteri


Diluruskan, Komisi IX Bela Menkes Terawan: Pak Jokowi Ada yang Salah, Kasihan Pak Menteri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi IX memberikan pembelaan kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto yang disemprot Presiden Jokowi dalam Sidang Paripurna Kabinet.

Hal itu terkait pernyatan Jokowi yang menyebut anggaran Kemenkes hanya terserap 1,53 persen dari Rp87.5 triliun.

Demikian disampaika Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene, usai rapat dengar pendapat secara tertutup dengan Kemenkes, Senin (29/6/2020).

“Pak Jokowi ada yang salah. Kasian Pak Menteri juga nggak mau meluruskan,” ujar Felly.

Menurutnya, apa yang disampaikan Jokowi itu adalah salah informasi.

Pihaknya pun mengaku tidak tahu dari mana informasi salah itu bisa diterima Presiden.

“Karena itu kami dari Komisi IX tentu kami harus meluruskan karena dianggap kita nggak bekerja,” tegasnya.

Felly menjelaskan, Presiden Jokowi menyebut penyerapan dana kesehatan untuk percepatan penangan Covid-19 hanya 1.53 persen dari total Rp87,5 triliun.

“Anggaran penanganan Covid-19 bidang kesehatan ini mengalami kenaikan dari Rp75 triliun hingga Rp87,5 triliun. Kemudian dari total anggaran bidang kesehatan hari ini, mengajukan anggaran Rp54,56 triliun, sementara disetujui oleh Kemenkeu Rp25,73 triliun,” bebernya.

Adapun rincian penyerapan dana kesehatan tersebut antara lain, pencegahan dan pengedalian Covid-19 termasuk penyediaan screening test serta pelayanan lab Covid-19 senilai Rp33,53 miliar.

Kemudian pelayanan kesehatan Rp21,86 triliun, kefarmasian Rp136 miliar, pemberdayaan SDM kesehatan Rp1,96 triliun dan kesehatan masyarakat Rp229,75 miliar.

“Dari total ini, anggaran yang udah masuk DIPA di Kemenkes sebesar Rp1,96 triliun. Dengan realisasi 17,6 persen,” papar dia.

Kemudian, lanjut Felly, selebihnya anggaran Rp23,77 triliun tersebut masih dalam proses revisi DIPA dari Kemenkeu.

“Dan anggaran ini belum masuk DIPA Kemenkes. Sehingga, belum bisa direalisasikan,” tambahnya.

Adapun selisih anggaran penanganan Covid-19 di luar Rp25,7triliun, sedangkan dana sebesar Rp61,2 triliun dikelola Kemenkeu bersama BNPB.

(rmol/ruh/pojoksatu)

https://pojoksatu.id/news/berita-nas...pak-menteri/1/



ngomongin extraordinary dan terobosan, lah yg ngomong aja gak tau apa2 emoticon-Gila


Sialnya negara besar SDM banyak cuma dipimpin orang plonga plongo emoticon-Cape deeehh




Bela Menkes Terawan: Pak Jokowi Ada yang Salah, Kasihan Pak Menteri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
makeiteasy69 dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
gantii
Ah tidak ada beban
gak usah d tanggepin itu orang marah2. udah frustasi.
mau cuci tangan dia, buang semua k anak buah.
kyk bocah banyak minta ini itu, tapi gak dipenuhi, akhirnya mewek sekencang2nya. lol
profile-picture
ladies.hunter01 memberi reputasi
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

17 persen ya masih kecil sih.

Bentar lagi kemenkeu bakal angkat bicara engga nih
soalnya secara tidak langsung nyalahin proses revisi anggaran



emoticon-Ngakak
profile-picture
makeiteasy69 memberi reputasi
gue cuma curiga petugas partai
bingung sendiri pas kena masalah berat, isinya cuma bagi² bukan diisi org² hebat

apesnya kena kasus covid sehingga banyak terbongkar kualitas otaknya sejauh mana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rajabelanja1001 dan 2 lainnya memberi reputasi
Saya ndak tau, bukan urusan saya.
profile-picture
sniper2777 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
jongos yo tinggal mangap ajeemoticon-Ngakak
baguss sgra berbenahh
Quote:


Keliatan yg kerja siapa, yg formalitas siapa

Keadaan darurat cem gini makin jelas blunder pilih menteri wamen bukan ahlinya

Pilih Wapres juga cuma bisa bantu doa

Dah jadi tren sih sejak awal penerintahan pak de planning ini itu, koordinasi mencla mencle, eksekusi sampah, dampaknya ga komprehensif makin parah di periode 2

emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
kentang.goreng dan daroi memberi reputasi
No wonder kalo pejabat di negara maju aja sampe ada yang suicide. Ngontrol negara dalam kondisi wabah emang bukan hal mudah. Terbukti cuma segelintir aja pemerintahan negara yang bener-bener sanggup dan mengerahkan kemampuan maksimal selama covid. Indonesia? Ya jelas seperti biasa, keteteran all the time. Namanya negara santuy, pemerintah dan jajarannya gak pernah 1 frekwensi. Imbasnya masyarakat juga ga mau kalah, harus lebih santuyemoticon-Kiss
profile-picture
profile-picture
shadowoflion dan kentang.goreng memberi reputasi

Bisa jadi juga bahwa Menkes dr. Terawan ada kegamangan menjalankan tugasnya, sebagai dokter yg basicnya praktisi kesehatan, tiba2 diserahi tanggungjawab melepas duit anggaran covid Rp 75 Trilyun

Kalau nggak hati2 dan tahu prosedur persisnya, salah administrasi saja bisa2 nanti berurusan dengan KPK ataupun kejaksaan kayak kasusnya Dahlan Iskan dulu.
emoticon-Takut emoticon-Takut
profile-picture
nada.sela memberi reputasi
Itu pembisik Jokowi koq kerjanya kaya menjerumuskan bosnya ...


Salah data, salah kasih solusi ....


Kacau
profile-picture
qavir memberi reputasi

Quote:


Boleh dikata Jokowi periode ke-2 ini kena simalakama gara2 kampret kadrun.

Wapres yg dipilih untuk menahan gempuran kadrun hanya bisa bantu doa. Dan menteri2 desakan parpol yg sudah membantu memenangkan pilpres dulu.

Idealnya, Jokowi dibantu wapres yg seperti Ahok kayak di DKI dulu, dan menteri2 periode 1 macam Susi, Jonan, dan semacamnya yg bisa mengeksekusi kebijakan presiden sampai ke bawah.

Sayangnya hal semacam itu tidak mungkin dengan tim hasil pilpres yg sekarang.

Dan itu semua boleh dikatakan salah kadrun dan kampret yg memakai politik SARA pas pilpres 2019
emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
makeiteasy69 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
gak becus kerja disemprot atasan kok marah....
kerja itu sesuai keinginan bos....

apapun juga bos selalu benar lah...gak suka sam bos ya silahkan out.....jadi BSH diluar
bukan diem makan duitnya tp ngrundel plus nyinyir

emang DPR kerja apa juga? sama sama magabut saling bela
profile-picture
profile-picture
cupugitu2074 dan kentang.goreng memberi reputasi
anjir gw kira salah dari satu persen ke 19 persen,,ibarat
orang tua : anak bodoh,mknya km belajar msa ulangan dpet nilai 1..
anak : (sambil marah2) dpet nilai 1 dri mana wong saya dpet nilai 4...
Orang tua : ya sama intinya hrus tetep di perbaiki...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anggreiawan1989 dan 2 lainnya memberi reputasi
Jokowi lupa..mantan menkes dipenjara gara gara ambil terobos dalam pengadaan barang jasa..sekarang siapa yang mau masuk penjara gara gara nerjang aturan???
Lihat 1 balasan
klo satu atau 2 menteri yg gak bisa kerja bisa diganti, klo hampir semuanya kerjanya amburadul siapa yg diganti ?emoticon-Bingung
Lihat 3 balasan
mmg aneh

masa di saat pandemi ini anggaran kemenkes baru dipake ga sampe 2%

harusnya saat pandemi corona ini yg paling banyak pake anggaran adalah kemenkes
Lihat 2 balasan
kalo ane jadi terawan langsung mundur bre, nyairin duit negara 75 t bukan hal gampang apalagi harus serba cepat ditambah banyak garong sana sini
presiden dan menkes jg sama-sama gak ngerti

masalah duit sih urusan anak buah

itupun bisa tipu tipu

habis duit negara haha
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di