CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Geleng-geleng Kepala! 397 Komisaris BUMN Rangkap Jabatan, Anak Buah Menteri: Wajar...
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef96e1f7e3a7201921a6e70/geleng-geleng-kepala-397-komisaris-bumn-rangkap-jabatan-anak-buah-menteri-wajar

Geleng-geleng Kepala! 397 Komisaris BUMN Rangkap Jabatan, Anak Buah Menteri: Wajar...

Geleng-geleng Kepala! 397 Komisaris BUMN Rangkap Jabatan, Anak Buah Menteri: Wajar...

INDUSTRY.CO.ID - Jakarta, Anggota Ombudsman Alamsya Syaragi mengungkap ada sekitar 397 komisaris BUMN dan 167 di anak perusahaan rangkap jabatan dan menerima penghasilan ganda.

“Kira-kira 397 di perusahaan (BUMN) dan 167 di anak perusahaan BUMN, komisaris yang terindikasi rangkap jabatan. Lebih dari separuh jumlah komisaris itu memegang jabatan di kementerian," kata Alamsyah Minggu kemarin (28/6).

Ia juga menyebut 254 orang merangkap jabatan komisaris BUMN yang juga pejabat kementerian seperti direktur jenderal samoai deputi.

"Yang terbanyak 55 orang di Kementerian BUMN ada 55 orang, Kementerian Keuangan 42 orang, dan Kementerian PUPR 17 orang. Total komisaris yang berasal dari kementrian sebanyak 58% dari 397 komisaris," ungkapnya.

Rangkap jabatan komisaris BUMN juga terjadi di instansi nonkementerian, dan terbanyak yakni TNI 27 orang, Polri 13 orang, dan Kejaksaan Agung.

"Sedangkan di luar itu, terdapat rangkap jabatan di enam perguruan tinggi. Yang terbanyak ada di Universitas Indonesia 9 orang, UGM 5 orang, dan Unhas 2 orang," ubgkap Alamsyah lagi.

Menurut Alamsyah, selain data rangkap jabatan ini disinyalir dapat memunculkan konflik kepentingan.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengemukakan bahwa rangkap jabatan di BUMN tidak hanya terjadi di era Menteri Erick Thohir.

“Isu mengenai rangkap jabatan ini kan merupakan isu pengulangan, artinya 5 tahun lalu pun pernah disampaikan juga oleh Ombudsman. Jadi bukan isu baru,” katanya Senin dilansir Kompas.com (29/6).

Atas dasar itu, dia menilai wajar jika ada utusan pemerintah yang ditempatkan di perusahaan tersebut.

“Maka wajar diambilnya dari kementerian-kementerian teknis yang memang paham masalah teknis di perusahaan tersebut,” katanya.

Arya beralasan jabatan komisaris di BUMN bukanlah merupakan jabatan struktural. Sehingga, orang yang di tempatkan di posisi tersebut tak perlu datang ke kantor setiap hari.

"Yang namanya komisaris tersebut bukan jabatan struktural atau fungsional dan dia bukan day to day bekerja di situ, dia kan fungsinya pengawasan,” ucap dia.

https://m.industry.co.id/read/69346/...-menteri-wajar

[img]www.industry.co.id[/img]
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Wajar. Lha wong Kementrian BUMN punya stafsus seperti Arya Sinulingga
Btw kasus pergundikan, harley davidson , sepeda brompton kemana ya?
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan Abc..Z memberi reputasi
Lihat 1 balasan
banyak polemik... gue kapan bisa makan kenyangnya emoticon-Big Grin
stafsus bumn ini pola pikirnya gw perhatiin maunya shortcut aja, dikemplang sm statement adian kemaren langsung ky kena jab
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Iya ya kok ga ada beritanya lagi
d kementrian BUMN yg bicara kok si arya mulu yah padahal dya cma staf ahli bkn pejabat struktural d kementrian

emg gk ada biro humas nya d kemen BUMN

belajar berorganisasi yg bnran dikit lah
Wajar menempatkan utusan pemerintahan di BUMN katanya emoticon-Ngakak

profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
makin maju aja perlendiran
Itulah yg disebut parasit dan lintah.
Makanya BUMN kagak ada yg beres
BUMN bagusan jamannya DI yah
makin kacau aja nih bumn, bukannya diisi org² kompeten malah rangkap jabatan
lebih parah dari orba
ahahaha.. hihohihi

ngumpulin garong

semua sistem yg dibangun dahlan iskan di BUMN di hancurkan perlahan selama 5 tahun rini soemarnno jadi menteri, ditambah ini sekarang erik juga sama aja menyuburkan kolusi nepotisme malah makin subur emoticon-Blue Guy Bata (S)
Diubah oleh laziale.id
bumn tekor
suru nombok pake APBN
yg dwitnya dari pajak rakyat swasta
emoticon-Ngakak

Tinggal suru bujer Ebong
cebokin beritanya
emoticon-Ngakak
Kalian ini cuman bisa fitnah, di bawah kepemimpinan bapak presiden jokowi tidak ada yg namanya bagi2 jabatan, apalagi rangkap jabatan...emoticon-Cool
BUMN belakangan ini sangat diotak-atik oleh pemerintah, perombakan besar-besaran cukup sering terjadi belakangan.
Bakal tiba-tiba berhemat.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di