CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Broker Terbaik Untuk Scalping
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef78935337f9365d624a170/broker-terbaik-untuk-scalping

Broker Terbaik Untuk Scalping

Broker Terbaik Untuk Scalping


Sebelum membahas Broker Terbaik Untuk Scalping saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Scalping ialah suatu taktik atau strategi trading forex dimana trader cenderung melakukan open serta close posisi secara cepat serta berulang ulang setiap harinya. Trader yg cenderung melakukan teknik ini di sebut scalper. Scalping pula adalah taktik atau strategi yg cocok bagi para trader yg tidak mempunyai waktu untuk online seharian penuh mengawasi proses trading. Tapi. scalping mengharuskan trader ikut mengawasi dengan cermat proses trading yg berjalan dalam kurun waktu yg bisa disesuaikan.

Beberapa orang mempunyai anggapan bahwasanya scalping hanyalah dipakai oleh pemula. Jangan salah. Scalper pula butuh konsentrasi tinggi untuk memperoleh keuntungan di pasar forex yg bergerak dengan cepat. Pergerakan cepat yang telah di sebutkan pula bisa menghasilkan kerugian. menjadikan seorang scalper perlu terlatih serta siap dengan resiko ini. Cukup banyak hal yg perlu di perhatikan trader andai ingin berupaya teknik scalping. Satu diantaranya ialah memilih broker yg tepat untuk menjalankan taktik atau strategi trading jangka super singkat yang telah di sebutkan.
Tak seluruh broker mengizinkan teknik scalping berhubung dengan memakai taktik atau strategi ini. seorang trader mampu saja menutup tidak sedikit posisi dalam waktu yg bersamaan. Hal ini bisa memberatkan kerja server broker. selain pula memperumit manajemen risiko broker.

Kriteria Broker Paling baik Untuk Scalping
Broker paling baik untuk scalping perlu memenuhi beberapa syarat. diantaranya ialah:
1. Memperbolehkan Teknik Scalping
Teknik scalping yg membuka serta menutup posisi dalam jumlah tidak sedikit serta dalam waktu singkat menjadi tak efisien bagi broker. Oleh karenanya beberapa broker yg cenderung tak menyukai metode scalping akan memperlambat kanal ke sistemnya ataupun malah melarang teknik ini untuk dipakai. Trader yang mau memakai teknik scalping perlu memahami betul aturan broker.

2. Broker Non Dealing Desk (NDD)
Trader yg cenderung memakai teknik scalping ada baiknya memilih broker yg Non Dealing Desk (NDD). Pada broker jenis NDD. order klien akan langsung diteruskan ke pasar. lembaga keuangan. bank-bank besar ataupun broker jenis NDD yg lebih besar. Hal ini mempunyai arti trader akan bertrading langsung dengan kondisi pasar sebenarnya. Spread pada broker NDD akan berubah-rubah sesuai dengan keadaan pasar yg sebenarnya. Broker NDD ialah broker yg mempunyai jenis ECN (Electronic Communication Network). STP (Straight Throught Processing) serta DMA (Direct Access Market). ECN ialah jenis broker forex dimana trader mampu langsung terhubung dengan pasar tanpa perantara maupun campur tangan dari pihak broker ataupun dealer (dealing desk). STP ialah broker yg menghubungkan trader dengan broker besar lain-lainnya ataupun broker dengan jenis ECN dengan likuiditor tertentu. Broker jenis DMA ialah broker yg tatacara kerjanya menyerupai broker ECN. Bedanya. broker DMA terikat kontrak dengan penyedia likuiditas tertentu.

3. Teregulasi
Trader yg memakai teknik scalping ada baiknya menghindari broker-broker yg tak teregulasi dengan benar. Broker-broker yg tak teregulasi yang telah di sebutkan biasanya di sebut broker bucket shop ataupun broker kaki lima. Broker semacam ini Suka mengecoh klien yg masih awam serta belum paham betul mekanisme perdagangan pasar forex. Kekurangan broker semacam ini ialah ekesekusi order yangc cenderung lambat. requote order yg berlebihan. serta server yg Suka down ataupun terputus-putus
Selain alasan di atas. trader pula perlu berhati-hati terhadap broker yg berterus terang berjenis ECN akan tetapi Suka memanipulasi klien. Tips yg paling aman memilih broker ialah melihat regulasinya lebih lagi dahulu. Regulator dengan kredibilitas tinggi serta benar antara lain: CFTC serta NFA (Amerika Serikat). FSA (Inggris). ASIC (Australia) serta CySEC (Siprus). Trader perlu memperhatikan bentuk regulasi masing masing broker sebelum mengawali trading dengan teknik scalping.

4. Menyediakan Leverage Tinggi
Besarnya leverage cukup memberi pengaruh trader yg memakai teknik scalping berhubung scalper mengumpulkan profit yg tak seberapa besar. akan tetapi andai dijumlahkan akan menjadi nilai yg cukup tidak sedikit. Tapi. hasil dalam beberapa minggu terkadang tak memuaskan dibanding dengan tenaga yg terbuang. Untuk mengatasi hal ini. scalper akan memakai beberapa ukuran leverage tatkala bertrading. pastinya yang selaras dengan aturan broker tempat mereka-mereka bertrading. Makin besar leverage. maka margin (jaminan trading) akan makin kecil serta hal ini akan membuat trader bisa memakai lot yg makin tidak sedikit. Untuk trader yg baru saja belajar memakai teknik scalping. sebaiknya memilih leverage kecil lebih lagi dahulu tatkala awal-awal bertrading hingga menjumpai metode yg sesuai serta teruji untuk dipakai. Sesudah metode scalping yg tepat sudah teruji. leverage bisa di tingkatkan tidak banyak demi tidak banyak. Tapi. jangan tidak ingat untuk selalu memakai setting stop loss serta target profit.

5. Spread Rendah
Spread ialah biaya yg perlu dibayarkan pada broker untuk pelayannnya baik disaat trader profit maupun loss. Untuk trader yg telah berhasil dengan taktik atau strategi trading mereka-mereka. biaya spread dianggap masih wajar serta bisa ditoleransi. Namun. trader yg memakai teknik scalping perlu membuka serta menutup posisi puluhan kali dalam tempo yg singkat. Tak menutup mungkin seorang scalper akan membuka serta menutup posisi lebih dari seratus kali perhari. Biaya spread ini perlu di perhatikan dengan cermat supaya tak merugikan scalper.
Spread yg tinggi bisa merugikan hasil yg di dapatkan oleh scalper selama trading. Scalper akan membuka serta menutup posisi dalam jumah tidak sedikit serta dalam tempo singkat dengan harapan memeperoleh profit yg tidak banyak tapi andai digabungkan akan menjadi tidak sedikit. tapi. dengan membuka serta menutup posisi maka spread akan berlipat ganda serta mengurangi hasil yg dikumpulkan. Malah mampu membuat hasil nya menjadi minus. Oleh berhubung itulah seorang trader dengan teknik scalping perlu memilih broker dengan spread serendah barangkali. lebih-lebih untuk mata uang yg likuid.


Mana Saja Broker Paling baik Untuk Scalping?
Yang akan di sajikan kali ini ialah daftar broker paling baik untuk scalping yg mampu dipakai oleh para trader forex:
1. Exness
Broker Exness ialah broker yg menyediakan tipe akun ECN. Exness sudah teregulasi oleh CySEC dengan nomor lisensi 178/12. Berhubung menyediakan leverage sampai-sampai 1: 2000 serta spread mulai 0.0 untuk akun ECN. maka Exness terperinci satu dari sekian banyaknya broker paling baik untuk scalping. Broker ini pula tak memberikan batas penggunaan expert advisor serta taktik atau strategi trading apa saja.

2. IC Markets
IC Market adalah broker yg sudah teregulasi oleh ASIC dengan nomor lisensi 335692. Broker asal Australia ini pun menunjukkan jenis akun ECN dengan leverage optimal atau dalam kata lain maksimal 1:500 serta spread mulai pada 0.0 pip. IC Markets tak mempunyai batasan dalam trading salah satunya tak ada batas minimum jarak order. scalping. hedging serta trading otomatis. Selain itu. ada tatacara daftar IC Markets yg mampu diikuti trader Indonesia disini.

3. Pepperstone
Pepperstone pula adalah broker asal Australia serta teregulasi oleh ASIC. Menyediakan akun standart STP dengan spread mulai 1.0 pips serta leverage sampai-sampai 1:500. Pepperstone memperbolehkan segala jenis teknik trading termassuk EA. scalping dan full hedging. Serta bila Kamu tertarik untuk bertrading dengan deposit dalam mata uang selain Dolar AS. Pepperstone sanggup mendapatkan deposit dalam 11 mata uang: AUD. USD. EUR. CAD. GBP. CHF. JPY. NZD. CAD. SGD and HKD.

4. ThinkMarkets
ThinkMarkets ialah broker Non Dealing Desk (NDD) yg menyediakan spread 0.01 serta leverage sampai-sampai 1:500. ThinkMarkets teregulasi oleh ASIC Australia serta FCA Inggris. Sebagaimana broker paling baik untuk scalping lain-lainnya di daftar ini. mereka-mereka mengizinkan penggunakan macam-macam taktik atau strategi trading. Manfaat ekstra andai bertrading dengan ThinkMarkets ialah tersedianya sinyal trading autochartist yg mampu mengenali pola-pola terbentuk di chart secara real time dan mengirimkan sinyal trading tatkala ada kesempatan tercipta.

5. FXTM
FXTM terlisensi oleh International Finansial Services Commission (IFSC) dengan nomor lisensi IFSC/60/353/TS serta IFSC/60/345/APM. Scalping cuma diperbolehkan pada tipe eksekusi market execution pada akun-akun ECN saja. sebaliknya untuk instant execution tak diperbolehkan penggunaan scalping. Spread mulai 0 sampai-sampai 0.5 bergantung tipe akun ECN trader. Leverage disediakan oleh broker FXTM sampai-sampai 1:500.

6. Hirose
Hirose sudah memperoleh lisensi Inggris FCA selaku Hirose Finansial UK Limited dengan nomor 540244. Hirose adalah broker NDD yg memakai system STP tanpa requotes. Dengan leverage sampai-sampai 1:300 serta spread rendah untuk pasangan cross Yen mulai 0.7 pips. Scalping pula diperbolehkan oleh broker ini bersama dengan teknik trading lain-lainnya. Lebih baik lagi. Hirose menunjukkan eksekusi dengan teknologi canggih made in Jepang.

7. FXPro
FXPro teregulasi oleh FCA serta CySEC. Dengan spread mulai 0 pips serta leverage sampai-sampai 1:500. FXPro pula mengizinkan penggunaan banyak sekali taktik atau strategi trading salah satunya scalping. Tipe akun yg disesiakan oleh FXPro bukan didasari system tapi didasari platform trading. FXPro menyediakan platform MT4. MT5. serta cTrader.

8. FXCM
FXCM menyediakan tipe akun Non Dealing Desk dengan leverage 1:400. Spread mulai 1.3 pada banyak sekali pair forex. Broker FXCM terdaftar di Bursa Efek New York (NYSE) serta mencapai maupun meraih banyak sekali penghargaan bergengsi. Di sayangkan. kanal ke broker ini diblokir oleh regulator Indonesia.

9. Orbex
Orbex mempunyai leverage 1:300 serta spread serendah 0.6 pada akun tipe ECN-nya. Broker teregulasi CySEC ini mengizinkan taktik atau strategi scalping. Mereka-mereka pula sudah memperoleh banyak sekali penghargaan terkemuka dari banyak sekali Forex Show serta polling global. Namanya barangkali tidak lebih dikenal. akan tetapi sebetulnya sejarahnya telah cukup panjang. berhubung dahulu eksis dengan nama AFBFX sebelum rebranding menjadi Orbex.

10. FXOpen
FXOpen menyediakan leverage antara 1:100 sampai-sampai 1:500 serta spread floating mulai pada 0 pips. Dengan demikian. ia salah satunya broker paling baik untuk scalping yg mampu Kamu pilih. Plus. andai Kamu punya jiwa kompetitif. maka Kamu bisa ikuti kompetisi-kompetisi forex yg digelar broker ini ataupun bonus serta promosi terpola.

Secara keseluruhan. berikut ialah rangkuman broker paling baik untuk Scalping yg mampu mempermudah pemahaman Kamu:

Apakah Kamu tertarik dengan scalping? Pilihlah broker yang selaras dengan kriteria diatas. Telaah betul pembagian terstruktur mengenai masing masing broker supaya Kamu bisa bertading memakai teknik scalping dengan aman serta nyaman. Sesudah itu. Kamu bisa belajar lebih lanjut perihal mitos serta fakta dalam teknik scalping forex. untuk makin menaikan pemahaman Kamu mengenai taktik atau strategi yg satu ini.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di