CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Saat Megawati Presiden, PDIP Juga Berjuang Agar TAP MPRS Larangan PKI Dicabut
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef7fda60577a93672561aef/saat-megawati-presiden-pdip-juga-berjuang-agar-tap-mprs-larangan-pki-dicabut

Saat Megawati Presiden, PDIP Juga Berjuang Agar TAP MPRS Larangan PKI Dicabut

Saat Megawati Presiden, PDIP Juga Berjuang Agar TAP MPRS Larangan PKI Dicabut

JAKARTA - Saat Megawati menjabat sebagai Presiden RI, partainya PDI Perjuangan juga berupaya mencabut TAP MPRS No. XXV/1966 tentang pembubaran PKI dan larangan terhadap ajaran Komunisme, Marxisme dan Leninisme di Indonesia.

Harian RAKYAT MERDEKA, pada Selasa 29 Juli 2003 menurunkan sebuah laporan berjudul “PDIP Siap Berjuang Habis-habisan: Tarik-Menarik Soal Tap Komunisme” dan sebuah transkrip wawancara dengan Sekretaris Fraksi PDIP –yang saat ini menjabat sebagai Menteri PAN-RB– Tjahjo Kumolo.

Berikut isi berita dan wawancara yang dilansir Harian Rakyat Merdeka itu selengkapnya:

PDIP Siap Berjuang Habis-habisan

Tarik-Menarik Soal Tap Komunisme

PDIP bakal berjuang keras agar Tap soal komunisme agar dicabut di Sidang Tahunan (ST) Agustus nanti. Tapi, sejumlah fraksi DPR terutama yang berasal dari kelompok Islam menentang keras rencana tersebut. Kelompok ini kabarnya mendapat sokongan penuh dari fraksi TNI/Polri.

ADA hal krusial yang akan dibahas dalam Sidang Tahunan (ST) MPR awal Agustus 2003 mendatang. Yakni, soal adanya keinginan dari fraksi PDI Perjuangan untuk mencabut Tap MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 soal larangan ajaran komunis.

Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Permadi, berjanji akan all out memperjuangankan peninjauan sejumlah Tap MPR. Antara lain, soal rehabilitasi nama Soekarno hingga pencabutan larangan ajaran komunis dan Leninisme. ”Kalau perlu kami akan berjuang lewat voting,” ujar sang paranormal yang kerap berbaju hitam ini.

Hal ini diakui Sekretaris Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo. Menurut dia, rehabilitasi nama Soekarno dan pencabutan tap komunis tersebut akan diperjuangkan habis-habisan di ST MPR. ”Saat ini sedang melakukan lobi-lobi. Tapi, belum ada keputusan resmi. Fraksi kami melihat masalah ini sangat signifikan diangkat dalam ST nanti,” ujar bekas anggota Golkar ini.

Indikasi sikap keras PDIP ini, menurut beberapa sumber Rakyat Merdeka, sudah terlihat sejak pembahasan soal Tap larangan ajaran komunis di Panitia Ad Hoc (PAH) II MPR. Saat itu, sempat terjadi tarik menarik antar fraksi. Diungkapkan sumber itu, fraksi berlogo Banteng tersebut sangat ngotot minta agar Tap soal larangan ajaran komunis ini dicabut.

Sedangkan fraksi-fraksi MPR lain di PAH II (seperti F-PG, F-PPP, F-KB, Fraksi Reformasi, Fraksi Utusan Daerah, Fraksi Utusan Golongan, F-TNI/Polri, F-PBB dan F-KKI) menolak rencana itu. ”Masalah ini kini sedang deadlock sehingga kemungkinan besar akan dibawa dalam ST,” ujar sumber tadi.

Anggota PAH II MPR dari F-KB Syafrin Romas mengakui kalau pembahasan Tap MPRS XXV/MPRS/1966 masih alot. Diungkapkan Syafrin, melalui juru bicara PDIP di PAH II, Soewarno, minta agar tap itu dicabut. Anggota PDIP Permadi juga ngotot agar Tap dicabut. Alasan PDIP, ada unsur pelanggaran HAM dalam pelaksanaan Tap MPRS yang pernah menjadi senjata bagi pemerintahan Orba ini. Misalnya, cucu oknum PKI terkena, maka besan dari orang yang PKI itu juga akan kena. ”Itu mereka anggap melanggar HAM. Makanya PDIP ngotot minta agar Tap itu dicabut,” imbuh Romas.

Menurut Syafrin, ada sekitar 139 Tap MPRS dan MPR dari tahun 1960 hingga 2002 yang akan ditinjau ulang dalam ST MPR mendatang. Salah satu Tap MPRS yang ditinjau itu adalah Tap MPRS XXV/MPRS/1966 tentang pelarangan ajaran komunisme.

Ditanya bagaimana reaksi fraksi-fraksi (di luar PDIP) saat pembahasan di PAH II, Syafrin mengatakan hampir semua fraksi (kecuali PDIP) menolak pencabutan Tap itu. ”Mulai dari F-PG, PPP, F-UD, F-UG hingga TNI/Polri menolak pencabutan tersebut. Kalau masalah ini dibawa di ST MPR, maka PDIP akan kalah,” ujar Ketua DPW PKB Lampung ini. Lantas, bagaimana tanggapan fraksi-fraksi atas ngototnya FPDIP MPR yang ingin mencabut Tap MPRS XXV/MPRS/1966?

Dari peta fraksi di Senayan, hampir semua fraksi akan menolak pencabutan itu. Fraksi Partai Golkar misalnya, berjanji tetap mempertahankan Tap tersebut. Anggota MPR dari F-PG Marzuki Ahmad mengungkapkan fraksinya di MPR menilai keberadaan Tap MPRS XXV soal larangan ajaran komunis, masih relevan.

https://www.bacanews.id/2020/06/saat...i-dicabut.html

Hmm ujung ujungnya rencananya gagal total. Ada kekuatan apa yg melawan pdip saat itu? Padahal saat itu pdip lagi kuat kuatnya di Indonesia, apalagi mega jadi presiden. Berarti ada kekuatan luar biasa yg melawan mega, sehingga mega waktu itu takut dan membatalkan rencana mencabut TAP MPR tersebut. Kira kira siapakah kekuatan besar itu?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rizky13 dan 17 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Ini negara buapak saya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 13 balasan
ada apakah gerangan
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
Lihat 1 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rizky13 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Quote:


Coba tanya para elite global
profile-picture
profile-picture
putrateratai.7 dan harunmasiku memberi reputasi
Lihat 4 balasan
halah males dah pembenaran dari pihak a pihak b terus tuduh tuduhan, udah fpi pea212 kumpulin pasukannya dimana gitu terus pdip juga kumpilin anggotanya, ketemu ditempat yg rada luas dan jauh dari rumah warga.
tinggal bunuh2an dah.. rakyaf ntar seneng kok, win win solution.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan 4 lainnya memberi reputasi
PKI lahir dari syarikat islam,Aidit gemar baca alquran adalah penggiringan opini bahwa bahwa PKI itu lahir dari Islam/Tokoh islam. secara personal dia muslim dan bisa jadi taat mungkin ia tapi secara garis politik berbeda 180 drajat (sekuler)

Karena realitanya yang diserang adalah Masyumi, NU, Muhammadiyah dan sesuatu yang berbau islam karena kemakan omongan agama adalah candu

RC si penulis buku bangga jadi anak pki itu pernah bilang, anak anak pki merapatnya ke Partai Bapers jadi kalau taps mprs pki diupayakan di cabut ya masuk akal karena ada jancuk aka jaringan anak cucu komunis didalam yg kegerahan dengan tap mprs itu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 21 balasan
Heran... sosialis ya sosialis ajah.. gk usah ngaku paling pancasilalis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
saat itu apakah PKI masih ada kok pingin dicabut
atau jangan jangan......ahsudahlah emoticon-Traveller
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ya emng org indo kn goblog
entah knp mereka bisa anti sm sesuatu yg dia gk tau
mereka merasa tau komunisme,lh drmn tau nya lha wong mempelajari&berdiskusi ttg itu aja dilarang
klo ditanya apa itu komunis?tau nya cm palu arit dan anti tuhan udh gt doang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
merckygan dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh pembela.tuhan
Lihat 3 balasan
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


mbah dn aidit nangis liat mujahid2 bp kurang berakhlak

Saat Megawati Presiden, PDIP Juga Berjuang Agar TAP MPRS Larangan PKI Dicabut

antum udah khatam quran blon gaes ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rizky13 dan 5 lainnya memberi reputasi
Minggu minggu pada lembur dr jam 1 pagi sampai sekarang emoticon-Matabelo


Jam kerja yg 8 jam saja tembus emoticon-Ngakak

Semangat emoticon-Salaman
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
sudah agak terang kebenaran ini...siapa dibalik fki sebenarnya
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan harunmasiku memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Ini yg gak faham siapa? mencampur adukkan idiologi dg sistim pemerintahan. Jelas Irak, Yaman dll juga exis hizb ba'ats nya. Dan mereka tidak begitu anti kek mereka yg disini.

Tahanan PKI dibebaskan dimasa gusdur,

tuh kakaknya Pram antara Toer menjadi korban rasial rezim Soeharto


Literasi lagi literasi maning emoticon-Cape d...
Yg beredar kan
Seakan akan KOMUNIS = ANTITUHAN
profile-picture
Moses tambunan memberi reputasi
memang harusnya di cabutt tuh tap mprs.... sudah terlalu lama...


pki itu sudah dihukum... jangan hanya melarang pki...tapi ada kilapahhh diemm saja...

ini sudah jaman demokrasi terbuka....kebebasan berpendapat sudah mudah disuarakan...

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Moses tambunan dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh TheTenant
Quote:


pemilu pertama era reformasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan: 35.689.073 suara atau 153 kursi di parlemen dari 462 kursi di parlemen.jadi PDIP bukan pemenang mutlak kursi di DPR makanya pemilihan presiden di MPR PDIP kalah dalam pilpres tersebut sehingga Gus Dur melenggang jadi Presiden. masalah pencabutan TAP MPRS larangan PKI gusdur maupun megawati gak takut dan gak ada yang menekan tapi sudah punya perhitungan pasti kalah di MPR seperti waktu pilpres

cmiiw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
harunmasiku dan 2 lainnya memberi reputasi
Dopost
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
Diubah oleh db84x3
Quote:
Soalnya Komunis di sini penyebarnya agen RRC

Quote:
RI sistemnya sesuai khilafah yang asli, sales barang kw dibiarin buat lucu2an.

Coba tanyakan sebelahnya si Owi agan TS
Diubah oleh db84x3
JAS MERAH,
Jangan meninggalkan sejarah
Jangan melupakan sejarah

lndonesia harus berani hadapi kenyataan pahit,
lndonesia harus berani buka kembali sejarah kelam
lndonesia harus berani cari tahu kebenarannya

mau sampai kapan luka lama terus ditutup?
mau sampai bernanah?
mau sampai busuk?
mau sampai diamputasi?

lebih baik buka luka lama dan korek sampai bersih,
sakit? sangat!
tapi ke depannya akan pulih dan sehat daripada terus hidup ketakutan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
franxy dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh cacarakan
Lihat 2 balasan
emg dah mak lampir
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di