CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Menikah Dengan Rentang Usia Pasangan Sangat Jauh, Salahkah?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efa15dd7414f562f048c83c/menikah-dengan-rentang-usia-pasangan-sangat-jauh-salahkah

Menikah Dengan Rentang Usia Pasangan Sangat Jauh, Salahkah?

Menikah Dengan Rentang Usia Pasangan Sangat Jauh, Salahkah?
Mark Sungkar dan Santi terpaut 45 tahun: ig Mark Sungkar


Masih segar dalam ingatan kita kehebohan yang terjadi saat kemunculan kisah pernikahan Mark Sungkar dan Santi Asoka Mala yang terpaut hingga 45 tahun. Mencengangkan memang. Santi bahkan seusia dengan anak Mark sendiri. Di kisah lainnya ada Selamat Riyadi yang masih berusia 16 tahun dengan Nenek Rohaya yang berusia 71 tahun di Sumatera Selatan. Well, jagat tanah air bak terguncang seketika dengan fenomena yang cukup langka ini.

Lalu disusul ada Andi Darfan, lelaki berusia 24 tahun yang menikah dengan Andi Rosmiati Untung, perempuan berusia 55 tahun di Sulawesi Selatan.


Bagi pandangan umum, menikah normalnya dengan pasangan yang seusia atau ideal berbeda lima atau tujuh tahun usianya. Namun, apa yang terjadi jika beberapa pasangan justru memilih menikah dengan pasangan yang terpaut usia di atas dua puluh tahun? Salahkah memilih pasangan yang usianya sangat jauh dari kita?

Selamat datang di thread terbaru ane. Masih di dunia sista dan masalah pernikahan. Simak rangkuman penjelasan para psikolog mengenai Pernikahan yang terpaut usia jauh. Cek this out!


Psikolog dari Klinik Pelangi, Irene Raflesia, M. Psi. Menjelaskan jika hubungan serius seperti pernikahan umumnya dilandasi oleh rasa cinta dan rasa nyaman.

Menurutnya sah-sah saja memilih pasangan jauh usia. Namun, harap diingat stigma yang akan muncul dari masyarakat akan jadi penyebab utama masalah pernikahan. Namun, ada yang harus lebih diutamakan untuk dipersiapkan. Diantaranya:

Kondisi Keuangan

Persiapan rencana keuangan penting didiskusikan oleh pasangan yang beda usianya sangat jauh. Jika perlu, bisa meminta bantuan teman atau ahli di bidang jasa keuangan. Pasalnya, jarak jauh usia dapat menciptakan tantangan untuk perencanaan masa depan misalnya pensiun atau pesangon. Ini terutama yang menikahi laki-laki dengan usia tua dan terpaut jauh akan terpikir ke sana. Misalkan menikahi pria usia 65 tahun. Sudah barang tentu masa pensiun sudah menanti.

Bagaimana menyikapi ini. Perlu persiapan usaha pasca tak lagi bekerja demi menghidupi keluarga.

Memahami mindset pasangan

Hal lain yang perlu dipikirkan pada pasangan menikah dengan usia terpaut jauh yakni memahami perbedaan pola pikir. Semisal laki-laki sudah tua tapi pasangan seorang gadia muda. Pasti pola pikir yang dimiliki sangat berseberangan. Bicarakan tujuan pernikahan secara intens. Agar tak menyesal kemudian di salah satu pihak. Resiko kesehatan juga menjadi poin utama. Apakah sudah siap mengurus suami atau istri yang mulai sakit-sakitan alias penyakit tua pada umumnya. Jangan hanya memikirkan jangka pendek. Utamakan yang dirasa pahit walau sebenarnya itu fakta tersulit.


Dukungan moral lingkungan

Pasangan jauh berbeda usia mengalami stigma buruk dalam kacamata sosial. Dari mulai pandangan pasangan muda yang matre alias menyoroti faktor finansial.

Perlu dicatat. Komitmen pasangan bisa berukurang ketika terjadi penolakan besar dalam hubungannya. Terutama dari keluarga. Dengan kata lain, dukungan dari keluarga dan orang terdekat akan sangat membantu kelanggengan hubungan pasangan yang beda usianya terpaut jauh. Buang jauh-jauh pikiran miring. Tetap fokus pada niat Anda. Yaitu membangun keluarga yang bahagia dan langgeng tentunya.

Rencana memiliki keturunan

Normalnya pasangan memiliki anak adalah rentang usia maksimal 35 tahun. Sehingga nanti di usia minimal 55 tahun sudah bisa menikahkan anaknya minimal usia 20-21 tahun. Bukan apa-apa. Membiayai anak dan pendidikannya sudah tentu jadi hal yang sangat penting. Lalu bagaimana jika di usia tua kita masih punya anak kecil. Bagaimana masa depan nanti setelah kita meninggal dan dia belum dewasa.

Selanjutnya resiko tidak punya anak ketika menikahi wanita yang sudah masuk menopause atau 50 tahun ke atas. Tentu kemampuan reproduksi untuk yang menopouse sudah tak mungkin lagi diharapkan. Kecuali memakai teknik modern.

Quote:


Ok, sekian trit ane kali ini. Semoga bermanfaat. Jangan lupa kasih cendol dan komen 🥰.

Opini pribadi:

sumber gambar
Referensi


    Menikah Dengan Rentang Usia Pasangan Sangat Jauh, Salahkah?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
LivingInPurple dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh zatilmutie
Halaman 1 dari 4
pejwan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
uliyatis dan 8 lainnya memberi reputasi
ayo diskusi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gustiarny dan 7 lainnya memberi reputasi
mari singgah gansis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
detyry dan 5 lainnya memberi reputasi
jodoh nggak akan ketukar kok
benar nggak sih, Sist?😁
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gustiarny dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
ga salah, asal Sanggup. emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Suka sama quotesnya 🥰
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Aku & Mas Bojo termasuk salah satu pasangan beda generasi. Intervalnya 15 tahun 😉
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan embunsuci memberi reputasi
Lihat 12 balasan
gak ada yang salah, kalau memang sudah berkomitmen dengan resikonya dan menerima apa adanya kehapa tidak.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gustiarny dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kalau secara seksualitas apakah ada kecenderungan kelainan seks
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
namanya cinta ga bisa diganggu gugat 😁🙏
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gustiarny dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Umur hanya angka..

kalo mencintai dan menerima itu sudah..

emoticon-Kimpoi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
klo sudah melewati batas atau syarat usia dan kesehatan tak masalah ya... emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
klo dah cinta, hal2 kaya gtu tuh ga penting
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Tahulah pahamlah ginian bukan rahasia umum lagi emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
normalnya ya di usia yg sama ato beda 5 taunan. tp ya namanya jodoh bkn kita yg ngatur, bkn jg mulut tetangga yg ngatur. sodara gw nikah ama cewe bedanya 23 taun lebih muda, si cewe tamat SMA, si cowo udh mapan.
bukan istri poligami, tp istri satu2nya, aman2 aj mreka. emang omongan org pedes2 sih emoticon-Ngakak (S) tp ya mreka cuek aj, yg ngejalanin hidup mreka bedua koq. skr si cewenya lg kuliah kelas reguler, tiap hari dianter jemput cowonya. yg gw liat sih ga ad masalah sama skali buat mreka berdua.
tp emang waktu nikahan kecil2an, cuma keluarga deket aj, resepsi pun cma sedekahan dirumah. bkn ga mampu (si cowonya mah sanggup nyewa gedung segede gaban jg emoticon-Malu (S)), tp lebih ke ngejaga perasaan cewenya, bisi malu jd byk omongan org, trutama tamu undangan.
alhamdulillah skr si cewe lg hamil, sambil kuliah, ga ngeluh ga gmana2. cowonya jg krn sadar jauh lebih tua jd adem bgt nemenin cewenya, malah kadang si cowo yg byk ngurusin si cewenya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
karyanakbangs4 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
salah donk
kejauhan tuh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Kalau sudah percaya, cocok, jadi deh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novalr16 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Klo gw sih wajar2 aja karna tingkat kebahagiaan seseorang org itu beda. Maunya gitu tp ya g menikah 2 generasi sblmnya dong kwkwkw
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan zatilmutie memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gak salah sih, tapi ada yang harus dipahami oleh kedua belah pihak. Seringnya, wanita muda menikahi pria berumur yang mapan atau bahkan dalam puncak karier. Seiring berjalannya waktu si suami pensiun dan umur sudah uzur, sementara istri mulai berada di puncak karier. Di sini ujian berat dimulai. Apalagi istri yg gaul di medsos. Suami yang orang jadoel kebanyakan nggak bisa mengimbango ke-gaulan si istri, kemudian timbul hal2 yang tak diinginkan. Si istri lebih nyaman ngobrol dg suami orang yang ukurnya nggak beda jauh dari dia.

So, pasangan harus memegang teguh ikrar pernikahan, kalau nggak, bisa bubar jalan, bahkan bisa jadi ungkapan, habis manis sepah dibuang.

*berdasarkan kisah nyata*
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novalr16 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh cattleyaonly
Lihat 3 balasan
Yg paling penting dan harus diketahui :
Lelaki masih bisa dan menikmati seks sampai nafas terakhir ..
sedangkan perempuan rata2 usia 40 tahun sudah memasuki masa menopause, bukan cuma keinginan tapi sudah tidak bisa lagi menikmati aktivitas seksual ...

Kalau ada laki2 yg bilang : Pernikahan bukan melulu tentang seks ..
ente mesti periksa ke dokter .. kemungkinan besar ente impoten.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di