CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Mengukur Kekuatan Trend Dengan Indikator ADX
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef97d41b41d3069990a2744/mengukur-kekuatan-trend-dengan-indikator-adx

Mengukur Kekuatan Trend Dengan Indikator ADX

Mengukur Kekuatan Trend Dengan Indikator ADX

Sebelum membahas Mengukur Kekuatan Trend Dengan Indikator ADX saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Trading dengan ikuti arah tren ialah tatacara yg paling ternama serta menguntungkan. Beberapa indikator yg mengindikasikan arah tren sudah tersedia dalam platform trading. Banyak sekali paket software untuk mendeteksi arah serta kekuatan tren pula tidak sedikit dijual di pasaran. Nah. tulisan atau artikel ini mengulas aplikasi satu dari sekian banyaknya indikator pengukur kekuatan tren yg simpel serta cukup ternama. yakni indikator Average Directional Index ataupun ADX. Walaupun dalam prakteknya indikator ini salah satunya lagging ataupun lambat dalam antisipasi pergerakan harga. tapi masih mampu diandalkan serta cukup efektif andai sudah terbiasa mempergunakannya.

Apa Itu ADX?
ADX di buat oleh Welles Wilder memanglah untuk mengidentifikasi arah serta kekuatan tren. Pada prinsipnya. indikator ini menunjukan kapan mulai terjadinya tren. hingga seberapa kuat tren yang telah di sebutkan serta kapan tren mulai melemah. Untuk trading dengan indikator ini. kita dianjurkan untuk entry pada tatkala tren mulai berlangsung. serta exit tatkala tren sudah melemah.
Tak ada batasan time frame mana yg paling cocok. Dasarnya memang. ADX mampu berjalan dengan baik di seluruh periode waktu trading. Secara matematis. penjabarannya agak rumit. tapi aplikasinya Amat gampang tanpa perlu mengatur parameter setiap kali berubah time frame tatkala trading. Dalam platform ternama Metatrader. indikator ini langsung mampu dipakai dengan masuk ke Insert – Indicators – Average Directional Movement Index.

Tampilan Serta Parameter Indikator ADX
Indikator ADX terdiri dari tiga komponen. yakni :

ADX itu sendiri. yg menunjukan kekuatan tren. Secara umum. andai ADX lebih besar dari 20. maka tren dianggap mulai menguat. ADX berada di antara level 20-40 mengindikasikan tren tengah kuat. adx antara level 40-60 ialah level overbought/oversold. sedangkan ADX lebih besar dari 60 mengindikasikan tren sudah mencapai level jenuh serta mungkin akan berbalik arah. Garis ADX yg bergerak ke arah atas. pengertiannya tren tengah menguat. baik uptrend ataupun downtrend. Sebaliknya andai garis ADX bergerak ke arah bawah. maka tren tengah melemah. baik uptrend ataupun downtrend. Setting parameter periode yg umum ialah 14.
+DI ataupun Directional Index untuk uptrend. umumnya berwarna hijau. Garis +DI akan bergerak ke atas andai tengah uptrend. serta bergerak ke bawah andai tengah downtrend.
-DI ataupun Directional Index untuk downtrend. umumnya berwarna merah. Garis -DI akan bergerak ke atas andai tengah downtrend. serta bergerak ke bawah andai tengah uptrend.

Telaah bahwasanya andai garis +DI serta – DI berpotongan (cross). maka akan berlangsung pergantian tren. Tepatnya:

Andai +DI memotong –DI dari bawah ke atas. itu mengindikasikan akan berlangsung uptrend.
Andai –DI memotong +DI dari bawah ke atas. maka itu mengindikasikan akan berlangsung downtrend.

Trading Dengan Indikator ADX
Peraturan trading dengan indikator ADX Amat simpel. Trader pemula ataupun berpengalaman bisa mempergunakannya.
Entry cuma bila:

berlangsung cross +DI serta – DI.
level ADX lebih besar dari 20 serta tengah bergerak ke atas.
andai berlangsung cross +DI serta – DI. namun garis ADX bergerak ke bawah. pengertiannya tren tengah melemah. serta dianjurkan untuk tak entry.

Exit bila tren mulai melemah ataupun garis ADX mulai bergerak ke arah bawah.


Telaah titik A serta B pada semisal gambar diatas.
Pada titik A. –DI memotong +DI dari bawah ke atas. pengertiannya akan berlangsung downtrend. Entry sell sesudah garis ADX bergerak ke arah atas serta berada diatas level 20 (area berwarna kuning).
Pada titik B. +DI memotong - DI dari bawah ke atas. pengertiannya akan berlangsung uptrend. Entry buy sesudah garis ADX bergerak ke arah atas serta berada diatas level 20 (area berwarna kuning).
Exit sesudah garis ADX mulai bergerak ke arah bawah (batas akhir area berwarna kuning).


Apakah Kamu tertarik untuk memakai indikator ADX. namun galau bagaimana membaca sinyal serta mempergunakannya untuk entry? Andai ya. maka indikator ADX Crossing mampu menjadi pelengkap perangkat trading Kamu.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di