CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Macam-Macam Data Perumahan AS Dan Dampaknya Pada Forex
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef98dfddbf76436690ffc94/macam-macam-data-perumahan-as-dan-dampaknya-pada-forex

Macam-Macam Data Perumahan AS Dan Dampaknya Pada Forex

Macam-Macam Data Perumahan AS Dan Dampaknya Pada Forex


Sebelum membahas Macam-Macam Data Perumahan AS Dan Dampaknya Pada Forex saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Sebelum mengenal forex. apa yg umumnya dibayangkan tatkala mendengar soal usaha properti ataupun dibangunnya perumahan baru? Mampu jadi wacana berapa harganya. ataupun mampu ambil KPR untuk beli rumah baru ataupun tak. Tapi. sesudah mulai belajar trading forex serta menilik kalender ekonomi. kita jadi tahu bahwasanya data-data seputar usaha properti mampu memberi pengaruh pasar financial. salah satunya pergerakan nilai tukar di pasar forex. Ini lebih-lebih berlaku untuk data perumahan di Amerika Serikat yg mampu berdampak besar pada pair-pair forex mayor.


Signifikansi Data Perumahan AS
Data perumahan AS adalah satu dari sekian banyaknya data paling lengkap di dunia wacana pasar properti suatu negara. Secara periodik. ada beberapa data perumahan yg di rilis. dimana masing masing mempunyai dampak rendah. menengah. sampai-sampai tinggi. di pasar financial. Tapi. ada kalanya data perumahan itu berdampak lebih besar dibanding umumnya.
Krisis Subprime Mortgage tahun 2008/2009 sudah memperlihatkan bahwasanya data perumahan AS punya potensi untuk menggoncangkan system financial dunia. Permasalahannya. Amerika Serikat bukan cuma adalah satu dari sekian banyaknya negara dengan wilayah terluas. melainkan pula mempunyai standar ke hidup-an serta pertumbuhan ekonomi tertinggi. Lebih lagi lagi. Amerika Serikat adalah pusat aneka macam perusahaan multinasional terbesar. Berhubung faktor-faktor yang telah di sebutkan maka harga perumahan AS menjadi pusat perhatian dari investor di semua dunia.
Dalam perkembangan selanjutnya. penciptaan aset derivatif semacam Mortgage-Backed Securities (MBS) membuat investor mampu menanamkan dana pada bidang properti AS tanpa perlu membeli tanah ataupun rumah secara langsung. Di satu sisi. ini membuat investasi properti jadi lebih likuid. akan tetapi di sisi lain melipat gandakan dampak bidang perumahan AS sampai-sampai berefek cukup tinggi di pasar financial. Karenanya. para pelaku pasar pun memantau perkembangan bidang ini melalui sejumlah indikator: Building Permits. Housing Starts. Existing Home Sales. Pending Home Sales. serta New Home Sales.

Data Building Permits Serta Housing Starts
Data Building Permits di rilis oleh Biro Sensus Departemen Perdagangan AS (US Department of Commerce's Census Bureau) pada setiap pertengahan bulan bersama dengan Housing Starts. Data Building Permits mencatat jumlah ijin mendirikan bangunan yg di keluarkan sebelum pembangunan di mulai. sedangkan Housing Starts mengacu pada jumlah perumahan yg konstruksinya di mulai setiap bulannya.
Sekilas. ijin mendirikan bangunan selayaknya disusul oleh pembangunan rumah. menjadikan jumlahnya semestinya selalu selaras. Tapi. kriteria Building Permits di AS tidak sama dengan IMB di negara Indonesia. Ada kalanya Building Permits di terbitkan. akan tetapi tidak ada rumah baru yg dibangun berhubung cuma perluasan dari rumah lama. Pun. aturan terkait Building Permits berbeda-beda di setiap negara bagian di AS. Karenanya. angka Building Permits serta Housing Starts berbeda-beda dari waktu ke waktu. walaupun tren-nya umumnya selaras.

Grafik Data Building Permits Serta Housing Starts Dalam 10 Tahun Yang terakhir.

Data Existing. Pending. Serta New Home Sales
Tidak sedikit kebingungan terkait apa bedanya data Existing. Pending. serta New Home Sales. Terkait ini. Biro Sensus AS secara khusus mempublikasikan penjelasannya selaku berikut:

Biro Sensus AS mengumpulkan data New Home Sales didasari pada definisi sebuah penjualan rumah baru berlangsung dengan ditandatanganinya kontrak penjualan ataupun diterimanya deposit. Rumah itu sendiri mampu berada dalam tahap konstruksi yg bagaimanapun: belum di mulai. tengah dibangun. ataupun telah selesai. Umumnya. sekitar 25% rumah dijual sudah selesai dibangun. sedangkan 75% sisanya terbagi antara yg belum mulai serta tengah dibangun.
Existing Home Sales disediakan oleh National Association of Realtors (bukan oleh Biro Sensus). serta pendapat dari mereka-mereka. mayoritas transaksi diadukan atau dilaporkan disaat kontrak penjualan ditutup. Kebanykan transaksi umumnya melibatkan hipotek yg butuh 30-60 hari untuk ditutup. Karenanya. Existing Home Sales mungkin besar mencakup kontrak yg ditandatangani satu ataupun dua bulan sebelumnya.
Berhubung perbedaan pengertian itu. maka New Home Sales umumnya mendahului Existing Home Sales satu ataupun dua bulan dalam merekam perubahan data penjualan perumahan. Misalnya. Existing Home Sales di bulan Januari. mungkin ditandatangani pada bulan November ataupun Desember.
Untuk menjembatani efek lagging dari data Existing Home Sales. National Association of Realtors mulai Januari 2005 membuat data baru bernama Pending Home Sales. Pending Home Sales didasarkan pada penjualan Existing Home dimana kontrak telah ditandatangani. akan tetapi transaksi belum ditutup. menjadikan mirip dengan New Home Sales. Estimasi bulanan Pending Home Sales di tunjukkan dalam bentuk indeks dengan mereferensikan tahun 2001 = 100.0.

Di antara ketiga data penjualan perumahan AS yang telah di sebutkan. data yg berdampak paling besar ialah New Home Sales. diikuti oleh Existing Home Sales.

Besar Dampak Data Perumahan AS Pada Forex
Di samping ketiga data perumahan AS di atas. ada pula indeks semacam NAHB Housing Market Index serta S&P/Case-Shiller Home Price Indices yg berdampak Amat rendah pada forex sampai-sampai mampu diabaikan. pula data Mortgage Application serta Mortgage Rate. Dengan pengecualian data wacana Mortgage. seluruh data terkait perumahan AS di rilis dalam tempo bulanan.
Sebagaimana lazimnya dalam analisa fundamental. tidak seluruh data berdampak percis. Mengetahui mana data yg paling penting mampu membuat kita lebih gampang dalam memantau data-data yg paling penting saja. Nah. terkait data perumahan AS. yang akan di sajikan kali ini besaran dampaknya pendapat dari yg tercantum di kalender ekonomi:

Building Permits (Unit) - High
Building Permits (Persentase/MoM) - Moderate
Housing Starts (Unit/) - Moderate
Housing Starts (Persentase/MoM) - Moderate
Existing Home Sales Change (Persentase/MoM) - Moderate
Existing Home Sales (Unit) - High
Pending Home Sales (Persentase/MoM) - Low
New Home Sales (Persentase/MoM) - Moderate
New Home Sales (Unit) - High
NAHB Housing Market Index - Moderate
S&P/Case-Shiller Home Price Indices - Low
Mortgage Applications (Persentase) - Low
Mortgage Rate (Persentase) - Low

Perubahan data perumahan AS dari waktu ke waktu memberi-kan insight bagi regulator serta pelaku pasar wacana bagaimana perekonomian merespon perubahan kebijakan terbaru. Pengeluaran terkait perumahan salah satunya bagian dari data belanja konsumen (Consumer Spending) serta inflasi. Data perumahan pula mampu dijadikan ukuran pemulihan ekonomi pasca krisis ataupun resesi.
Selain itu. patut untuk dicatat bahwasanya bidang perumahan cukup sensitif pada kenaikan ataupun penurunan suku bunga. Andai suku bunga naik. maka orang akan enggan membeli rumah (berhubung bunga KPR pula tinggi). sedangkan andai suku bunga turun maka diekspektasikan orang akan ramai-ramai membeli rumah sampai-sampai industri properti booming.
Federal Reserve sebagai bank sentral akan selalu memantau data perumahan AS untuk mencegah terjadinya Housing Bubble semacam yg dahulu pernah menimbulkan terjadinya krisis Subprime Mortgage. Andai pasar perumahan booming sampai-sampai mencapai level tinggi baru semacam tatkala itu. maka akan berkembang pertanyaan mengenai mungkin sedang berlangsungnya Housing Bubble. berikut bahayanya. Dalam kondisi semacam itu. Bank Sentral mungkin akan memperoleh tekanan untuk menaikan suku bunga guna mengontrol bidang perumahan.
Sedangkan bagi pelaku pasar financial. data perumahan AS lebih-lebih berpengaruh pada pasar obligasi. menjadikan sebenarnya dampak data perumahan AS pada forex cuma antara low sampai-sampai moderate saja. Dalam minggu-minggu yg padat jadwal rilis data penting. semacam NFP serta rapat FOMC. maka dampak data perumahan AS mampu Amat kecil sampai-sampai terabaikan. Tapi dalam minggu-minggu tatkala pelaku pasar kehabisan data berdampak tinggi serta mencari-cari dasar untuk berspekulasi. maka data Building Permits. Existing Home Sales. serta New Home Sales mampu benar benar berdampak tinggi.

Andai Kamu mempunyai pertanyaan lain seputar analisa fundamental. selain dari kolom komentar. Kamu pula mampu langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab khusus analisa fundamental berikut.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di