CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
4 Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Surabaya Sudah Penuh
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef9c20b337f9344a956408c/4-rumah-sakit-rujukan-covid-19-di-surabaya-sudah-penuh

4 Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Surabaya Sudah Penuh

4 Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Surabaya Sudah Penuh

Jawa Timur masih 'memimpin' jumlah kasus COVID-19 di Indonesia. Menurut data yang disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto, sampai di hari Sabtu 27 Juni 2020, ada penambahan kasus baru sebanyak 277 dan 190 sembuh di Jatim.

Dengan penambahan tersebut, kini jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim mencapai 11.178 kasus, DKI Jakarta 10.994, Sulawesi Selatan 4.615, Jawa Tengah 3.294 dan Jawa Barat 3.064.

Di Surabaya, jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 sampai 27 Juni 2020 mencapai 5414 orang. Angka kesembuhan pasien positif COVID-19 mencapai 2118 orang, dan pasien positif yang meninggal ada 400 orang.

Salah satu penyebab tingginya angka kematian di Jawa Timur menurut ahli epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Windhu Purnomo, adalah daya tampung rumah sakit yang sudah kelebihan pasien (over capacity).

Ketika Basra mencari tahu berapa banyak rumah sakit yang mengalami over capacity, Basra menemukan ada satu rumah sakit rujukan COVID-19 di Surabaya mengalami kelebihan daya tampung, 2 rumah sakit penuh, dan 1 rumah sakit tersisa 4 kamar.
Bahkan beberapa pasien terpaksa harus dirawat di Intalasi Gawat Darurat (IGD) karena kapasitas ruangan yang sudah tidak mampu lagi menampung. Salah satunya di Rumah Sakit Royal Surabaya.

Juru Bicara Rumah Sakit Royal Surabaya, dr Dewa Nyoman Sutanaya mengungkapkan untuk menangani pasien positif COVID-19, pihaknya telah menyediakan 22 bed.
WhatsApp Image 2020-06-10 at 6.26.11 AM.jpeg

"Untuk saat ini bed-nya terisi penuh. Beberapa pasien juga terpaksa dirawat sementara di IGD," ucap dr Dewa ketika dihubungi Basra, Sabtu (27/6).

Ketika ditanya terkait jumlah ventilator di RS Royal, dr Dewa mengatakan jika pihaknya tengah mengembangkan alat tersebut. "Untuk ventilator khusus COVID-19 masih belum ada. Sedang dikembangkan," kata dr Dewa.

Sedangkan di RSI A Yani Surabaya, sebanyak 54 kamar yang disediakan khusus pasien COVID-19 kini sedang full capacity. "Ada juga 3 ventilator, dua diantaranya merupakan bantuan dari ITB," kata Direktur RSI A Yani, dr Samsul Arifin, MARS pada Basra, (28/6).
Selain RSI A Yani dan RS Royal, kapasitas ruangan penuh pun juga dialami Rumah Sakit Adi Husada Undaan. Hal ini diungkapkan oleh Humas RS Adi Husada Undaan Johan Soesanto.

Johan menuturkan, pihaknya telah menyiapkan 71 ruangan untuk merawat pasien COVID-19. "Ada 71 ruangan yang kita siapkan. Itu sudah termasuk yang di ICU. Semua sudah penuh. Untuk ventilator kita ada tapi jumlahnya juga terbatas. Kita ada 6 ventilator," tuturnya.

Sementara di Rumah Sakit National Hospital Surabaya, terdapat 23 ruang isolasi yang telah disediakan. Dari 23 ruang tersebut, hanya tersisa empat ruangan kosong.
"Saat ini ada 19 pasien. Satu kamar untuk satu orang. Untuk ventilator, kami ada lima," ucap Ancilla Evelyn selaku humas RS National Hospital.

Total ada 15 rumah sakit rujukan COVID-19 di Surabaya yaitu, RKZ Surabaya, RSU Adi Husada Undaan, RSU PHC Surabaya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada, RSI Surabaya Jemursari, RSU Siloam Hospital, RSU Haji Surabaya, RSU Premier Surabaya, RSI A. Yani, RSU Husada Utama Surabaya, RSU Bhayangkara Tingkat II H.S. Samsoeri Mertojoso, RSU Manyar Medical Center, RSU Universitas Airlangga (Kota Surabaya), RSU National Hospital, dan RSU Royal Surabaya.
Saat Basra mencoba mencari tahu jumlah kamar yang tersisa di rumah sakit lainnya, sayangnya pihak terkait belum memberikan respon.

link


Di Surabaya, jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 sampai 27 Juni 2020 mencapai 5414 orang. Angka kesembuhan pasien positif COVID-19 mencapai 2118 orang, dan pasien positif yang meninggal ada 400 orang.

Salah satu penyebab tingginya angka kematian di Jawa Timur menurut ahli epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Windhu Purnomo, adalah daya tampung rumah sakit yang sudah kelebihan pasien (over capacity).


Sedangkan di RSI A Yani Surabaya, sebanyak 54 kamar yang disediakan khusus pasien COVID-19 kini sedang full capacity. "Ada juga 3 ventilator, dua diantaranya merupakan bantuan dari ITB," kata Direktur RSI A Yani, dr Samsul Arifin, MARS pada Basra, (28/6).
Selain RSI A Yani dan RS Royal, kapasitas ruangan penuh pun juga dialami Rumah Sakit Adi Husada Undaan. Hal ini diungkapkan oleh Humas RS Adi Husada Undaan Johan Soesanto.
Sementara di Rumah Sakit National Hospital Surabaya, terdapat 23 ruang isolasi yang telah disediakan. Dari 23 ruang tersebut, hanya tersisa empat ruangan kosong.
"Saat ini ada 19 pasien. Satu kamar untuk satu orang. Untuk ventilator, kami ada lima," ucap Ancilla Evelyn selaku humas RS National Hospital.
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh perojolan13
Kasian sih sebenernya, kalo dijakarta enak dibantu pusat dengan wisma atletnya
Jokowi pilih kasih inih
emoticon-Traveller
Lihat 3 balasan
Eaaa, Faskes dan Nakes mulai kewalahan karena penularan copid semakin meroket emoticon-Big Grin

Jateng juga ga mau kalah, kasus semakin melonjak, bersaing ketat di papan atas dengan Jatim emoticon-Big Grin

Diubah oleh shizen.re
akhirnya kolaps juga layanan kesehatan di surabayaemoticon-Malu (S)

new normal my assemoticon-Big Grin
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Semoga Covid-19 cepat hilang di bumi Pertiwi
Diubah oleh riendzy92
wajar penuh jumlah kasus positif corona di Jatim tinggi
padahal penyakit ecek ecek dilawan emoticon-Ngacir
profile-picture
phpmysqljs memberi reputasi
nambah kapasitas rumah sakit itu ga mudah..
nakes g bisa sehari dilatih langsng jd nakes.
alkes (ventilator dll), bmhp (obat2an, apd dll) g bisa sehari diadain.
sarana penunjung lainnya spt sterilisasi, kelistrikan dll jg perlu biaya yg tdk sedikit.
Semua perlu proses dan waktu.
Makanya level pencegahan lebih murah dan mudah sebenarnya
profile-picture
ditonathan memberi reputasi
ane yg ga suka selalu ngeles kalo ditanya, selalu jawabannya rapidtes besar²an

tapi ditunggu² ga melandai grafiknya cenderung tinggi, udah mulai curiga ada yg ga beres dgn risma

akhirnya melonjak besar2an bingung dan nangis emoticon-Frown emoticon-Frown
4 Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Surabaya Sudah Penuh

langsung dibredel emoticon-Imlek emoticon-Leh Uga
profile-picture
pamansengkuni memberi reputasi
isolasi mandiri dirumah bisa jadi alternatif
bisa juga gunakan gedung2 sekolah atau universitas sebagai rumah sakit darurat atau area isolasi
kerahkan tenaga medis POLRI dan TNI untuk membantu

atau
naikkan status menjadi darurat sipil untuk surabaya
biarkan herd imunity bekerja
salah 1 faktor yang buat susah di jatim adalah spesialis penyakit dalam nggak pegang pasien penyakit paru termasuk covid19. ini beda dengan di jkt & jabar yang dokter spesialis penyakit dalam justru lebih banyak urus pasien covid19 dibanding spesialis paru. apa dampaknya? RS kecil nggak akan bisa tangani pasien covid19 walau ada ruangan karena cuma ada spesialis penyakit dalam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PROSAV dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
kalau masuk RS swasta siapkan dana nya yah,,


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di