CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Menentukan Target Profit Yang Sederhana Dan Efektif
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef979ec8d9b1720596c9561/menentukan-target-profit-yang-sederhana-dan-efektif

Menentukan Target Profit Yang Sederhana Dan Efektif

Menentukan Target Profit Yang Sederhana Dan Efektif

Sebelum membahas Menentukan Target Profit Yang Sederhana Dan Efektif saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Level Target Profit ataupun Take Profit (TP) dalam trading forex umumnya ditentukan sesudah resiko. sesuai dengan Risk/Reward Ratio yg sudah kita rencanakan. Tapi. dalam kenyataannya. Target Profit relatif bergantung pada kondisi pergerakan pasar.
Trader pemula umumnya menentukan level target profit dengan perkiraan semata ataupun didasari emosi. tanpa membaca pola pergerakan harga yg barangkali mampu berlangsung. Padahal. ini malah membuat besar mungkin rugi.
Pada tulisan atau artikel ini dicontohkan tips menentukan Target Profit sekalian memutuskan untuk Exit dengan tips simpel. relatif gampang akan tetapi cukup efektif. yakni dengan melihat setup Price Action selaku sinyal. dan indikator Moving Average selaku pendukung.


Target Profit Yg Ditentukan Dengan Emosi VS Dengan Logika
Pada kenyataannya. tidak sedikit trader yg menentukan level Target Profitnya dengan emosi serta tak ikuti rencana taktik atau strategi Exit yg sudah direncanakan. Alasannya bermacam-macam.
Yg pertama: keluar pasar sebelum saatnya. Alasan yg umum ialah khawatir tak kebagian profit. menjadikan profit yg di peroleh cuma sebagian saja dari yg semestinya mampu di dapatkan.
Kedua: memprediksikan pasar akan bergerak sesuai harapan. lantas posisi ditahan walau kondisi pasar telah berganti. menjadikan profit yg semestinya mampu di peroleh bahkan jadi hilang. Semacam semisal yang akan di sajikan kali ini:

Kita memeroleh sinyal untuk entry dari Pin Bar yg mengalami penolakan (rejection) pada level support sekalian selaku sinyal penerusan arah tren (uptrend). serta kita mampu membuka posisi buy. Harga terus bergerak diatas garis Moving Average (umumnya EMA-8 serta EMA-21 Daily) selaku level support dinamis.
Disaat beberapa hari lantas harga sudah mulai menembus garis Moving Average serta membentuk level resistance (garis horisontal atas). secara logika serta gampang mampu diartikan bahwasanya pergerakan harga sudah mengalami penolakan pada level resistance yg baru terbentuk yang telah di sebutkan. Harga penutupan hari itu yg berada di bawah level harga pembukaan (bar candlestick warna hitam). Hal ini adalah sinyal untuk Exit. ataupun menggeser level Stop Loss untuk memaksimalkan profit (mampu dengan mempergunakan serta memanfaatkan fasilitas Trailing Stop yg tersedia pada platform trading).
Harga bergerak turun serta lantas mengalami penolakan kembali oleh garis Moving Average selanjutnya. menjadikan ada mungkin untuk terus rally. Andai Kamu sudah Exit pada bar sebelumnya. barangkali tak begitu risau. akan tetapi yg masih dalam posisi tentu agak cemas. apakah barangkali harga akan kembali naik?
Rasa cemas serta khawatir ialah satu dari sekian banyaknya semisal keterkaitan emosi dalam trading. dalam hal ini barangkali berhubung tak memperhatikan sinyal exit dari pergerakan harga (price action) sampai-sampai terlambat Exit. ataupun berhubung rasa greed (serakah) untuk memeroleh profit sebanyak-banyaknya. yg pula tidak lepas dari pengaruh emosi.
Andai Kamu masih dalam posisi serta tetap mengamati pasar. pada hari selanjutnya terbentuk setup Pin Bar lagi (walau tidak lebih signifikan) serta mengalami rejection oleh garis Moving Average periode yg lebih panjang (warna abu-abu).
Pasar memanglah ajang pertarungan antara bullish serta bearish. Andai yg bullish menang. maka harga akan bergerak ke atas serta sebaliknya. Berhubung pasar sudah membentuk level resistance. maka kita mesti hati-hati disaat harga mendekati level yang telah di sebutkan. Mampu breakout. false break (sinyal break palsu). ataupun berbalik arah.
Dalam semisal diatas. pada hari selanjutnya diluar dugaan gerak harga mengalami rejection di level resistance yang telah di sebutkan. disusul dengan terbentuknya formasi Bearish Engulfing yg menembus batas-batas kedua indikator Moving Average. Isyarat pasar telah terperinci. mungkin besar harga akan bergerak turun. Disini ialah point kritis untuk Exit.
Selaku catatan. ini hanyalah semisal andai Kamu entry pada kondisi pasar semacam diatas. serta Kamu mengamati pergerakan pasar dari hari ke hari. Pada semisal diatas kebetulan tak tampak level resistance kunci selaku acuan target Take Profit. Oleh karena itu. Kamu memutuskan level exit dengan mengamati pergerakan harga (price action) dari hari ke hari.
Tapi. Target Profit pula mampu ditentukan bersamaan dengan setting Risk/Reward Ratio disaat entry dengan batas-batas acuan yg terperinci. lazimnya di level-level support ataupun resistance kunci. Andaikan telah ditentukan semacam ini. Kamu tak mesti selalu mengamati pasar hingga level yg sudah Kamu tetapkan tercapai.

Menentukan Target Profit Pada Kondisi Pasar Trending
Andai kondisi pasar tengah trending dengan kuat (mampu di lihat dari indikator Moving Average ataupun indikator ADX). maka tips yg cukup efektif untuk memaksimalkan profit ialah dengan memakai Trailing Stop. Tak ada kaidah yg baku dalam menerapkan Trailing Stop. Bergantung pada besarnya resiko ataupun level Stop Loss yg sudah Kamu tetapkan. teknik Trailing Stop membuat Kamu bisa atau mampu mengunci profit yg sudah di peroleh tanpa terbatas oleh level Target Profit tertentu.
Andaikan kondisi pasar bergerak dengan tren yg cukup kuat. ada baiknya Kamu tak memberikan batas level Target Profit. berhubung umumnya pasar akan condong menembus level Support ataupun Resistance kunci. Serta andai Kamu berhenti untuk take profit pada level kunci yang telah di sebutkan. tentu Kamu akan kehilangan kesempatan untuk profit yg lebih besar. Berikut semisal penerapan teknik Trailing Stop pada AUD/USD di chart Daily yg tengah trending up:

Pada semisal diatas. indikator pendukung ialah exponential moving average (EMA) 8 serta EMA-21 Daily.
Kamu bisa entry dengan sinyal Pin Bar yg mengalami rejection. ataupun dengan sinyal Inside Bar yg berlangsung sesudahnya. Trailing Stop mampu ditentukan pada level antara band EMA-8 Daily serta EMA-21 daily. Andai tren pasar semakin kuat. maka jarak antara garis EMA-8 Daily serta EMA-21 Daily akan semakin lebar. serta level Trailing Stop kita tentu pula akan semakin besar. sebanding dengan level target profit yg akan kita kunci (locking profit).

Menentukan Target Profit Pada Kondisi Pasar Sideways (Ranging)
Menentukan level Target Profit pada kondisi pasar Sideways (Ranging) relatif lebih gampang. lebih-lebih andai kita sudah mengetahui batas-batas kisarannya (range). Andaikan tak ada sinyal yg mengisyaratkan harga akan break pada level Support ataupun Resistance-nya. maka tips yg paling aman ialah menentukan level Target beberapa pip diatas level Support ataupun beberapa pip di bawah level Resistance-nya. Berikut semisal pada GBP/USD pada chart Daily:

Dalam semisal diatas. level Entry mampu diletakkan pada 50% dari level Pin Bar yg mengalami rejection oleh resistance. serta level Target Profit ditentukan beberapa pip diatas level support.
Andai lantas diluar dugaan tampak sinyal yg mengisyaratkan batas-batas range akan break (dalam hal ini andai level support akan break). maka kita mampu membuka posisi baru dengan level Stop Loss serta Target Profit yg berbeda.
Sebelum berlanjut ke metode selanjutnya. Kamu bisa menonton analisis terkait menentukan target profit di pasar trending serta ranging dalam video yang akan di sajikan kali ini.


Penggunaan Risk/Reward Ratio
Dalam kasus pada dua semisal diatas. kita tak perlu menentukan Risk/Reward Ratio.
Pada semisal penggunaan Trailing Stop. Risk/Reward Ratio akan memberikan batas level Target Profit sampai-sampai tak maksimum. di samping profit yg sudah kita peroleh tak terkunci. Tapi. butuh di ketahui bahwasanya penggunaan teknik Trailing Stop pada beberapa platform trading mengharuskan komputer Kamu selalu on. Oleh karenanya. Kamu pula mampu memakai Trailing Stop manual dengan setiap kali menggeser level Stop Loss sesuai dengan kemauan.
Sedangkan dalam hal kondisi pasar benar benar sideways. batas-batas range telah terperinci. menjadikan akan cukup riskan bila take profit di luar range yang telah di sebutkan.
Kamu bisa pula memakai Risk/Reward Ratio untuk menentukan level Target Profit. akan tetapi kita tak mampu tahu dengan pasti apa yg akan berlangsung pada pergerakan pasar selanjutnya. Pada biasanya andai kita tahu pasar tengah Trending dengan kuat ataupun tengah bergerak Sideways. tips menentukan level target profit semacam pada semisal diatas akan lebih efektif.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di