CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Belajar Memahami Money Management
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef78effa2d195710712b6b2/belajar-memahami-money-management

Belajar Memahami Money Management

Belajar Memahami Money Management

Sebelum membahas Belajar Memahami Money Management saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Money Management ialah satu dari sekian banyaknya faktor penting dalam trading forex yg terkait dengan pengendalian resiko. Trading ialah usaha serta dalam usaha tentu ada resikonya. Berapapun besar modal kita. pastinya kita ingin memberikan batas besarnya resiko yg barangkali berlangsung. Belajar memahami pengendalian resiko dengan benar ialah kunci berhasil untuk menghasilkan profit yg konsisten dalam jangka yang lama.
Tidak sedikit trader pemula yg account-nya babak belur berhubung tak menerapkan Money Management dengan disiplin. malah ada yg tak tahu {sama sekali} ihwal money management. Dalam goresan pena ini akan dibahas 5 hal pokok dalam belajar Money Management yg perlu dipahami serta diaplikasikan dengan benar serta disiplin dalam trading forex.


1. Besarnya Resiko Per Trade
Besar resiko per trade diukur dengan nilai uang. bukan dengan pips. serta umumnya ditentukan dalam persentase dari modal ataupun balance dalam account trading kita. Anggap saja kita belum ada posisi trading serta balance dalam account kita masih utuh. maka besar resiko per trade ialah jumlah kerugian yg kita tentukan dalam membuka sebuah posisi trading.
Tak ada ketentuan baku untuk hal ini. serta mampu saja antara trader yg satu tidak sama dengan trader lain-lainnya. bergantung dari kondisi keuangan masing masing. Yg terang. gunakanlah dana yg benar benar tak akan digunakan dalam waktu dekat. serta hindari trading forex dengan memakai dana untuk hidup sehari-hari. Asumsikan bahwasanya alokasi dana Kamu untuk trading forex ialah dana yg siap hilang. menjadikan Kamu tak emosional disaat trading.
Selaku gambaran. para trader profesional yg pendapatannya cuma dari trading (saham. forex. option dsb.). jarang mengambil resiko lebih dari 3% dari total modal mereka-mereka. Di sisi lain. tidak sedikit trader yg sudah berpengalaman menyarankan besarnya resiko antara 3% hingga 5% dari modal. Namun berapapun besarnya resiko yg Kamu tentukan. Kamu perlu terasa nyaman dengan pilihan yang telah di sebutkan. menjadikan Kamu bisa trading dengan tenang serta tanpa emosi.
Nah. mengapa besar resiko diukur dengan nilai uang bukan dengan pip? Hal ini terkait dengan besarnya ukuran lot ataupun volume per trade yg bakal kita genakan sesuai dengan perhitungan resiko. ataupun lazim di sebut position sizing yg akan di jelaskan di poin selanjutnya.

2. Besarnya Ukuran Lot Per Trade (Position Sizing)
Cara kedua dalam belajar Money Management ialah: besar ukuran lot pula di sebut dengan volume (pada platform Metatrader). ataupun ada yg menamakan quantity. Berhubung platform Metatrader telah Amat ternama. para trader forex pada biasanya lebih familiar dengan sebutan volume trading. Tatacara menentukan volume trading didasari resiko lazim di sebut dengan position sizing.
Dengan position sizing. besar resiko dalam nilai uang akan selalu percis. berapapun besar Stop Loss (resiko dalam pip) yg kita tentukan. Volume trading mampu kita atur sesuai dengan besar Stop Loss yg paling pas buat kita. Selaku semisal. umpamanya kita trading dengan Standard Lot pada pasangan mata uang EUR/USD. menjadikan nilai per pip-nya ialah USD 10. Andai kita punya balance sebesar USD 25.000. serta resiko yg kita tetapkan untuk membuka sebuah posisi ialah 4%. maka besar resiko kita ialah:

USD 25.000 X 4% = USD 1.000

Katakan dari hasil analisa kita Stop Loss yg paling pas ialah 50 pip. maka volume trading kita dalam Standard Lot ialah:

USD 1.000 / (50 X USD 10) = 2 lot

(Catatan: pialang forex di negara Indonesia ada yg menyebut Standard Lot dengan Regular Lot. serta account yg cuma untuk trading dengan Standard Llot di sebut Regular Account)Nah. andai ada 2 trader dengan modal yg berbeda akan tetapi menerapkan persentasi resiko yg percis dan Stop Loss yg percis juga. tentu ukuran lot keduanya berbeda. Trader yg modalnya lebih besar. maka volume trading-nya pula akan lebih besar meskipun Stop Loss (resiko dalam pip) keduanya percis. Itulah sebabnya kenapa dalam belajar Money Management. besar resiko per trade umumnya diukur dengan nilai uang. bukan dengan besarnya pip pada Stop Loss.

3. Besarnya Risk/Reward Ratio
Risk/reward ratio ialah perbandingan antara besarnya resiko (Stop Loss) serta besarnya target profit (Reward) yg kita tetapkan. Andai pada pemaparan sebelumnya kita sudah menentukan resiko serta ukuran lot. maka langkah selanjutnya ialah menetapkan besarnya target profit yg kita inginkan. dibanding dengan resiko yg sudah kita tetapkan sebelumnya.

(Kunjungi pula: kumpulan tulisan atau artikel manajemen resiko dalam trading forex)
Percis halnya dengan resiko. untuk menetapkan target profit tak ada ketentuan bakunya. Cuma saja. kita perlu objektif serta realistis sesuai dengan kondisi pasar tatkala itu. Trader yg berpengalaman memberi anjuran supaya Risk/Reward Ratio ada baiknya minimum 1:2. Pengertiannya. andai Stop Loss kita 50 pip. maka ada baiknya target profit kita minimum 100 pip. malah andai mampu 1:3 ataupun lebih. Makin besar rasio yg dipakai. akan makin baik pengaruhnya pada tingkat profitabilitas trading. Bagaimana mampu?

Andai kita mampu menerapkan Risk/Reward Ratio dengan konsisten. dalam jangka yang lama akan di peroleh return (keuntungan) yg memadai meskipun persentasi profit kita secara keseluruhan masih lebih kecil dibanding loss-nya. Umpamanya. 70% dari total posisi seorang trader mengalami loss. Di lihat dari sisi menang kalahnya saja. hal itu tentunya tidak baik. Tapi sesudah dihitung-hitung rasio keuntungan serta kerugiannya. ia diluar dugaan masih menghasilkan return 15% dari total posisi tradingnya. Usut punya usut. ia diluar dugaan menerapkan Risk/Reward Ratio minimum 1:2 pada setiap posisi.

Yg penting untuk dipahami dalam bagian belajar Money Management ini ialah: tentukan besarnya resiko lebih lagi dahulu sebelum menghitung profit yg barangkali kita peroleh.

4. Money Management Perlu Mampu Mengendalikan Emosi Kita
Di samping Money Management. faktor penting lain-lainnya dalam trading ialah keterkaitan emosi. Kedua hal yang telah di sebutkan saling memberi pengaruh serta andai tak dipahami dengan benar. akan membawa efek negatif dalam trading. Money Management yg tidak baik mampu menghancurkan trading kita. demikian juga emosi yg tak terkendali. Umpamanya. andai kita tidak lebih memahami Money Management menjadikan selalu loss pada setiap posisi trading kita. maka akan susah bagi kita untuk tak melibatkan emosi tatkala trading.
Sebaliknya. makin baik kita mampu menerapkan Money Management dalam trading. akan makin terkendali emosi kita dalam menyikapi hasil trading. Kita mampu di katakan berhasil belajar Money Management bila mampu mengelola dana dalam account trading dengan efektif serta tak emosional.

5. Money Management Akan Berjalan Baik Cuma Andai Kita Menguasai Taktik atau strategi Trading
Andai kita tak sepenuhnya menguasai taktik atau strategi trading yg dipakai menjadikan selalu ragu disaat hendak membuka posisi. maka sebaik apa saja kita belajar Money Management serta mencoba memahaminya. hasil nya tak akan optimal atau dalam kata lain maksimal.
Taktik atau strategi trading serta Money Management ialah komponen utama dalam rencana trading yg perlu dijalankan secara bersamaan. Money Management akan berjalan baik cuma andai kita sudah menguasai serta yakin pada taktik atau strategi trading yg kita genakan. menjadikan nantinya mampu menghasilkan profit yg konsisten dalam jangka yang lama.

Supaya lebih gampang memahami pelajaran penting ihwal Money Management. Kamu bisa menyimpan infografi menarik yang akan di sajikan kali ini

Belajar memaksimalkan Money Management saja tak cukup andai Kamu belum bisa atau mampu menerapkannya secara disiplin. Simak penjelasan lengkap nya di tulisan atau artikel Tatacara Menghasilkan Profit Yg Konsisten.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di