CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
4 Pedoman Agar Untung 10 Kali Lipat Ala Dana Allen
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef97b2d5cf6c4225044bc3e/4-pedoman-agar-untung-10-kali-lipat-ala-dana-allen

4 Pedoman Agar Untung 10 Kali Lipat Ala Dana Allen

4 Pedoman Agar Untung 10 Kali Lipat Ala Dana Allen

Sebelum membahas 4 Pedoman Agar Untung 10 Kali Lipat Ala Dana Allen saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Dana Allen ialah seorang trader saham. komoditas. serta options yg berulangkali berhasil sesudah membeli aset-aset yg harganya tengah rontok. sampai-sampai mengantongi keuntungan sampai-sampai 10 kali lipat ataupun lebih dari investasi awal mulanya. Satu diantaranya. ia berhasil berhubung sudah membeli kontrak options tembaga pada harga USD70 disaat harganya cuma USD50 per ton. serta lantas diluar dugaan harga komoditas tembaga naik menjadi USD85. Menjelang tahun baru 2006. ia pula membeli saham PTSC pada harga 0.08. yg lantas diluar dugaan melonjak sampai-sampai 2.10 pada bulan Maret.
Pada sebuah wawancara dengan Kathy Lien serta Boris Schlossberg yg dimuat dalam buku Millionaire Traders: How Everyday People Are Beating Wall Street At Its Own Permainan. Dana Allen mengungkap beberapa pedoman yg digunakannya dalam aktivitas trading sehari-hari menjadikan sukses panen besar semacam itu berulang kali.


1. Incar Aset Financial yg Tengah Jenuh Jual
Dana Allen suka mencari aset-aset keuangan yg harganya tengah Amat murah (oversold secara ekstrim) dengan meneladani petunjuk John Templeton yg berjuluk Pemilih Saham Global Paling baik Abad Ini. Malah. disaat pasar runtuh pada tahun 2001. ia memborong saham-saham yg bernilai USD1 sebanyk barangkali dari NYSE serta NASDAQ. Hasil nya Amat menguntungkan sesudah pasar pulih kembali. Tapi. itu tak kemudian mempunyai arti Dana asal membeli asal-asalan saham murah saja.
Satu dari sekian banyaknya peraturan paling penting yg dianut Dana ialah cuma membeli surat bernilai dari perusahaan-perusahaan yg tak menanggung utang besar. Alasannya. perusahaan yg menanggung utang tetap mampu kolaps meskipun usaha mereka-mereka tidak jelek alias bagus. khususnya andai nantinya mereka-mereka terpaksa memindahkan cash flow untuk membayar utang.

2. Telaah Bias Harga Aset Financial Dalam Jangka Panjang
Dana Allen mengamati bahwasanya dalam dua abad yang terakhir. saham-saham di AS memberi-kan imbal hasil rata-rata 7 %. Walaupun berlangsung koreksi besar dari waktu ke waktu. namun saham adalah satu-satunya aset financial yg menunjukan tren naik dalam jangka yang lama. Oleh karena itu. ia memberikan kesimpulan bahwasanya buying dips (membeli tatkala harga rendah) lebih baik ketimbang selling rallies (menjual tatkala harga naik) di pasar saham. Ini pula sebabnya kenapa Dana lebih suka long position ketimbang short position.
Kamu bisa mencontoh Dana dengan mengamati tren jangka yang lama pada aset keuangan yg Kamu perdagangkan. lantas membuka posisi dengan arah yang selaras dengan tren itu saja.

3. Atur Penutupan Posisi Trading Didasari Waktu serta Harga
Biasanya orang mematok penutupan posisi cuma didasari acuan harga tertentu (Price Stop). yg pengertiannya trade akan ditutup cuma andai harga telah mencapai level tertentu (Target Profit serta Stop Loss). Tapi. Dana merekomendasikan supaya mengatur penutupan posisi didasari acuan waktu tertentu (Time Stop) pula. Misalnya. menghentikan seluruh trade pada akhir perdagangan harian. andaikan harga belum mencapai targetnya sampai-sampai penutupan pasar.
Alasannya. harga aset yg tengah jatuh seharusnya beranjak naik dari level rendah sejalan dengan masuknya bargain hunter untuk memborong aset yang telah di sebutkan. Andaikan kenaikan tidak terwujud dalam kurun waktu tertentu. maka pelaku pasar mungkin menilai harga belum cukup rendah. serta penurunan harga lebih lanjut mampu saja berlangsung. Dengan demikian. kombinasi Price Stop serta Time Stop bisa membantu trader dalam meminimalkan risiko.

4. Cari Kesenjangan Antara Kondisi Fundamental Serta Harga
Tidak sedikit trader mengincar divergen didasari kondisi teknikal disaat indikator menunjuk ke arah yg tidak sama dengan pergerakan harga. Tapi. Dana Allen lebih suka trading divergen didasari basis fundamental. Satu dari sekian banyaknya setup trading favorit-nya ialah disaat laporan keuangan perusahaan menunjukan penghasilan besar. namun sahamnya dilanda aksi jual berhubung ada profit-taking. Taktik atau strategi ini menarik berhubung begitu aksi profit-taking berakhir. saham yang telah di sebutkan akan menampilkan profil ideal bagi investor jangka yang lama yg mencari saham-saham dengan kondisi fundamental kuat.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di