CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Resiko Itu Pasti Ada. Tinggal Bagaimana Kita Mengelolanya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef969abaf7e9302ba2a5d52/resiko-itu-pasti-ada-tinggal-bagaimana-kita-mengelolanya

Resiko Itu Pasti Ada. Tinggal Bagaimana Kita Mengelolanya

Resiko Itu Pasti Ada. Tinggal Bagaimana Kita Mengelolanya


Sebelum membahas Resiko Itu Pasti Ada. Tinggal Bagaimana Kita Mengelolanya saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Seluruh aktifitas yg kita lakukan pasti mempunyai resiko. baik besar ataupun kecil pasti akan ada resikonya. Dalam aktifitas keseharian pun. resiko ialah sahabat sejati yg selalu setia menemani ke mana pun kita melangkah. Dia tak mau menghindar ataupun malah dihindari. Berhubung sekuat apa saja kita menghindar. maka sekuat itu juga resiko itu mendekat.
Begitupun dalam aktifitas bisnis. yg namanya resiko itu pasti selalu ada serta tak akan pernah mampu dihilangkan. Tak peduli besar ataupun kecil jenis usahanya serta tak peduli jenis bisnis apa yg tengah dijalankannya. Andai kita menyadari bahwasanya resiko ialah sahabat sejati setiap langkah kita. sahabat terdekat dengan setiap aktifitas usaha kita. maka sangatlah tak bijak semisalnya kita tidak lagi mengingat. menghindari maupun menjauhi resiko yang telah di sebutkan.
Resiko itu bukan untuk dihindari. tapi perlu dihadapi serta dikelola. Berhubung andaikan kita bisa atau mampu menghadapi serta mengelolanya dengan benar. maka kita mampu mengelola potensi-potensi kerugian yg ada. Ada seorang trader pernah mengatakan semacam ini:

Jangan tanyakan kepada diri Kamu berapa % Kamu siap mendapatkan keuntungan. akan tetapi tanyakanlah berapa % Kamu siap menanggung kerugian.

Penyataan diatas menjadi Amat penting berhubung berhubungan erat dengan mental (emosi) kita tatkala melakukan trading. Kita pula akan mengetahui bagaimana perlu mengelola resiko yg telah terukur itu menjadi sebuah keuntungan.Barangkali telah terlalu tidak sedikit bukti dari pengalaman para trader yg membiarkan kerugian itu terus berjalan berhubung tak mau rugi serta berharap harga akan balik kembali. Pada akhir-nya. ia bahkan menderita kerugian yg cukup tidak sedikit berhubung harapan itu cuma didasarkan pada ekspektasi kosong tanpa basis analisa yg terperinci.
Kenalilah resiko itu. bersahabatlah dengan resiko itu. serta kelolalah resiko itu. Maka kita akan mampu mengembangkan perdagangan sesuai dengan apa yg di harapkan. Jadi. tanyakanlah kepada diri sendiri sebelum melakukan trading forex. berapa % mental Kamu bisa atau mampu ataupun sanggup menanggung kerugian. Lantas cobalah untuk mengelola potensi kerugian yang telah di sebutkan supaya menjadi keuntungan.

Semisal Pengolalaan Resiko Trading
Kamu punya modal trading $1000 serta secara emosional bisa atau mampu menanggung kerugian optimal atau dalam kata lain maksimal sebesar $100 per posisi (1% dari modal). Menyesuaikan kerugian optimal atau dalam kata lain maksimal dengan jumlah yg bisa atau mampu Kamu tanggung secara emosional pengertiannya menakar seberapa besar loss yg pendapat dari pandang-an pribadi Kamu masih wajar. maka jika benar berlangsung. Kamu tak menjadi stres serta mencoba mengembalikan kerugian yang telah di sebutkan bagaimanapun dengan cara. Katakanlah Kamu telah terasa Amat kehilangan andaikan kerugian telah melebihi $100 di satu posisi. maka batasi kerugian optimal atau dalam kata lain maksimal per trade di angka $100.
Sesudah mengetahui berapa jumlah kerugian optimal atau dalam kata lain maksimal sesuai batas toleransi risiko Kamu. maka selanjutnya atur manajemen resiko yg mengakomodasi standar yang telah di sebutkan. Untuk mengupayakannya. ada beragam tatacara yg mampu Kamu pilih. Satu diantaranya ialah dengan mempergunakan serta memanfaatkan fitur Stop Loss yg mampu menutup posisi rugi secara otomatis pada level tertentu.
Disini. Kamu bisa menentukan sendiri di level mana Stop Loss akan terpicu. Andaikan Kamu menentukan besar kerugian per posisi tidak mampu lebih dari $100. maka cukup hitung nilai per pips dari setup posisi Kamu. lantas genakan patokannya untuk menempatkan Stop Loss.

Misalnya: Kamu open posisi buy EUR/USD pada harga 1.2000 dengan lot 0.1 (10.000 unit). Volume trading 0.1 lot sendiri mempunyai acuan nilai $1 per pips untuk posisi trading EUR/USD. Oleh karenanya. Kamu cukup mengkonversinya menjadi pips dengan perhitungan: $1 x $100 = 100 pips.
Sesudah memeroleh hasil yang telah di sebutkan. maka Stop Loss ideal yg sesuai batas toleransi risiko Kamu ialah: 1.2000 - 0.0100 = 1.1900.

Butuh di ketahui. penggunaan Stop Loss umumnya pula diiringi dengan Take Profit yg berfungsi untuk mengunci keuntungan dengan tatacara menutup posisi secara otomatis disaat tengah profit. Berhubung besar resiko umumnya sebanding dengan kesempatan keuntungan. maka sesuaikanlah penggunaan Take Profit yg ideal dengan Stop Loss Kamu.
Jangan terlalu jauh menautkan Take Profit di jarak 1000 pips dari Entry andaikan Stop Loss Kamu cuma 100 pips. Umumnya. jarak Take Profit 3x dari Stop Loss telah menjadi ukuran optimal atau dalam kata lain maksimal bagi trader. Lebih dari itu. maka posisi Kamu rawan di kenai Stop Loss sebelum Take Profit tersentuh. Bagaimanapun pula. pasar tak selalu bergerak trending secara terus-menerus. Semacam yg di katakan oleh Paul Tudor Jones:

Market cuma bergerak dalam tren sekitar 15 % (dari total fluktuasinya); selebihnya. pasar cuma bergerak sideways.


Sesudah membaca analisis diatas secara menyeluruh. berikut ialah infografi mengenai resiko trading untuk membantu Kamu mendapatkan simpulan yang gampang dipahami:


Tahukah Kamu? Metode manajemen resiko memakai Stop Loss serta Take Profit akrab disebuah Risk/Reward Ratio. Kupas tuntas mengenai hal itu mampu di dapatkan di tulisan atau artikel Risk/Reward Ratio Ialah Holy Grail Dalam Trading Forex.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di