CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Menghitung Transaksi Berdasarkan Money Management
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef96b21c0cad72b6e4669e3/menghitung-transaksi-berdasarkan-money-management

Menghitung Transaksi Berdasarkan Money Management

Menghitung Transaksi Berdasarkan Money Management

Sebelum membahas Menghitung Transaksi Berdasarkan Money Management saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Andai kita memberi-kan modal kepada 2 orang awam yg tak tahu tips menghitung Money Management forex. lantas menyuruh mereka-mereka untuk menaruh posisi Buy serta Sell yg berlawanan pada platform. maka besar kemungkinan besar yg berlangsung ialah dua-duanya mengalami kerugian sampai-sampai modal yang telah di sebutkan habis tak bersisa. Berbeda kasusnya andai kita memberi-kan modal yang telah di sebutkan kepada 2 trader berpengalaman. Walaupun berlangsung kerugian. modal yang telah di sebutkan tak akan habis sampai-sampai tak bersisa.
Hal ini terasa aneh andai kita belum mengetahui tips menghitung Money Management forex. Kasus pertama. andai 2 orang menaruh posisi berlawanan. semestinya satu dari sekian banyaknya dari mereka-mereka mampu untung. bukan? Sedangkan pada kasus kedua. kedua-keduanya masih mampu 'selamat' dari pertarungan (modal masih tersisa) walaupun membuka posisi yg berbeda.
Mengapa mampu begitu? Tulisan atau artikel ini akan meneerangkan secara gamblang bagaimana tips menghitung Money Management forex. menjadikan Kamu bisa menaruh posisi tanpa perlu kehilangan semua modal yg di miliki.


Alasan Kenapa Menghitung Money Management Forex Itu Penting
Ibaratkan kita berjalan ke sebuah tempat baru. mengatur taktik atau strategi supaya mampu hingga ke tujuan ialah hal yg Amat penting. Kita menyiapkan peta. akomodasi yg digunakan. jumlah bekal dan rencana-rencana darurat. Andai kita cuma melangkah ikuti insting. maka besar kemungkinan besarnya akan nyasar atau bisa dikatakan tersesat. Dalam melakukan aktivitas trading. Money Management forex ialah persiapan yang telah di sebutkan.
Trader yg belum mampu mengendalikan emosi trading serta tak berdisiplin dengan Money Management. cenderung mengalami kerugian di luar batas kemampuan serta terasa kapok untuk kembali ke dunia trading forex. Akibatnya. bukan keuntungan yg di dapat. bahkan pengalaman tak menyenangkan. Oleh karenanya. satu dari sekian banyaknya komponen penting dalam menyusun Money Management ialah menentukan batas kerugian.
Walaupun terasa tak menyenangkan. keberanian dalam menentukan kerugian ialah kunci berhasil dari trading forex. Kebanykan trader terasa tak butuh menentukan seberapa besar kerugian yg mereka-mereka risikokan. akibatnya bahkan semua modalnya lah yg menjadi risiko. Sebaliknya. andai kita sudah menentukan seberapa besar kerugian yg siap ditanggung. maka kita akan tahu kapan saatnya untuk rehat sejenak serta tak memaksakan diri untuk membuka posisi.

(Baca Pula: Trading Forex Itu Susah. Apa Saja Penyebabnya?)

Berapa Besar Transaksi Yg Mampu Dibuka?
Tidak sedikit faktor yg perlu di perhatikan ketika kita mengkaji Money Management forex. namun setidaknya ada 3 hal yg butuh kita pahami sebelum mulai membuka platform trading serta klik sana-sini untuk memasang posisi di pasar. Transaksi trading biasa dihitung dalam satuan lot. serta trader mampu membuka transaksi dalam ukuran standard lot. mikro lot. maupun mini lot. Sesudah mengetahui jenis-jenis lot yg ada. maka Kamu bisa mengkaji hal-hal berikut:

1. Win Rate Ratio
Ketimbang membuang modal dengan sia-sia. manfaatkanlah akun demo untuk mengetahui persentase profit (Win Rate Ratio). Dari sini. Kamu bisa mengukur kemampuan sebelum benar benar terjun ke akun Riil. Kemudian. apa sih persentase profit itu?

(Baca Pula: Angka Persentase Profit Yg Tidak jelek alias bagus)
Persentase profit ialah jumlah trade yg profit dibagi jumlah keseluruhan trade yg sudah di lakukan.

Umpamanya: seorang trader memperoleh profit 4x dari 5 trade yg sudah di lakukan. maka persentase profitnya ialah 80%. Namun. butuh di ingat bahwasanya Win Rate yg besar tak selalu mempunyai arti membawa keuntungan besar.Yg lebih penting ialah: jumlah keuntungan murni yg di lihat dari jumlah pips. bukan Win Rate.


2. Risk/Reward Ratio
Dalam menentukan Risk/Reward Ratio. yg butuh ditentukan lebih lagi dahulu ialah risikonya. baru lantas Reward yg dihitung selaku kelipatan dari risiko. Pada biasanya. rasio yg dipakai untuk memperoleh profit konsisten ialah 1:2 (1 kerugian berbanding dengan 2 keuntungan). Andai Kamu memakai rasio yang telah di sebutkan serta menetapkan kerugian per trade sebesar 100 USD. maka berikut penerapannya:

Risk/Reward Ratio = 1:2
Kerugian per trade = 100 USD
Win Rate Ratio: Loss 65%. profit 35%
Total Risk = 65 X 100 USD = 6500 USD.
Total Reward = 35 X 200 USD = 7.000 USD
Hasil final yg di dapat = 7.000 USD - 6.500 USD = 500 USD.

Dari semisal diatas. terlihat bahwasanya walaupun Win Rate Ratio cuma sekitar 35%. Kamu masih mampu memperoleh keuntungan andai selalu menaati peraturan Risk/Reward Ratio yg ditetapkan.
Penerapan Risk/Reward Ratio umumnya bisa di lakukan dengan mempergunakan serta memanfaatkan fitur Stop Loss serta Take Profit. Stop Loss pun ada yg Manual. Otomatis. ataupun Trailing Stop. Pada biasanya. kesalahan yg Suka berlangsung pada trader pemula ialah menempatkan Stop Loss terlalu ketat berhubung perasaan takut merugi. ataupun bahkan terlalu lebar dengan harapan mampu mengakomodasi volatilitas harga. Hal ini mampu berlangsung. namun semuanya kembali ke besar modal yg siap dirisikokan.

3. Batas Toleransi Resiko
Langkah yang terakhir sesudah berupaya trading dengan menerapkan 2 poin diatas ialah menghitung transaksi yg mampu dibuka didasari batasan kita sendiri. Dengan mengetahui berapa jumlah transaksi yg dibuka. kita bisa terhindar dari risiko mengalami Margin Call. Setiap broker mempunyai level Margin Call yg berbeda-beda. Jadi. pastikan untuk mengecek level MC yg disediakan oleh broker Kamu.
Dalam dunia trading forex. Suka dikenal sebutan trader Proaktif serta Konvensional. Trader Proaktif ialah mereka-mereka yg menetapkan batas toleransi risiko cukup tinggi. sekitar 5% ataupun malah lebih. Pada biasanya. mereka-mereka berpegang teguh pada prinsip High risk. High return. Sebaliknya. trader konvensional lebih suka mematok batas toleransi risiko yg lebih rendah. Dalam hal ini. Kamu bisa memilih mana yg lebih cocok dengan gaya trading masing masing. Tapi. butuh di ingat bahwasanya trading dengan gaya Proaktif cenderung butuh modal lebih tinggi berhubung risiko kerugiannya.
Selaku gambaran. telaah ilustrasi berikut:

Modal: 7.500 USD
Batas toleransi risiko: 1%
Jumlah optimal atau dalam kata lain maksimal yg mampu dirisikokan: 7.500 USD x 1% = 75 USD

Saat ini. Kamu telah mengetahui jumlah optimal atau dalam kata lain maksimal risiko per trade yg bisa ditanggung ialah sebesar 75 USD. Sesudah itu. telaah ilustrasi berikut:

Pair EUR/USD tengah mempunyai keseringan Downtrend. Sesudah menganalisa pergerakan harga. Kamu memutuskan untuk open SELL berhubung terdapat sinyal andai harga akan meneruskan tren Bearish-nya. Kamu masuk pada level 1.12974. serta menempatkan Stop Loss didasari sinyal candle pada level 1.14400. Jadi. terdapat 142.6 pips jarak antara posisi entry dengan Stop Loss.
Andai Kamu memakai standard lot yg nilai per pips-nya ialah sebesar 10 USD per pips. terperinci jarak Stop Loss yang telah di sebutkan tak sesuai dengan peraturan 1% diatas. yg cuma memberikan batas risiko optimal atau dalam kata lain maksimal hingga di 75 USD. Berhubung itu. Kamu ada baiknya memakai micro lot yg bisa memungkinkan open posisi dengan volume sebesar 0.05 lot saja. Berhubung nilai per pips dari lot yang telah di sebutkan ialah 0.5. maka dengan jarak 142.6 pips. nilai kerugian optimal atau dalam kata lain maksimal Kamu cuma sebatas
142.6 x 0.5 = 71.3 USD
Telah sesuai 'kan dengan peraturan kerugian optimal atau dalam kata lain maksimal 75 USD per trade?

Supaya mampu lebih gampang memahami penjelasan diatas. Kamu bisa mempergunakan serta memanfaatkan infografi menarik di bawah ini:

Untuk mendapatkan gambaran berapa lot yg bisa Kamu ambil supaya risikonya tak melebihi batas optimal atau dalam kata lain maksimal 1 %. sebetulnya Kamu tak butuh rrepot-repot melakukan perhitungan diatas untuk setiap open posisi. Supaya penyusunan Money Management forex Kamu lebih praktis. Seputarforex sudah menyediakan Kalkulator Money Management yg bisa Kamu genakan dengan gampang.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di