CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Perubahan Sistem dalam Melakukan Audit pada APBN 2020 Akibat Covid-19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef9f0cc5cf6c42c084f43a1/perubahan-sistem-dalam-melakukan-audit-pada-apbn-2020-akibat-covid-19

Perubahan Sistem dalam Melakukan Audit pada APBN 2020 Akibat Covid-19

Berliana Puspa Putri
Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Sri Sulistyowati, SE.,M.Si

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Semarang

 

            Pandemi Covid-19 menjadi tantangan di semua sektor terutama sektor ekonomi. Pandemi Covid-19 mampu membuat kacau berbagai Negara di seluruh dunia terutama Indonesia. Ini memungkinkan juga terjadi adanya perubahan sistem diberbagai bidang, Maka dari itu sistem dalam proses audit juga terpengaruh.

            Tantangan baru selama pandemic covid-19 ini mengenai tugas audit contohnya yaitu adanya perubahan sistem audit APBN 2020.  Mengingat tahun ini sedang terjadi pandemic pasti rencana belanja negara menjadi sangat berpengaruh besar bagi negara. Maka dari itu perlu kehatia – hatian dalam melakukan audit APBN agar tidak terjadi kekeliruan. Audit pada APBN sendiri memang tidak mudah, karena ada banyak faktor yang menjadi penghambat apalagi ditambah dengan adanya pandemic virus covid-19 ini.

       BPK melakukan perubahan sistem audit APBN 2020 tetapi tidak mengurangi atau menghilangkan standar prudentiality, profesionalisme dan fairness. Selain itu tatanan kerja yang prudent, yang dibuat oleh pemerintah untuk memitigasi sangat didukung.

BPK menggunakan beberapa sistem untuk melakukan audit pada APBN. Pertama,BPK akan melakukan pemeriksaan berbasis risiko secara menyeluruh. “Comprehensive audit akan dilakukan melalui tiga jenis pemeriksaan yakni keuangan, kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu terhadap pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam penanganan Covid-19,” katanya, Jumat (29/5/2020).

            Kedua,melakukan pemeriksaan dengan cakupan terkait refocusing dan realokasi anggaran Covid-19. Pemeriksaan juga berlaku untuk tambahan belanja pemerintah pusat dan daerah serta skema program pemulihan ekonomi nasional (PEN).
            Ketiga, observasi terstruktur atas perkembangan kebijakan pemerintah dan implementasinya.

         Keempat, melakukan kajian komprehensif dengan fokus kepada identifikasi, penilaian dan mitigasi risiko keuangan negara dalam penanganan Covid-19.

          Kelima, BPK akan memeriksa pertanggungjawaban pelaksanaan APBN/APBD 2020 dengan mempertimbangan kesesuaian terhadap standar akuntansi pemerintah, efektifitas SPIP, kecukupan pengungkapan, dan kepatuhan terhadap peraturan.

         Keenam, BPK membuka opsi untuk melaksanakan pemeriksaan interim pada semester II/2020 yang fokus kepada audit atas pergeseran dana APBN/APBD 2020 yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

         Ketujuh, BPK melakukan pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu sebagai bagian dari pemeriksaan menyeluruh atas pengelolaan dan pertanggungjawaban dana penanganan pandemi Covid-19.

       Kedelapan, BPK dapat melakukan pemeriksaan pendahuluan untuk menyusun strategi pemeriksaan dengan menentukan area kunci dan kriteria pemeriksaan yang akan dilakukan. (rig).

https://news.ddtc.co.id/ini-delapan-...13?page_y=1254
 

 

profile-picture
nomorelies memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di