CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Jenis Dan Kekuatan Divergensi Regular
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef9858382d49520e708973f/jenis-dan-kekuatan-divergensi-regular

Jenis Dan Kekuatan Divergensi Regular

Jenis Dan Kekuatan Divergensi Regular

Sebelum membahas Jenis Dan Kekuatan Divergensi Regular saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Mempergunakan serta memanfaatkan keadaan divergensi antara pergerakan harga serta pergerakan indikator oscillator ialah satu dari sekian banyaknya metode trading yg memiliki probabilitas tinggi. Dasarnya memang keadaan divergensi berlangsung berhubung perbedaan kekuatan momentum antara pergerakan harga dengan pergerakan indikator. Satu dari sekian banyaknya tujuan identifikasi keadaan divergensi ialah untuk mengetahui tatkala retracement ataupun reversal. tapi demikian tak seluruh keadaan divergensi memiliki probabilitas ataupun akurasi yg tinggi.Ada 2 type divergensi yakni divergensi regular serta divergensi hidden (tersembunyi). Divergensi regular mengisyaratkan pembalikan arah tren (tren reversal) tengah divergensi hidden mengisyaratkan penerusan tren (tren continuation). Yg dibahas di sini ialah divergensi regular. serta indikator oscillator yg di maksud mampu RSI. stochastics. MACD. CCI. ataupun William%R.Jenis-jenis divergensi regularDivergensi regular bullish berlangsung bila pergerakan harga membentuk lower low ataupun level-level low yg lebih rendah dari sebelumnya sementara pergerakan indikator oscillator membentuk higher low ataupun level-level low yg lebih tinggi dari sebelumnya. Divergensi regular bearish berlangsung bila pergerakan harga membentuk higher high ataupun level-level high yg lebih tinggi dari sebelumnya sementara indikator oscillator membentuk lower high ataupun level-level high yg lebih rendah dari sebelumnya.
Dalam prakteknya divergensi regular baik bullish ataupun bearish tak perlu berlangsung persis setara dengan keadaan di atas. melainkan mampu dalam bentuk variasi dari keadaan yang telah di sebutkan. Ada 3 jenis divergensi regular yg barangkali berlangsung yakni divergensi regular class A. class B serta class C yg ketiganya mengisyaratkan pembalikan arah gerakan harga (reversal) akan tetapi dengan kekuatan (probabilitas serta akurasi) yg berbeda.1. Divergensi regular class ADivergensi ini umumnya berlangsung sebelum retracement ataupun reversal. serta ialah yg paling kuat ataupun paling tinggi probabilitas-nya. Perbedaan kekuatan momentum antara pergerakan harga serta pergerakan indikator tampak dengan terperinci. Dengan timing entry yg tepat hasil nya akan akurat.
Divergensi bullish class A berlangsung bila pergerakan harga membentuk lower low sementara indikator oscillator membentuk higher low. Hal ini menunjukan momentum harga untuk terus bergerak turun makin berkurang serta akan segera berbalik ikuti arah pergerakan indikator. Sebaliknya untuk divergensi bearish class A harga terus bergerak naik akan tetapi momentum yg di tunjukkan oleh indikator tak sesuai. Momentum harga untuk terus bergerak naik makin lemah serta akan segera berbalik turun ikuti arah indikator.Probabilitas divergensi class A akan makin tinggi andai pada waktu yg bersamaan terdapat faktor pendukung. semacam indikator oscillator yg menunjukan keadaan oversold (untuk divergensi bullish) ataupun overbought (untuk divergensi bearish). ataupun berlangsung perpotongan antara kurva %K serta %D dari indikator stochastics yg mengisyaratkan pembalikan arah pergerakan harga.2. Divergensi regular class BDivergensi jenis ini probabilitas-nya tengah ataupun tidak lebih akurat dibanding class A. tapi demikian akan valid andai terkonfirmasi oleh faktor pendukung lebih-lebih level support ataupun resistance. berhubung pola harga pada divergensi class B ini ialah double bottom ataupun double top.Pada divergensi bullish. pergerakan uptrend indikator oscillator mengkonfirmasi pola double bottom serta pada divergensi bearish mengkonfirmasi pola double top. akan tetapi kadang-kadang gagal lebih-lebih pada time frame rendah (dibawah 4-hour). Semacam halnya pola double bottom ataupun double top yg tak selalu mulus. divergensi jenis ini memerlukan faktor pendukung yg sudah teruji yakni level support yg kuat (untuk double bottom) ataupun level resistance yg kuat (untuk double top). Alasan lain ialah double bottom ataupun double top umumnya mengisyaratkan keadaan range bound (sideways). tengah pada divergensi class A pergerakan harga ialah trending.3. Divergensi regular class CMeski menunjukan keadaan divergensi. tapi jenis ini probabilitas-nya Amat rendah dibanding class A serta class B. Divergensi class C umumnya berlangsung pada time frame rendah dengan keadaan pasar yg choppy. Andai berlangsung retracement maka saatnya akan Amat singkat sebelum kembali bergerak tanpa arah (choppy).Trader umumnya mengabaikan divergensi class C ini kecuali andai indikator oscillator berada pada area oversold (untuk divergensi bullish) ataupun overbought (untuk divergensi bearish).Langkah-langkah trading dengan divergensi regular:

Identifikasi tren yg tengah berlangsung. pada time frame berapapun. Keadaan divergensi indikator oscillator cuma akan berjalan dengan baik pada kondisi pergerakan harga yg trending. bukan pada keadaan sideways.
Divergensi regular mengisyaratkan reversal ataupun pembalikan arah pergerakan harga. jadi disaat uptrend trader mengindentifikasi untuk divergensi bearish. serta disaat harga tengah downtrend amati indikator untuk divergensi bullish.
Keadaan divergensi hanyalah sinyal ataupun petunjuk. bukan konfirmator untuk entry.
Divergensi regular akan berjalan dengan baik andai terkonfirmasi oleh faktor pendukung yg kuat semacam formasi candlestick ataupun price action. support ataupun resistance yg kuat. keadaan overbought ataupun oversold. perpotongan antara 2 garis pada indikator semacam %K serta %D pada stochastics ataupun MACD serta garis sinyal.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di