CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Belajar Membuat Rencana Trading
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef972097e3a727276386b01/belajar-membuat-rencana-trading

Belajar Membuat Rencana Trading

Belajar Membuat Rencana Trading

Sebelum membahas Belajar Membuat Rencana Trading saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Tidak sedikit trader yg tak teratur dalam membuat rencana trading. ataupun tidak lebih mengetahui poin-poin apa saja yg semestinya di perhatikan dalam membuat sebuah rencana trading. Dalam tulisan atau artikel ini akan diulas bagaimana membuat sebuah rencana trading yg praktis. realistis. serta efektif.Sebuah rencana trading ialah template ataupun sebuah pola tertentu untuk menentukan urutan langkah-langkah dalam trading. Singkatnya. rencana trading ialah sebuah daftar urutan ataupun check list perihal apa saja yg mesti di lakukan sebelum kita masuk pasar. Selain itu. rencana trading pula mencakup rencana jangka pendek serta jangka yang lama. dan bagaimana tips realisasinya. Sebuah rencana trading tak perlu berisi kalimat-kalimat panjang serta mendetail. melainkan singkat. terang. tegas. dan mencakup seluruh aspek dalam metode serta taktik atau strategi trading kita.




Kenapa Perlu Membuat Rencana Trading?

Menanggulangi Risiko Emosi.

Alasan utama kenapa kita perlu memiliki rencana trading ialah untuk mencegah keterkaitan emosi dalam trading. Semacam sudah kita ketahui. tips trading forex dengan melibatkan emosi mampu berakibat fatal. baik rasa ingin balas dendam disaat tengah loss ataupun perasaan euforia disaat profit. Hal semacam itu tak akan berlangsung andai kita disiplin ikuti langkah-langkah dalam rencana trading. Kita biarkan pasar merespon posisi trading kita. tanpa perlu risau apa yg bakal berlangsung. Kita tak perlu membuka posisi-posisi baru andai ‘check list’ dalam rencana trading kita tak mengharuskan demikian.

Menaikan Kualitas Trading.

Kualitas trading ialah akurasi posisi trading kita yg bakal di respon pasar. Hal ini Amat erat hubungannya dengan metode trading yg kita genakan. Andai kebetulan menerapkan metode Price Action. maka kita cuma akan masuk pasar andai setup Price Action pada Daily Chart ataupun 4-Hour Chart sudah sesuai dengan kondisi pasar (trending ataupun ranging/sideways). menjadikan sinyal trading yg diperoleh cukup akurat. Seluruh ini tercantum dalam rencana trading yg perlu dijalankan dengan disiplin.
Tentunya. kualitas trading yg memadai mampu kita peroleh dari pengalaman trading baik dengan account demo ataupun live yg lantas kita rumuskan dengan singkat. padat serta tegas dalam rencana trading kita.

Apa Saja Yg Perlu Ada Dalam Rencana Trading?
Berikut beberapa poin yg semestinya tercantum dalam sebuah rencana trading. Barangkali Kamu bisa menambahkan poin-poin tambahan yg pendapat dari Kamu penting. akan tetapi ada baiknya tak tumpang tindih menjadikan membuat Kamu tidak lebih tegas dalam mengikutinya.

Tujuan trading Kamu dalam jangka pendek serta jangka yang lama.
Tips Kamu menganalisa kondisi pasar serta penerapan metode trading Kamu pada kondisi pasar tertentu.
Taktik atau strategi trading yg akan Kamu terapkan untuk kondisi pasar tertentu. umpamanya andai pasar tengah trending dengan kuat Kamu akan menerapkan teknik averaging ataupun pyramiding dengan mempergunakan serta memanfaatkan fasilitas trailing stop pada platform trading Kamu.
Money management yg Kamu terapkan. Di sini yg terpenting ialah perbandingan resiko serta profit Kamu (risk/reward ratio) dan besarnya volume ataupun ukuran lot setiap posisi yg Kamu buka. Hal ini Amat relatif bergantung dari balance dalam account Kamu. Umpamanya resiko per trade antara 3% hingga 5% dari balance. serta risk/reward ratio = 1 : 2.
Periksa ulang sebelum Kamu masuk pasar (double check). Hal ini butuh di lakukan untuk menghindari kesalahan berhubung kecerobohan yg tak perlu berlangsung.


Semisal Sebuah Rencana Trading
1. Tujuan trading.Jangka pendek: menghasilkan profit yg konsisten setiap bulan. berlatih disiplin dalam ikuti rencana trading yg sudah saya buat. tak akan mengintervensi pasar sesudah buka posisi serta membiarkan pasar merespon posisi saya apa saja yg berlangsung.
Jangka yang lama: membuat balance dalam account trading saya pada akhir tahun sekarang menjadi (umpamanya) USD 250.000. berhubung tatkala itu saya tentu sudah mahir menerapkan metode serta taktik atau strategi trading saya dengan disiplin.
2. Metode trading.Disini dicontohkan seorang trader yg memakai metode price action.
Pertama. menganalisa kondisi pasar pada chart daily. saya akan mengamati tren apa yg tengah berlangsung. Apakah terbentuk level-level yg lebih tinggi dari level puncak serta level lembahnya (higher high serta higher low) untuk kondisi uptrend. ataupun sebaliknya untuk downtrend.
Andai memanglah pasar trending. saya akan memakai indikator Exponential Moving Average (EMA) 8 serta EMA 21 untuk menentukan momentum buka posisi. Andai kondisi pasar konsolidasi ataupun ranging (sideways). saya akan mengamati level support serta resistance-nya selaku batasan. dan memakai indikator EMA yg percis untuk menentukan momentum buka posisi. Saya akan menarik garis horisontal untuk level-level support serta resistance yg dipakai selaku faktor pendukung andai terbentuk setup price action.



Lantas. saya akan mengamati apakah terbentuk setup price action pada formasi candlestick-nya. Andai terbentuk (misal dalam semisal berikut : pasar downtrend serta pin bar terbentuk pada level resistance selaku faktor pendukungnya). serta dikuatkan oleh faktor pendukung. maka selanjutnya saya memakai indikator EMA 8 serta EMA 21 serta menunggu momentum yg tepat untuk buka posisi sell.



3. Taktik atau strategi trading.Andai kelak sesudah saya membuka posisi sell serta diluar dugaan tren pasar masih kuat (umpamanya dengan terbentuk lagi setup price action). maka saya akan buka posisi sell lagi sembari mengalihkan level stop loss posisi sebelumnya ke level yg mendekati harga pasar tatkala itu (trailing stop) guna memaksimalkan profit (tips ini dinamakan teknik pyramiding).
4. Money management.Sesuai dengan balance pada account sekarang ini. saya tentukan besarnya resiko per trade ialah (umpamanya) 3%.
Dari kondisi pasar saat ini yg tengah konsolidasi (umpamanya). andai saya buka posisi sell pada level yang telah di sebutkan. maka level stop loss yg masuk akal ialah di sekeliling level resistance sebelumnya. yakni (umpamanya) 70 pip. Sedangkan level target profit di sekeliling level support saat ini. (umpamanya) 150 pip. menjadikan risk/reward ratio saya sekitar 1:2.
Lantas saya tentukan besarnya lot (volume) untuk membuka posisi ini. yakni membagi besarnya resiko (3% dari balance) dengan 70 (resiko dalam pip). Berhubung saya trading dengan mini lot. maka volume saya untuk posisi ini (umpamanya) = 0.2 lot. dimana untuk pasangan mata uang yg akan saya tradingkan (misal EUR/USD) nilai per pip-nya ialah USD 2.00.



5. Saya akan memeriksa sekali lagi sebelum membuka posisi. apakah syarat serta perhitungannya telah benar sesuai dengan rencana trading saya.

Kesimpulan
Rencana trading ialah tuntunan kita dalam trading. Berhubung trading forex ialah sebuah usaha. serta tujuan usaha ialah menghasilkan keuntungan semaksimal barangkali. maka Amat diharapkan sebuah rencana yg matang selaku pedoman yg perlu dijalankan dengan benar serta disiplin. Semacam pula dalam usaha. rencana trading yg benar di buat didasari pengalaman kita dalam trading. taktik atau strategi serta gagasan yg sudah teruji. serta dirangkum dalam sebuah daftar ataupun check list yang gampang dimengerti serta dilaksanakan.

Andai Kamu mempunyai pertanyaan lain seputar rencana trading. selain dari kolom komentar. Kamu pula mampu langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab khusus system trading ini.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di