CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef968b510d2957791583072/risk-reward-ratio-dan-harapan-profit

Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit

Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit


Sebelum membahas Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Sebuah asumsi yg selalu diulang-ulang cepat ataupun lambat akan di terima selaku sebuah fakta yg benar adanya. Dalam dunia trading forex ada asumsi “andai tak mau rugi. maka kecil kemungkinannya untuk memeroleh profit (no pain no gain)”. Ada lagi asumsi “Kamu semestinya menentukan profit lebih besar dari resiko yg berani Kamu ambil dalam setiap trade yg Kamu lakukan”. Hal ini mampu dinyatakan dengan banyak sekali ungkapan:“Selalu tentukan perbandingan antara reward serta risk lebih besar dari 1”“Trading cuma dengan risk reward ratio minimal 1 : 1.5 ”“Andai Kamu menentukan target profit lebih besar dari resiko. maka hasil trading Kamu akan positif”“Penentuan risk reward ratio yg lebih besar dari 1:1 mempunyai arti Kamu akan memeroleh profit yg lebih besar dari resikonya”Ungkapan-ungkapan yang telah di sebutkan mampu disimpulkan bahwasanya reward perlu selalu lebih besar dari risk. ataupun risk reward ratio mesti lebih besar dari 1:1. mampu 1:1.5 ataupun 1:2 serta seterusnya.
Tidak sedikit trader yg meyakini bahwasanya dengan risk reward ratio yg tinggi (lebih besar dari 1:1) akan gampang memeroleh profit sekali-pun andai persentasi profit dari tradingnya (win percentage) kecil. Pada kenyataannya. cukup banyak trader yg profitable dengan selalu menentukan resiko lebih besar dari target profit yg di harapkan. Kuncinya ada pada persentasi profit yg lebih besar dari persentasi loss pada keseluruhan tradingnya.

Ada sebuah ukuran yg menentukan probabilitas profit keseluruhan trading Kamu. yakni harapan profit ataupun expectancy. Harapan profit mampu ditentukan dengan 4 parameter selaku berikut:
Persentasi profit dari keseluruhan trading ataupun winning trades ialah W%. serta persentasi loss dari keseluruhan trading ataupun losing trades ialah L%.Besarnya profit rata-rata dalam sebuah winning trade (trade yg profit) ialah Av W. serta besarnya loss rata-rata dalam sebuah losing trade (trade yg loss) ialah Av L.
Ke 4 parameter di atas Amat bermanfaat dalam menentukan tidak jelek alias bagus ataupun tidaknya system trading yg sudah kita rencanakan. serta selanjutnya memutuskan apakah system yang telah di sebutkan akan diaplikasikan pada account live kita.
Harapan profit= (W% x Av W) - (L% x Av L)Harapan profit (dalam satuan uang) ialah besarnya profit yg mampu kita harapkan pada sejumlah trade yg sudah kita lakukan. Supaya hasil nya mantap. Amat dianjurkan untuk melakukan backtest system trading kita pada account demo lebih lagi dahulu. paling tidak banyak dalam 50 kali trade.
Selaku semisal. sesudah di-backtest secara manual selama 6 bulan. trader A dengan 900 kali trade memeroleh hasil selaku berikut:W% = 70%. L% = 30%. Av W = $200. Av L = $420maka harapan profit trader A ialah: (0.7 x $200) - (0.3 x $420) = $140 - $126 = $14.
Didasari berita yang telah di sebutkan. trader A akan tahu bahwasanya andai ia memakai system tradingnya sebanyk 100 kali (100 trade) maka probabilitas profitnya ialah $1400. Bagaimana trader A tahu? Ia tahu dengan menghitung: W% = 70 serta L% = 30 (dari 100 trade). maka harapan profit = (70 x $200) - (30 x $420) = $14.000 - $12.600 = $1.400.
Hal ini bukan mempunyai arti trader A akan pasti memeroleh profit $1400. namun ia mampu mengharapkan profit yg realistis sebesar $1400. sesudah 100 kali trade. Tentunya ada mungkin hasil tradingnya mampu tidak banyak lebih tidak bagus ataupun tidak banyak lebih baik dari harapan profitnya. namun probabilitasnya mendekati $1400. sesudah 100 kali trade.
Trader yg selalu fokus pada risk reward ratio. serta diluar dugaan persentasi profit dari keseluruhan tradingnya (W%) lebih kecil dari persentasi loss-nya (L%). maka harapan profitnya mampu negatif ataupun bahkan loss. Andai kita cuma fokus pada besarnya reward yg perlu lebih besar dari resiko namun mengabaikan backtest system trading. maka kita tak akan tahu seberapa profitable system trading kita.
Memanglah idealnya risk reward ratio lebih besar dari 1:1 serta W% lebih besar dari L%. Namun dalam kenyataannya. kita tak mampu memaksakan reward (ataupun target profit) perlu selalu lebih besar dari resiko (ataupun stop loss) andai kondisi pasar tak memungkinkan. Yg penting di perhatikan untuk mencapai hasil trading keseluruhan yg optimal atau dalam kata lain maksimal ialah mengetahui persentasi profit serta loss dengan melakukan backtest pada system trading. sampai-sampai di peroleh angka harapan profit yg realistis.Sumber : Walter Peters. PhD - www.tradingmarkets.com

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di