CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
3 Teknik Kurangi Risiko Trading Dengan Money Management
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef97107f4d69509c4393fa3/3-teknik-kurangi-risiko-trading-dengan-money-management

3 Teknik Kurangi Risiko Trading Dengan Money Management

3 Teknik Kurangi Risiko Trading Dengan Money Management

Sebelum membahas 3 Teknik Kurangi Risiko Trading Dengan Money Management saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Hadapkan dua trader pemula dengan posisi trading saling berlawanan lantas lengkapi mereka-mereka dengan sinyal trading berprobabilitas tinggi. Mungkin besar keduanya akan mengalami kerugian. Selanjutnya. tandingkan dua trader profesional dengan posisi trading berlawanan juga. hasilnya keduanya berpeluang tinggi menghasilkan profit walaupun mengambil arah posisi berbeda. Bagaimana mampu. apa yg membedakan kesempatan trading trader pemula dengan trader profesional?
Pendapat dari Boris Schlossberg. jawaban nya ialah money management (MM). Dia menyatakan bahwasanya berkarir dalam forex butuh manajemen risiko trading supaya satu keputusan trading tak meluluhlantakkan semua keuntungan yg sudah di peroleh sebelumnya. Hayalkan bila Kamu sudah sukses mengumpulkan sekian poin profit dalam satu tahun. namun berhubung keserakahan ataupun kecerobohan akhir-nya tumpukan profit yang telah di sebutkan lenyap cuma berhubung satu posisi rugi besar.
Runyamnya lagi. pendapat dari pentolan BK management yang telah di sebutkan. sebetulnya kebanykan trader amatir telah mengetahui ataupun setidaknya pernah mendengar perihal MM. cuma saja acap kali dikesampingkan. Alasannya simpel; money management butuh kedisiplinan tinggi. layak nya diet ketat serta olahraga rutin. Money management menuntut trader untuk selalu ikuti aturan semacam seberapa besar lot optimal atau dalam kata lain maksimal serta seberapa besar tanggungan kerugian selaku resiko trading setiap kali membuka posisi.

Bagaimana Tips Disiplin Money Management?
Money management mempunyai manfaat utama untuk menghindarkan Kamu dari satu posisi dengan kerugian terlalu besar. Andaikan saja semacam fungsi rem pada kendaraan bermotor.
Langkah pertama untuk disiplin money management ialah melalui teknik meletakkan Stop Loss. Day-trader serta trend-follower Larry Hite dalam buku Market Wizards (1989) mengatakan. jangan pernah pasang posisi dengan risiko lebih dari 1% total ekuitas. Dengan cuma mempertaruhkan 1%. saya tenang-tenang saja dalam mengambil setiap posisi. Risiko trading cuma sebesar 1% per posisi memungkinkan trader untuk salah posisi 20 kali secara beruntun. namun masih menyisakan ekuitas 80% dalam akunnya.
Selanjutnya. genakan rasio risk:reward 2R untuk mengurangi risiko trading per pembukaan posisi. Tujuannya. walaupun Win Rate di bawah 60%. trader masih mampu mengantongi keuntungan.
Semisal kasusemoticon-Big Grinengan 2R. katakanlah setiap posisi cuma mempunyai kesempatan 40% untuk profit. Misal trader memasang posisi secara konsisten selama 10 kali trading dengan SL 20 poin serta TP 40 poin (2R. Reward ataupun TP 2x lebih besar dari resiko/SL). Perhitungannya:Total TP = 0.4*400 = 160Total SL = 0.6*200 = 120Profit: Total TP - Total SL = 40 poinAnggap saja spread tiap posisi ialah 0.5. maka dari 10x trading keuntungan total Kamu ialah 35 pip (salah satunya biaya spread).
Rasio 2R bukanlah acuan final. rasio yang telah di sebutkan masih mampu diubah-ubah bergantung dari frekuensi pembukaan posisi serta win rate dari sistim trading. Intinya usahakan supaya keuntungan selalu lebih besar dari potensi risiko trading (kerugian).
3 Jenis Teknik Peletakan Stop Loss Didasari Money Management
Sesudah mengetahui seberapa pentingnya money management dalam melanggengkan karir trading. selanjutnya Kamu bisa belajar mengenai 3 jenis teknik meletakkan SL untuk mengurangi risiko trading.
1. Equity Stop: Dengan teknik ini Kamu cuma butuh memperhitungkan seberapa tidak sedikit ekuitas (deposit akun) akan diperhitungkan selaku batas resiko trading setiap membuka posisi. Biasanya trader akan memberikan batas resiko trading 1%-3% dari total ekuitas. Umpamanya andai trader mempunyai ekuitas USD 1.000 maka stop loss akan diletakkan sebanyk 10-30 pip pada akun mini-lot (di mana 1 pip-nya berharga USD 1).
2. Chart Stop: Teknik chart stop memperhitungkan peletakan stop pendapat dari sinyal dari indikator teknikal. Umpamanya pada gambar berikut:
Pada gambar diatas stop loss diletakkan di bawah harga Low candlestick pola morning star untuk antisipasi sinyal buy. Teknik chart stop pula bisa dikombinasikan dengan equity stop. Umpamanya equity stop Kamu berharga USD 30 serta chart stop kamu sebesar 20 pip. ganti lot menjadi 1.5 lot pada akun mini-lot menjadikan 1 pipnya berharga 1.5 pip.
3. Margin stop: Teknik margin stop cuma direkomendasikan bagi trader dengan pengalaman trading tinggi serta modal gede. Dasarnya memang. trader akan memecah modal sampai-sampai 1/10 dari jumlah awal. lantas pecahan yang telah di sebutkan akan ditradingkan ke broker dengan margin stop selaku stop loss. Umpamanya modal awal ialah USD 10.000. maka trader akan mentradingkan 10% ataupun USD 1.000 ke broker. sedangkan sisanya disimpan di bank.
Biasanya broker bisa atau mampu memberi-kan leverage hingga 1:100. maka Kamu bisa mentradingkan USD 1.000 tadi dengan ketahanan modal sampai-sampai 100 pip andai memberikan batas lot cuma 0.5/posisi. Andai Kamu memakai lot penuh maka 1 poin pergerakan melawan posisi akan langsung menimbulkan margin stop/margin call (berhubung broker butuh min. USD 1.000 selaku margin). sedangkan andai lot sebesar 0.5 broker cuma akan butuh margin sebesar USD 500. menjadikan sisanya ataupun USD 500 mewakili batas margin stop sebesar 100 pip (di mana setiap pip berharga USD 5 dengan lot 0.5)
Oleh berhubung itulah. teknik margin stop cuma disarankan untuk trader bermodal besar. Kelebihannya. dengan teknik margin stop trader tak butuh lagi memasang SL manual. Dengan semisal diatas. trader bisa melakukan swing trading tanpa SL manual dengan batas floating minus hingga 100 pip.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di