CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Partai Gelora: Agama Kerap Dijadikan Kambing Hitam Politik
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef81d775cf6c4436f758fde/partai-gelora-agama-kerap-dijadikan-kambing-hitam-politik

Partai Gelora: Agama Kerap Dijadikan Kambing Hitam Politik

Quote:

profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2

tapi sekarang agama dipolitisasi untuk menghalangi supaya kepentingan mereka tidak terganggu.


bukan gerombolan ente sering melakukan ini saat masih member pakeesemoticon-Ngakak

Dan sekarang gerombolan djancuk 212 yg pakaiemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 5 lainnya memberi reputasi
Dari segitu banyak agama di Indonesia kayanya cuma 1 aja yg suka cari sensasi gini. Jelas2 para pakar agamanyapun aja banyak yg tukang caper di medsos ngomongin politik yang bukan ranahnya.

Belum lagi banyak partai2 yang mensimbolkan agama yang 1 itu. Sekarang tereak2 politisasi agama. Piye toh maunya opo? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 5 lainnya memberi reputasi
karena agama sekarang dipakai buat tunggangan politik. buat pengalihan isu yg sebenernya seperti:
"ga apa-apa korupsi, yg penting sholeh"
"ga apa-apa bodoh, yg penting sholeh"
"ga apa-apa cabul, yg penting sholeh"

masyarakat indo banyak yg... ya gitu lah... walaupun pemimpinnya banyak salah, kalo religius dianggep dosa duniawinya langsung ngilang. amin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
Yaelah kalo kepepet paling minta diskon jasa juga emoticon-Salaman
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan putrateratai.7 memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
kaya elu
profile-picture
profile-picture
gembaladomba666 dan jurumudi75 memberi reputasi
Ada alasan kenapa negara2 arab pendidikan terbodoh di dunia. Kagak ada yang bilang akarnya konflik tetapi ketidak logisan anti kritik dan materi yang terlalu luas sangat memberatkan siswa serta berdampak negatif pada rasionalitas siswa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Agama yang mana satuemoticon-Big Grin
Quote:


lah dia sendiri Parpol bahas Agama.
di statement dia saat ini.
emoticon-Hansip
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
kok ke nasdem ya? ✌😁

dulu agama dimaksudkan untuk menata politik pemerintahan (kerajaan)
sekarang malah politik yang bermaksud menata agama, sebab uang sudah didewakan oleh semua kalangan, kecuali orang gila yang berkeliaran telanjang dipinggir jalan

saya ga tau mana yg waras dan mana yang gila ✌😁🙏
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan ruuuruuu memberi reputasi
Lebih bahaya badut² politik ketimbang agama, tokoh agama dan sains
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Partai gelora bentulan anies matta dan fahri emoticon-Ngakak

Mending percaya sebaliknya emoticon-Ngakak
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
halahh ngibulll

fartaikkk elu ketumnya siapa.??

nganissss mataaaaaaaa.....????

dedengkottttt fekaessss...


tau kan ini orang siapa.?? mau ganti nama berapa kalipun kalo orangnya itu itu saja....

yaaa masyarakatt anti lahhh....
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan putrateratai.7 memberi reputasi
Bagiku Agamaku
Bagimu Agamaksa
emoticon-Leh Uga emoticon-Malu
profile-picture
putrateratai.7 memberi reputasi
Tumben nih badut bener emoticon-Big Grin

Agama itu alat perang bre
jauh sebelum komunis , capitalis , VOC dan Amrik ada

Agama yg merupakan alat dan kendaraan perang itu jauh lebih berbahaya dari bomb nuclear bre



Partai Gelora: Agama Kerap Dijadikan Kambing Hitam Politik

Zarathustra taught the importance of good thoughts, good words and good deeds


profile-picture
slider88 memberi reputasi
Diubah oleh ThinSkunk
lo pada hapusin dulu itu kementrian agama baru bacot agama ga boleh jadi kambing hitam kon tol...keparat! emoticon-fuck
profile-picture
slider88 memberi reputasi
Penggawa Partai Gelora: 'Gerbong' PKS hingga Deddy Mizwar
CNN Indonesia | Rabu, 20/05/2020 12:41 WIB
Bagikan :

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mendapat surat keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM sebagai badan hukum partai politik, Selasa (19/5). Partai besutan mantan Presiden PKS Anis Matta itu sah menjadi partai politik di Indonesia. Pengurus Partai Gelora Indonesia didominasi eks kader PKS, seperti Anis Matta hingga Fahri Hamzah. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mendapat surat keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM bernomor M.HH-11.AH.11.01 tahun 2020 sebagai badan hukum partai politik, Selasa (19/5). Gelora sah menjadi salah satu partai politik di Indonesia.

Partai yang dipimpin Anis Matta, mantan Presiden PKS. Tak cuma Anis, sederet nama bekas partai dakwah juga menghiasi daftar pengurus Gelora.

Lihat juga:Resmi Jadi Parpol, Gelora Kebut Rekrut Kader Baru
Anis Matta beberapa waktu lalu menyatakan Partai Gelora terbentuk karena beberapa kader terlibat dalam pusaran konflik di internal PKS.


Berdasarkan dokumen SK Kementerian Hukum dan HAM bernomor M.HH-13.AH.11.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Kepengurusan Partai Gelombang Rakyat Indonesia periode 2019-2024 yang diterima CNNIndonesia.com, banyak nama-nama politikus eks PKS menjadi pengurus.

Sebut saja Fahri Hamzah yang menduduki posisi wakil ketua umum Partai Gelora. Fahri sendiri sempat berkonflik dengan Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman. Konflik itu lantas membuat Fahri didepak sebagai kader PKS.

Kemudian mantan kader PKS Mahfudz Siddik yang menduduki posisi sekretaris jenderal Partai Gelora. Mahfudz sendiri sempat menjabat sebagai ketua Komisi I DPR dan Ketua Fraksi PKS DPR 2009-2014.

Lihat jugaemoticon-Big Grinapat SK Menkumham, Partai Gelora Resmi Jadi Partai Politik
Ada pula nama Ahmad Riyaldi yang menjadi bendahara umum Partai Gelora. Riyaldi pernah menjabat sebagai Anggota Majelis Pertimbangan PKS periode 2009-2014 dan anggota DPR RI 2009-2014 dari PKS.

Selain itu, terdapat nama Triwisaksana yang menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Nasional Partai Gelora. Sebelumnya, pria yang akrab disapa Sani itu pernah menjabat sebagai Anggota Majelis Syuro PKS. Ada pula mantan kader PKS Rofi Munawar dan Musyafa Ahmad Rahim.

Tak hanya bekas kader PKS, Partai Gelora juga diisi politikus dari partai lain, seperti Deddy Mizwar. Mantan wakil gubernur Jawa Barat itu menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Seni dan Budaya Partai Gelora.

Sebelum bergabung ke Partai Gelora, Deddy sempat bergabung ke Partai Demokrat. Bergabungnya Deddy turut mengejutkan petinggi Partai Demokrat.

Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief bahkan menyebut Partai Gelora sebagai akronim dari gelanggang orang rapuh. Sebab, diisi oleh sosok-sosok yang pernah bermukim di partai politik lain.

Lihat juga:Komisi I DPR Beberkan Pekerjaan Berat KSAL dan KSAU Baru
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Median, Rico Marbun juga masuk dalam kepengurusan Partai Gelora. Ia menduduki jabatan sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Gelora.

Selain itu, ada Ratieh Sanggarwaty yang menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Pelayanan Sosial. Ratieh dikenal sebagai mantan model dan peragawati terkenal di era tahun 80-an yang belakangan sempat menjadi anggota DPR dari PPP sisa jabatan 2014-2019.

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfudz Siddiq mengatakan pihaknya tengah menunggu penyerahan secara seremoni dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly kepada Anis Matta usai lebaran Idulfitri 1441 Hijriah.

"Insya Allah setelah lebaran akan dilakukan seremoni penyerahan SK dari Menkumham kepada Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, M Anis Matta," kata Sekretaris Jenderal Partai Gelora, Mahfuz Siddiq dalam keterangan tertulis.

Mahfuz menyatakan Partai Gelora secara resmi mendaftarkan diri ke Kementerian Hukum dan HAM sebagai partai politik pada 31 Maret 2020. Selain kepengurusan pusat, turut didaftarkan kepengurusan di 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi, 484 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kota/kabupaten dan 4.394 dewan pimpinan cabang (DPC) di tingkat kecamatan. (rzr/fra)
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
gelora = pks perjuangan

partai sakit hati karna anis matta diturunin & diganti
ditambah kasus Fahri Hamzah yang kalah gugatan dipengadilan dari PKS

emoticon-Wkwkwk emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan putrateratai.7 memberi reputasi
iya benar.tapi kalau agama 1 itu tidak masuk hitungan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di