CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Education /
PROSES DAN TUGAS AUDIT PADA SAAT MASA PANDEMIK COVID - 19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef806107414f53752760c00/proses-dan-tugas-audit-pada-saat-masa-pandemik-covid---19

PROSES DAN TUGAS AUDIT PADA SAAT MASA PANDEMIK COVID - 19

Disusun Oleh :
Gracia Clara Marcellina
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Sri Sulistyowati, SE., M.Si
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Semarang


Berkembangnya COVID-19 serta adanya pembatasan perjalanan di seluruh dunia, bersamaan dengan adanya kebutuhan untuk melakukan audit sesuai dengan peraturan/ hukum atau adanya keperluan mendesak untuk melakukan audit telah memunculkan kembali pembicaraan serta perhatian terhadap upaya audit internal untuk menemukan alternatif lain sebagai pengganti proses audit tradisional - yang menggunakan metode tatap muka untuk sesegera mungkin diimplementasikan. Proses audit jarak jauh mungkin merupakan alternatif terbaik yang dapat dilaksanakan, hal ini terutama karena sebagian besar perusahaan telah membatasi perjalanan hanya untuk fungsi-fungsi bisnis yang kritis, dan banyak negara di dunia telah melakukan penutupan sementara perbatasannya.
Kebijakan social distancing dan physical distancing, sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) diwujudkan dalam anjuran pemerintah untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah. Kebijakan bekerja dari rumah (work from home) selama pandemi ini berlangsung, menjadi salah satu bagian yang mendorong perkembangan digital. Pandemi COVID-19 telah membuat sektor-sektor pemerintahan bermetamorfosa menjadi adaptif dengan digital.
Salah satunya yaitu dengan pelaksanaan audit internal yang untuk pertama kalinya dilakukan secara daring/on line dengan memanfaatkan beberapa aplikasi digital. Audit Internal merupakan salah satu persyaratan sistem manajemen mutu yang mewajibkan organisasi untuk melaksanakan Audit Internal sebagai bagian dari evaluasi kinerja sistem manajemen mutu. Audit Internal wajib dilaksanakan secara periodik untuk menjaga komitmen dalam pelaksanaan sistem manajemen mutu dan meningkatkan efektifitas penerapan sistem manajemen mutu. Dengan dilaksanakannya Audit Internal maka organisasi dapat mengetahui efektifitas penerapan sistem manajemen mutu dan mengetahui kekuatan, kelemahan dan perbaikan yang diperlukan dalam penerapan sistem manajemen mutu.

Elemen - elemen yang terkait dengan proses audit jarak jauh yaitu :
Perencanaan
Perencanaan dan penentuan lingkup merupakan hal yang sangat penting dalam setiap audit. Namun pelaksanaan hal tersebut akan menjadi lebih sulit pada saat pihak yang berkepentingan berada di lokasi yang saling berjauhan, sementara rapat perencanaan dengan pemangku kepentingan adalah hal yang sangat penting. Pertemuan tersebut mencakup diskusi tentang ruang lingkup dan jadwal, auditor juga harus memberikan waktu yang memadai untuk menjelaskan pendekatan proses audit jarak jauh kepada para peserta rapat. Termasuk memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang perlu diantisipasi terkait kesamaan dan perbedaan antara audit tatap muka langsung yang sudah umum bagi para pemangku kepentingan dengan proses audit jarak jauh. auditor internal harus mengalokasikan waktu dua kali lebih banyak guna melakukan rapat perencanaan audit jarak jauh, bila dibandingkan dengan yang diperlukan dalam audit tradisional. Penggunaan video teleconference serta PowerPoint atau panduan visual lainnya, juga bermanfaat untuk pertemuan ini.

Kajian Dokumen
Dalam banyak hal, pengkajian dokumen dari jarak jauh memiliki kesamaan dengan pengkajian di tempat kerja, namun terdapat beberapa keterbatasan. Auditor harus terbuka untuk menerima dan meninjau informasi dalam format apa pun yang paling mudah diperoleh sehingga beban yang ada dapat diminimalkan. Jika memungkinkan, pertimbangan harus diberikan terkait aksesibilitas sistem file digital yang digunakan oleh pihak yang menyimpan rekaman catatan tersebut. Seringkali akses langsung dapat diberikan secara sementara, hanya sepanjang pelaksanaan audit. Tidak seperti pengkajian rekaman catatan di lokasi, pengkajian dokumen dari jarak jauh biasanya tidak memungkinkan untuk memberikan pertanyaan langsung pada saat yang sama. Pada saat mengkaji dokumen dari jarak jauh, auditor harus mencatat dan menuliskan pertanyaan yang akan ditanyakan selama wawancara jarak jauh. Namun, salah satu cara yang memungkinkan pertanyaan dilakukan bersamaan dengan pengkajian dokumen jarak jauh adalah dengan mengatur video teleconference antara auditor dengan orang yang ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan yang sedang dikaji. Hal ini memungkinkan dokumen untuk dibagikan dan dikaji, sekaligus untuk menyampaikan pertanyaan dan mendapatkan jawaban secara langsung pada saat yang sama.

Pemeriksaan Fisik Lapangan
Pemeriksaan fisik lapangan dari jarak jauh mungkin merupakan aspek yang paling menantang dari pelaksanaan audit jarak jauh. Perusahaan-perusahaan yang berkontribusi pada tulisan ini telah mencoba berbagai solusi teknologi untuk memenuhi kebutuhan pemeriksaan fisik lapangan secara memadai. Salah satu pendekatannya adalah dengan memanfaatkan teknologi komunikasi langsung dua arah, termasuk penggunaan livestreaming dan teknologi two-way smart glasses (kacamata pintar dua arah). Meskipun gagasan untuk memahami proses kerja secara langsung (live walk-through) menjadi hal yang sangat menarik, namun timbul keterbatasan sebagai berikut :
1. Sebagian besar tempat kerja tidak memiliki fasilitas Wi-Fi. Walaupun terdapat tempat kerja yang mengaku memiliki fasilitas Wi-Fi secara luas namun seringkali tidak memiliki cakupan yang memadai pada lokasi daerah terpencil (seperti peternakan, dermaga, gudang besar, dan area penyimpanan).
2. Tempat kerja yang menjadi lingkup audit kebetulan berada di lokasi terpencil atau berada di dalam bangunan tua yang dibangun seperti bunker di mana layanan seluler terbatas, atau kekuatan sinyalnya buruk, menurunkan kualitas penayangan video secara langsung.
3. Tidak banyak manfaat yang dapat diperoleh saat melakukan observasi jarak jauh dengan bergerak dari satu titik ke titik lain disebabkan penayangan video hanya memberikan fokus terbatas atas objek, sedangkan peralatan tambahan untuk pengamatan belum memungkinkan.
Kebisingan daerah sekitar ataupun (sebaliknya) kemampuan teknologi dalam menyerap kebisingan dapat mencegah personil jarak jauh untuk mendengar tanggapan saat wawancara.

Wawancara Jarak Jauh
Wawancara jarak jauh dilakukan dengan cara yang hampir sama dengan wawancara langsung serta dapat dilakukan melalui penjadwalan panggilan video terhadap personil-personil inti dengan menggunakan sejumlah teknologi yang tersedia ( misalnya, Microsoft Teams, Skype, dan Zoom ). Mempersiapkan wawancara jarak jauh membutuhkan waktu tambahan bagi auditor. Setiap auditor harus siap dengan daftar pertanyaan dan hal-hal terkait informasi tambahan apa yang dibutuhkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari kajian dokumen.

Pertemuan Penutupan
Pertemuan penutupan untuk audit jarak jauh sama dengan pertemuan penutupan untuk audit secara langsung. Disarankan untuk menjadwalkan pertemuan penutupan satu hingga dua hari setelah wawancara jarak jauh. Hal ini memungkinkan anggota tim audit untuk meninjau kembali catatan dan temuannya, serta mengadakan rapat tim audit untuk menyusun rancangan awal hasil audit. Pertemuan penutupan audit merupakan kesempatan untuk mempresentasikan rancangan awal hasil audit kepada para peserta pemangku kepentingan, menyelesaikan pertanyaan atau permasalahan, serta melakukan pembahasan lebih lanjut untuk finalisasi hasil audit dan pengembangan berkelanjutan.

Keunggulan Proses Audit Jarak Jauh :
1. Mengembalikan kebutuhan akan rasa normal.
2. Mengurangi biaya perjalanan.
3. Meningkatkan ketersediaan kelompok auditor.
4. Memperluas cakupan.
5. Pemanfaatan spesialis yang diperluas.
6. Peningkatan hasil review dokumen.
7. Peningkatan penggunaan teknologi yang ada dapat memperkuat dokumentasi dan pelaporan.
8. Beban audit terhadap fasilitas operasional dapat dimitigasi.
9. Peningkatan organisasi serta konfirmasi atas dokumentasi yang diperlukan.

Keterbatasan Proses Audit Jarak Jauh :
1. Pengamatan secara langsung tidak dapat tergantikan.
2. Audit jarak jauh menyulitkan dalam menjalin hubungan dengan auditee.
3. Kurangnya interaksi personal langsung membuka peluang terjadinya fraud.

Daftar Pustaka :
https://www.pom.go.id/new/view/more/...ra-Daring.html
EHSKB-Remote-Auditing-for-COVID-19-and-Beyond-Indonesian.pdf
Diubah oleh graciaclaraa


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di