CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Apa Arti Margin Dalam Trading
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef988b810d2957e1b419951/apa-arti-margin-dalam-trading

Apa Arti Margin Dalam Trading

Apa Arti Margin Dalam Trading


Sebelum membahas Apa Arti Margin Dalam Trading saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Margin pada trading ialah sebutan yg dipakai untuk trading dengan modal pinjaman. Hal ini menarik berhubung adanya fakta bahwasanya investasi forex bisa di lakukan dengan uang riil yg nilainya lebih rendah dari ukuran transaksinya. Selain itu. trader bisa membuka posisi (open position) yg lebih besar dengan modal yg lebih kecil.
Margin pada trading di pasar Forex diukur dalam satuan nilai. Kata satuan merujuk pada nilai transaksi. umpamanya $100.000 yg dengan system trading margin bisa ditransaksikan dengan dana lebih kecil. umpamanya 0.5% dari nilai aslinya. ataupun sekitar $500.
Hal yang telah di sebutkan mampu berlangsung. berhubung trading forex tak melibatkan mata uang secara fisik. Untuk mampu membeli ataupun menjual mata uang. Kamu tak butuh bertransaksi dengan uang sungguhan. melainkan cuma nilainya. Untuk mampu membuka suatu order. Kamu cukup menyediakan uang yg dibutuhkan selaku jaminan atas transaksi. Nah. jaminan itulah yg lantas di sebut selaku margin dalam forex.


Hubungan Margin Serta Leverage
Jumlah jaminan atas transaksi tak perlu sesuai dengan nominal transaksi. berhubung trader forex mampu memakai leverage. Leverage ini dia yg bisa atau mampu 'mengungkit' daya trading lebih tinggi dari kemampuan dana. Bila Kamu memakai leverage 1:100 umpamanya. maka Kamu bisa membuka transaksi dengan ukuran 100 kali lipat lebih besar dari dana sebenarnya. Dalam semisal diatas. dana $500 mampu digunakan untuk membuka transaksi 1 lot ataupun senilai $100.000. berhubung sebelumnya sudah ditunjang dengan leverage 1:200 (200 x 500 = 100.000).
Jumlah margin bergantung pada besarnya leverage yg Kamu genakan. Makin besar leverage maka makin kecil juga margin yg Kamu bayarkan selaku jaminan atas transaksi. Untuk memperjelas pemahaman Kamu. yang akan di sajikan kali ini tabel perbandingan leverage serta margin:


Tatacara Menghitung Margin Dalam Forex
Walau telah mampu di lihat dari leverage yg dipakai. besaran margin yg dibutuhkan untuk membuka posisi trading mampu selalu berbeda-beda. Hal itu berhubung harga sekarang ini pula berperan dalam perhitungan margin. Jadi andaikan Kamu ingin mengetahui berapa tepatnya margin yg dibutuhkan untuk membuka posisi. maka hitunglah dengan rumus berikut:
(Harga sekarang ini x ukuran lot x nilai kontrak) / leverage
Katakanlah Kamu memakai leverage 1:200 serta hendak membeli 1 lot EUR/USD di harga 1.1242. Maka besaran margin yg dibutuhkan untuk membuka posisi itu ialah:
(1.1242 x 1 x 100.000) / 200 = $562.1
Selain menghitung secara manual. ada tatacara pintas yg lebih efektif untuk mengetahui ukuran margin per posisi. yaitu melalui kalkulator margin forex.

Ukuran Margin Tak Menjadi Penentu
Leverage tinggi memanglah mampu menghasilkan margin kecil. Tapi demikian. bukan mempunyai arti margin kecil mampu dijadikan alasan membuat besar ukuran transaksi. supaya profit yg di dapat mampu makin tidak sedikit. Anggapan itu tak salah. namun tak sepenuhnya benar pula. berhubung Kamu pula perlu memperhitungkan faktor risiko.

Perumpamaannya semacam ini:
Trader A serta B sama-sama mempunyai dana $5000. A memakai leverage 1:200. sedangkan B menggunakan 1:500. Disaat trader A hendak membuka posisi buy. ia terasa 1 lot saja cukup berhubung margin yg dibutuhkan telah sebesar $500. ataupun 10% dari keseluruhan balance-nya. Sementara itu. trader B terasa 1 lot ialah ukuran yg terlalu kecil. berhubung dengan leverage 1:500. margin yg butuh ia siapkan cuma sebesar $200. Ia pun akhir-nya mengambil 2.5 lot menjadikan marginnya berharga $500.

Meskipun margin trader A serta B percis. besar profit ataupun loss yg mereka-mereka hasilkan akan berbeda. Hal itu berhubung keuntungan serta kerugian dalam forex ditentukan oleh ukuran transaksi. bukan margin. Jadi dengan membuat besar lot trading berhubung terasa leverage-nya mampu menunjang ukuran transaksi yg lebih besar. trader B bukan cuma membuat besar kesempatan keuntungan. namun pula menaikan risiko loss.
Andai nilai per pip 1 lot standard ialah $10. maka nilai untuk 2.5 lot ialah $25. Dalam skenario harga merosot sebanyk 100 pip. maka besar kerugian trader A cuma berharga 100 x $10 = $1000. sedangkan trader B menderita rugi sebesar 100 x $25 = $2500 .

Dari semisal diatas. jelaslah bahwasanya penggunaan leverage tinggi rawan disalahgunakan trader yg tak benar benar mengetahui risikonya. Sebabnya tak lain ialah berhubung makin tinggi leverage yg dipilih. maka makin besar juga ukuran lot yg mampu ditransaksikan. Kesalahan trader pemula ataupun mereka-mereka yg cuma mengejar profit akan menganggap hal itu selaku celah untuk membuat besar ukuran transaksi. Padahal. makin besar ukuran yg dipakai. makin besar juga nilai penurunan yg akan mengikis dana trader tatkala harga bergerak melawan posisi trading.
Oleh karenanya. ada baiknya pilihlah leverage sebijak barangkali. Memilih leverage tinggi cuma berhubung ingin memakai ukuran transaksi yg besar dengan margin kecil nyatanya Amat berisiko. Margin kecil ataupun besar tak menentukan besar profit ataupun loss. berhubung seluruh itu diukur dari seberapa besar ukuran transaksi Kamu. Kesimpulannya. Leverage tinggi memanglah mampu memberi-kan tidak sedikit peluang. namun cuma pada trader yg bisa memanfaatkannya dengan bijak.
Andai disimpulkan dalam sebuah infografi. berikut ialah kesimpulan singkat mengenai margin serta leverage yg mampu Kamu simpen:

Andai Kamu ingin memeroleh pemahaman lebih dalam ihwal leverage serta bagaimana tatacara tepat memanfaatkannya. silakan berkunjung ke tulisan atau artikel Memahami serta Mempergunakan serta memanfaatkan Leverage.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di