CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Derata Brand – brand Besar Dunia Boikot Iklan di Facebook, kok Bisa?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef9a48daf7e9328412b5640/derata-brand--brand-besar-dunia-boikot-iklan-di-facebook-kok-bisa

Deratan Brand – brand Besar Dunia Boikot Iklan di Facebook, kok Bisa?

Raksasa media sosial Facebook kembali ditimpa masalah besar. Kali ini brand – brand besar dunia memboikot iklan di media sosial milik Zuckerberg itu. Brand – brand tersebut berbondong – bondong mencabut iklan mereka di Facebook. Adapun brand – brand besar tersebut adalah Unilever, Coca-Cola, Verizon, Patagonia, REI, Lending Club, dan The North Face. Selain itu, Procter& Gamble (P&G), Dove, Ben & Jerry’s, dan Hellmann juga ikut mencabut iklan mereka di FB, paling gak ampe sisa tahun 2020.

Langkah serupa juga diambil oleh perusahaan teknologi Rakuten, pemilik aplikasi chatting Viber, Levi’s, Dockers, Jansport, Honda, Starbucks, dan merek cokelat besar Hershey’s. Tindakan yang diambil brand – brand tersebut tentunya akan melemahkan Facebook. So, apa alasan dari brand – brand tersebut menarik iklan mereka di Facebook?

Derata Brand – brand Besar Dunia Boikot Iklan di Facebook, kok Bisa?

Ternyata aksi ini terjadi karena adanya surat terbuka organisasi nirlaba Liga Anti – Fitnah (Anti – Defamation League/ADL) pada 17 Juni 2020. Dalam surat terbuka itu, ADL meminta perusahaan-perusahaan besar berhenti berbisnis dengan Facebook
karena media sosial itu dituding telah menjadi ladang kebencian dan hoaks.
Berbeda dengan Twitter, Facebook tidak melabeli konten ujaran kebencian dan
hoaks yang ada di platform mereka.

Hal ini bahkan kemudian mendorong para aktivis dan karyawan Facebook itu sendiri untuk mengkritik kebijakan perusahaan. Kritik tersebut juga bahkan dituangkan oleh beberapa bos di Facebook yang memutuskan untuk mengundurkan diri karena kebijakan perusahaan yang dianggap tidak memperhatikan keresahan pengguna. Gara-gara pencabutan iklan ini, saham Facebook turun sebesar 8,3 persen dan terkoreksi hingga 58 miliar dolar AS dalam perdagangan bursa pada Jumat (26/6), sekaligus menandai kerugian terbesar dalam tiga bulan terakhir.

Menerima boikot tersebut, Facebook akan segera melakukan benah-benah platform-nya. Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa pihaknya akan melabeli semua posting-an yang berhubungan dengan pemilu AS dengan tautan yang mendorong pengguna untuk melihat pusat informasi pemilu. 

Selain itu, Facebook juga akan memperluas definisi tentang ujaran kebencian yang dilarang, serta menambahkan klausul bahwa tidak akan ada iklan yang ditampilkan dalam posting-an yang diberi label berbahaya oleh Facebook.



profile-picture
profile-picture
profile-picture
mayaharahap5 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kaskus.infoforum
memang begitu adanya
sering dipake buat pelampiasan kebencian

enakan Friendster
lumayan gede tuh turun nilai sahamnya.. hanya gegara masalah sepele langsung berdampak segitunya..
market fb Udah beralih ke tukang hoax n penyebar kebencian Sejak 2014emoticon-Ngakakemoticon-Traveller
Lihat 1 balasan
Persaingan keras sekali, Facebook seharusnya segera evaluasi untuk hal ini karena sangat merugikan.
profile-picture
JouzzyRegard memberi reputasi
Komen dulu baru baca
Ga dapet pertamax
dr awal2 facebook ane udh out
awalny bgus, lama2 jd ajang kumpul alay2 dngn nama2 profil yg bikin mata sakit perut emoticon-Cape deeehh
iya bener facebook dari dulu sih sebenernya, coba deh Mark masuk ke grup-grup facebook banyak banget orang buat hoax, saling bully dengan masif, harusnya grup-grup juga ikut dipantau, sekarang orang ga peduli agama, ras, dll mereka saling membalas ujaran kebencian.

saya sendiri sebagai pedagang jadi males jualan di grup facebook, bukannya posting jualan malah posting politik, atau ga berita 3 tahun lalu diangkat tahun 2020 supaya banyak orang terbawa esmosi grup jualan berubah jadi grup berita
kelihatan sih begoknya moderasi facebook. group2 yang isinya positif sangat amat gampang terhapus hanya oleh laporan beberapa user baperan yang di banned dari group karna begok.
wuih...
padahal cuma begitu aja dah berdampak besar pada fb
dan ada yg postingan mantan pekerja FB itu soal membiarkan postingan2 donald trump.kaya gt
wah facebook kalau ga mau berbenah bisa mati nih
wawahhh sebagai perusahaan bener bener kudu memedulikan keresahan konsumen atau pengguna produk perusahaan tersbeut si kalo gak mau kena maslaah
Facebook harus ada inovasi si, udah pada ninggalim facebook soalnua
pesbuk tampilannya diperbagus tapi kurasinya ga niat, parah. emoticon-Ngakak


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di