CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kas Sempat Minus, Pertamina Andalkan Pembayaran Utang Negara
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef9e406f4d6950dce191321/kas-sempat-minus-pertamina-andalkan-pembayaran-utang-negara

Kas Sempat Minus, Pertamina Andalkan Pembayaran Utang Negara

 Kas Sempat Minus, Pertamina Andalkan Pembayaran Utang Negara

Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) mengaku mengandalkan pembayaran utang pemerintah untuk membantu arus kas operasional. Pasalnya, arus kas operasi perseroan tertekan di tengah pandemi virus corona (covid-19). Bahkan, arus kas perusahaan pelat merah ini sempat minus.

"Di poin inilah kami sangat terbantu dengan pencairan piutang pemerintah karena ini sangat membantu ketika arus kas dari operasi ini di Maret dan April kami sangat suffered (tertekan)," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Senin (29/6).

Namun, ia tidak membeberkan besaran minus kas operasi yang dialami perseroan akibat Covid-19. Ia hanya menjelaskan perusahaan pelat merah itu mengalami tekanan arus kas operasi lantaran terjadi tiga guncangan (triple shocks).

Pertama, lanjutnya, penjualan Pertamina anjlok signifikan sebesar 25 persen secara rata-rata nasional per Minggu (28/6). Bahkan, permintaan BBM di beberapa kota besar yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jatuh hingga 50 persen.

"Untuk daerah-daerah atau kota besar yang mengalami PSBB ini mencapai hampir 50 persen. Jadi untuk DKI Jakarta, kemudian Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan ini menurunnya luar biasa," ujarnya.

Kedua, arus kas operasi perseroan mendapat guncangan dari fluktuasi nilai tukar rupiah. Ia mengatakan perseroan telah membuat skenario berat dan sangat berat berkaitan dengan pengaruh nilai tukar rupiah terhadap pendapatan perseroan.

Dalam skenario berat, nilai tukar rupiah diasumsikan Rp17.500 per dolar AS yang diperkirakan menekan pendapatan perseroan hingga 45 persen. Sedangkan, skenario sangat berat yaitu rupiah di posisi Rp20 ribu dan pendapatan perseroan diramal turun hingga 55 persen.

Terakhir, arus kas perseroan dipengaruhi fluktuasi harga minyak dunia. Seperti diketahui, harga minyak mentah global sangat fluktuatif akibat anjloknya permintaan di tengah covid-19. Namun, harga minyak mentah global berangsur membaik setelah OPEC+ memangkas produksinya.

"Mudah-mudahan segera juga pencairannya dilakukan. Ini akan sangat membantu bagi kami," imbuhnya.

Di sisi lain, perseroan membutuhkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar US$6,2 juta. Nicke mengaku jumlah tersebut sudah dipangkas 23 persen dari sebelumnya.

Sayangnya, Pertamina tak bisa lagi memangkas capex tersebut lantaran masih harus membiayai proyek Strategis Nasional (PSN) yang tetap harus dijalankan.

"Sebagian besar ini (capex) adalah untuk proyek strategis nasional yaitu pembangunan kilang,"ujarnya.

Ia menambahkan Pertamina masih harus merogoh kocek untuk membiayai operasional sumur-sumur perseroan. Sebab, Pertamina tidak bisa menutup sumur-sumur utamanya sumur-sumur tua meskipun permintaan anjlok.

"Sekali kemudian sumur ini dinonaktifkan, agak sulit dan mahal lagi untuk nanti kami aktivasi kembali. Oleh karena itu, kami tetap harus berinvestasi untuk me-maintenance level of production (mengawasi produksi)," ucapnya.

Tercatat, total utang pemerintah kepada perseroan hingga 2019 sebesar Rp96,50 triliun. Utang tersebut merupakan utang kompensasi atas selisih Harga Jual Eceran (HJE) sejak 2017 silam. Rinciannya, utang kompensasi atas selisih HJE pada 2017 sebesar Rp20,78 triliun. Pada 2018, jumlah utang kompensasi selisih HJE naik menjadi Rp44,85 triliun. Kemudian, sebesar Rp30,86 triliun di 2019 lalu.

Pemerintah berencana membayarkan utang kompensasi atas HJE tersebut sebesar Rp45 triliun pada 2020. Jumlah tersebut untuk memenuhi utang kompensasi pada 2017 sebesar Rp20,78 triliun dan sebagian utang kompensasi 2018 senilai Rp24,21 triliun.

(ulf/sfr)

link

Pasalnya, arus kas operasi perseroan tertekan di tengah pandemi virus corona (covid-19). Bahkan, arus kas perusahaan pelat merah ini sempat minus.
profile-picture
profile-picture
MUF0REVER dan nomorelies memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Biasanya di bawah ntar ada kadrun BSH yang bawa-bawa Ahok. emoticon-Leh Uga
profile-picture
37sanchi memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Quote:

Hitungan mundur
3

2

1


Ayo lascar aktifkan semua klonengan kalianemoticon-Belgia

Bat@!
profile-picture
lupis.manis memberi reputasi
Menunggu para kadrun komen tentang Ahok
rupiah-dolar sekarang berkisar 13,5 ribu sampek 14ribu. Anjing lah pertamini pakai skenario 17ribu keatas yang diumumkan. Stop lah tipu-tipu
profile-picture
profile-picture
syahwani.kaskus dan warbound memberi reputasi
Diubah oleh gil4ngdemonic
Halah, kalo minus ya kurangi karyawan lah.

Dari bawahan aja gajinya dah gede kok apalagi yang diatas.
profile-picture
profile-picture
syahwani.kaskus dan joss.gandhos memberi reputasi
Pasang foto dulu biar rame..

 Kas Sempat Minus, Pertamina Andalkan Pembayaran Utang Negara

emoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
37sanchi dan iupis.manis memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Buset perusahaan segede itu bisa minus cash flow, serem. Ayolah di cari lagi cara efisiensi nya.
 Kas Sempat Minus, Pertamina Andalkan Pembayaran Utang Negara


Gaji komisaris utamanya 170jt sebulan katanya
Blum gaji jajaran direksi, pastinya juga du atas 125jutaan sebulan.

Udah gitu ga perlu pusing2 ngurus perusahaan. Ga kayak perusahaan swasta yg kalau kinus kalang kabut.

Ini kalo minus tinggal ngajuin proposal penyertaan modal, bantuan finansial, hibah pemerintah, dana talangan, dll yg banyak banget namanya.
Intinya tinggal nengadahin tangan minta duit...


profile-picture
profile-picture
profile-picture
lupis.manis. dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Pemerintah tercatat mempunyai utang kepada PLN sebesar Rp 45,46 triliun.

Sementara itu total utang pemerintah kepada Pertamina saat ini mencapai Rp 96,5 triliun. 

Tekanan pada perkonomian dalam yang berasal dari pandemi Corona belum usai. Konsekuensinya, pemerintah mengandalkan utang untuk membiayai perekonomian. Termasuk untuk penanganan dampak dari wabah virus tersebut.
biasanya ada BuzzeRp cebong yg akan bawa2 ahok & denial nuduh2 kardun
emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
syahwani.kaskus dan lupis.manis. memberi reputasi
Diubah oleh iupis.manis
Lihat 4 balasan
minus ga di pecat jajaran direksi nya si keterlaluan,

makanya BUMN tuh susah maju, soalnya ga takut kenapa2, mau jelek mau gmn jg selama ga ada orang kuat yang mau nyenggol u (untuk di gantiin orang nya dia) ya aman2 aja
bumn sakit semua. kena corona atau kena apa nieh...
Mau nyalahin si nganu takut diserbu banciRp...emoticon-Takut
profile-picture
lupis.manis. memberi reputasi
ada private equity mau ngutangin nih, skema peminjamannya pakai apa ?
Baru PSBB saja uda 50 persen penurunan penjualan BBM, kalo gini masih lama mobil listrik, tapi nanti daya PLN berlebih2 35 MW, orang2 belum manfaatin listrik, kan diarepin listrik dipake buat cas kendaraan listrik, kompor induksi(iklan PLN) sementara dari pemerintah pajak dan spesifikasi mobil listrik masih belum di runut dengan baik, waduh mumet, akhirnya BUMN seperti pertamina oversuplly BBM, PLN over supply daya, mereka rugi pemerintah lagi nalangi, pengusaha rugi dari regulasi keduanya yg tidak dirunut dg baik (kendaraan listrik, hybrid, kompor induksi bersaing dengan pertamina BBG) mumet , mumet, ya ati-ati dah ini bom waktu berjalan selain pembangunan lihat juga master plan dan time line nya
kas minus tapi gaji tetap penuh dan pensiunan tetap dapat penuh, cuma bumn yang bisa gini, emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
syahwani.kaskus memberi reputasi
Dan kayaknya hanya BUMN juga yang bisa dihutangi sampe 96 trilyun.
Gila dah.... salut ama BUMN bisa ngasi utang ke pemerintah sampe ampir 100 trilyun.
Kalo berharap dari swasta mah, mana ada yg mau begini. Jangan berharap swasta ngasi utang.
Dan gw liat, BUMN paling manusiawi dalam memperlakukan karyawannya.
Kalo diswasta, ada goncangan, yg dihajar no 1 pasti karyawan dipecatin, kayak ga ada yg mau mikir solusi laen gitu.
Maklum juga sih, kalo diswasta kan mikirnya ini kan perusahaan gw, duitnya gw, bodo amat ama pegawai.
Yg penting owner ama pemegang saham gak rugi
profile-picture
lupis.manis. memberi reputasi
Diubah oleh bimozbimo
Kas minus tidak masalah,gaji karyawan tetap jalan terus..emoticon-Traveller
begitulah kalo sesuatu dikendalikan cina. kacau
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di