CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Black Swan. Peristiwa-Peristiwa Menggemparkan Di Pasar Finansial
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef787640577a9683071c49c/black-swan-peristiwa-peristiwa-menggemparkan-di-pasar-finansial

Black Swan. Peristiwa-Peristiwa Menggemparkan Di Pasar Finansial

Black Swan. Peristiwa-Peristiwa Menggemparkan Di Pasar Finansial


Sebelum membahas Black Swan. Peristiwa-Peristiwa Menggemparkan Di Pasar Finansial saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Selaku trader di pasar forex. Kamu boleh jadi pernah mendengar sebutan Black Swan disebut-sebut dalam analisa ataupun informasi dari media internasional. Apa itu Black Swan? Black Swan ialah peristiwa-peristiwa yg berlangsung di luar dugaan serta memicu kegemparan di pasar financial. Didasari teori. suatu fenomena bisa di sebut Black Swan. andaikan memenuhi tiga syarat. yakni (1) mungkin terjadinya rendah. (2) berdampak Amat besar di pasar financial dunia. serta (3) sesudah fenomena berlangsung lantas tidak sedikit orang mulai menyadari bahwasanya hal itu semestinya mampu di perkirakan.


Asal Mula Sebutan Black Swan
Terminologi Black Swan (Angsa Hitam) berasal dari abad ke-17. berawal dari asumsi masyarakat Eropa bahwasanya seluruh angsa berwarna putih. padahal sebetulnya ada angsa hitam yg hidup di alam liar. Dalam konteks ini. angsa hitam (Black Swan) Suka di lihat selaku simbol untuk suatu hal yg tak terprediksi serta berdampak besar. suatu hal yg luar biasa di luar kendali. ataupun suatu hal yg seharusnya eksis dalam anggapan umum.
Di era modern. sebutan ini dipopulerkan oleh Nassim Nicholas Taleb. seorang mantan trader Wall Street yg lantas menjadi penulis serta profesor kenamaan pada bagian keuangan. dalam buku berjudul The Black Swan yg di terbitkan tahun 2007.

Pendapat dari Taleb. aneka penemuan ilmiah serta fenomena yg menjadi peristiwa Black Swan berlangsung dengan tak diramalkan sebelumnya. Umpamanya ialah kemunculan internet. komputer pribadi. Perang Dunia I. salah satunya fenomena 11 September 2001 yg menenggelamkan mata uang dollar dalam sekejap. serangan Amerika terhadap Irak yg melambungkan harga minyak. serta lain-lain. Dalam bukunya. Taleb pula memberikan sejumlah perspektif yg dibutuhkan pelaku pasar untuk antisipasi serta menanggapi fenomena Black Swan.
Buku Taleb yg memaparkan teori Black Swan ini lantas masuk dalam jajaran best seller dan ditempatkan dalam list 12 buku paling berpengaruh pasca Perang Dunia II oleh The Sunday Times.

7 Fenomena Black Swan
Walau buku The Black Swan baru di rilis tahun 2007. namun sebetulnya peristiwa-peristiwa yg tidak terprediksi sekalian menggemparkan dunia financial sudah berlangsung berkali-kali sebelumnya. Malah sesudah teori Taleb di ketahui tidak sedikit orang pun. fenomena semacam itu tidak terhindarkan. Berikut 7 fenomena menggemparkan yg kerap di sebut selaku semisal Black Swan di pasar financial.

1. Krisis Financial Asia (1997)
Pemicu Krisis Financial Asia ialah keputusan Thailand untuk melepas pegging (acuan) nilai tukar Bhat terhadap Dolar AS. Keputusan itu berdampak domino sampai-sampai berlangsung devaluasi mata uang di semua Asia Tenggara serta Asia Timur. Umumya mata uang Asia anjlok sampai-sampai 38% serta pasar saham dunia melorot sampai-sampai 60%.
George Soros dituduh menimbulkan krisis ini dengan melakukan shorting atas Baht serta memanen profit dari jatuhnya mata uang-mata uang Asia. Tapi. ia berdalih bahwasanya di rinya tak menimbulkan krisis. meski tidak menampik langsung andai ia ada andil dalam gejolak yg berlangsung.


2. Pecahnya Dot Com Bubble (2000)
Sejalan dengan semakin meluasnya penggunaan internet di semua dunia. bisnis-bisnis daring yg di sebut pula perusahaan Dot Com mengalami peningkatan pesat. Harga sahamnya meroket. terlihat dari kenaikan indeks NASDAQ (indeks saham AS yg berfokus pada emiten bidang teknologi) dari 1.000 poin di tahun 1995 ke lebih dari 5.000 di tahun 2000.
Tatkala NASDAQ sedang nangkring di puncak. tiba-tiba sejumlah perusahaan mayor semacam Dell serta Cisco melakukan aksi jual atas saham-sahamnya. menjadikan menimbulkan panic selling. Akibatnya. dalam waktu tidak lebih dari sebulan. nyaris satu triliun Dolar AS hangus dari pasar. Indeks komposit NASDAQ yg pernah sempet naik 682% dari 751.49 pada Januari 1995 ke 5.132.52 pada Maret 2000. terjun bebas sampai-sampai 78% serta terdampar di 1114.11.
Walau sejumlah perusahaan Dot Com dari masa itu masih berhasil sampai-sampai kini. semacam Amazon. eBay. serta Netflix. namun tidak tidak banyak perusahaan teknologi AS yg terlindas oleh insiden Black Swan ini.

3. Bangkrutnya Lehman Brothers (2008)
Sebelum fenomena Black Swan ini berlangsung di tahun 2008. Lehman Brothers salah satunya satu dari sekian banyaknya perusahaan jasa keuangan kawakan dunia serta menempati posisi bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat. Tapi. pada 15 September 2008. Lehman Brothers tiba-tiba mendeklarasikan kebangkrutan. Tatkala itu. perusahaan ini mempunyai aset senilai $639 milyar serta utang sebesar $619 milyar. menjadikan menjadikannya deklarasi kebangkrutan terbesar dalam sejarah.
Kebangkrutan Lehman Brothers sekalian mengungkap kebobrokan praktek sertifikasi utang bidang properti dalam system financial AS yg lantas dikenal dengan sebutan Krisis Subprime Mortgage. Akibatnya. ke-khawatiran meluas ke semua dunia berhubung para investor khawatir lembaga lembaga keuangan besar lain-lainnya akan ikut tumbang.

Dampak domino yg lebih besar dari fenomena Black Swan ini sukses terhindarkan. sesudah pemerintah Amerika Serikat menyalurkan dana untuk mem-bail out perusahaan-perusahaan keuangan bermasalah yg berpusat di sana. Tapi. pertolongan dari pemerintah AS ini sebetulnya dipandang negatif oleh masyarakatnya sendiri. berhubung menganggap bahwasanya dana pajak rakyat di berikan pada orang-orang kaya yg tak berhak. Fenomena ini pula yg lantas memunculkan julukan too big to fail untuk bank-bank investasi AS.

4. Krisis Utang Yunani (2010)
Pada tahun 2010. sementara pasar financial global masih berjuang untuk pulih dari krisis sebelumnya. Yunani mendadak mengumumkan bahwasanya mereka-mereka selama ini menyembunyikan angka defisit anggaran negara yg sebenarnya. Keyakinan pasar langsung kolaps. sampai-sampai pada tahun 2012. Yunani mendeklarasikan pernyataan gagal bayar utang pemerintah terbesar dalam sejarah.
Situasi terus memburuk sampai-sampai pada 30 Juni 2015. Yunani menjadi negara maju pertama yg gagal membayar cicilan utang pada International Monetary Fund (IMF). Pasar financial beraksi spontan. menjadikan berdampak pada anjloknya pasar saham dari Hong Kong sampai-sampai London. Fenomena Black Swan ini menggarisbawahi fungsi Emas serta Obligasi Pemerintah AS selaku safe haven. berhubung investor serta trader global langsung memburu kedua aset begitu kabar menyeruak.
Walaupun gejolak di pasar financial global yg ditimbulkan oleh Krisis Utang Yunani ini sudah mereda. namun negara yg beribukota di Athena itu masih bergantung pada praktek gali lubang. tutup lubang untuk menangani keuangannya. Perekonomiannya mengalami resesi serta pengangguran merajalela. Sampai-sampai kini pun. trader yg memperdagangkan mata uang Euro di pasar forex masih Suka berhati-hati andai terdapat kabar rapat renegosiasi utang Yunani dalam informasi ekonomi.

5. Bencana Nuklir Fukushima (2013)
Posisi geografis Jepang menjadikannya Suka mengalami gempa serta tsunami. Tapi. gempa di tahun 2013 menjadi istimewa berhubung menghasilkan kebocoran di instalasi pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima. Seketika. fenomena itu memunculkan stress berat dunia akan insiden Chernobyl (1986) yg meluluhlantakkan satu tempat di Eropa Timur dengan kontaminasi radiasi masih membekas sampai-sampai kini.

Kita di negara Indonesia boleh jadi tidak begitu terdampak oleh fenomena Black Swan ini. Tapi. NIKKEI 225 anjlok 14%. mencatatkan penurunan terburuk dalam 40 tahun. Di Amerika Serikat. Dow Jones pula melorot 1.15%.
Dalam perkembangan selanjutnya. Jepang menonaktifkan umumya instalasi nuklirnya untuk sementara. Walau demikian. kebocoran di Fukushima belum sepenuhnya tertanggulangi malah sampai-sampai tahun 2017.

6. Pencabutan Pegging Franc Swiss (2015)
Sebelum 2015. nilai tukar Franc Swiss di-pegging sejajar dengan 1.20 Franc per Euro. Tapi. Swiss National Bank (SNB) sebagai bank sentral Swiss tiba-tiba mencabut pegging yang telah di sebutkan sekalian menurunkan suku bunga depositnya. menjadikan seketika menggemparkan dunia financial.
Segera sesudah pengumuman SNB tersebar di media. Franc Swiss melesat 30% versus Euro serta melonjak 25% versus Dolar AS. Langkah tidak terduga itu pula menghantam pasar saham Eropa. sampai-sampai indeks saham Swiss merosot 10 % dalam waktu singkat.
Dibanding fenomena Black Swan sebelumnya. kebijakan SNB ini mampu di katakan berdampak paling tidak baik bagi trader forex. Bukan cuma tidak sedikit trader yg langsung bangkrut berhubung rem-nya jebol. tidak tidak banyak juga jumlah broker forex yg terpaksa gulung tikar (semisal: Alpari UK) ataupun menanggung hutang besar setelahnya (semisal: FXCM US).

7. Keputusan Inggris Keluar Dari Uni Eropa Pada Referendum Brexit (2016)
Sebelum hasil referendum Brexit diumumkan. konsensus analis menilai Inggris tak siap untuk keluar dari Uni Eropa. serta masyarakat pun pastinya tidak sebegitu gila-nya sampai-sampai memilih Yes. Brexit. Namun. realita mengatakan berbeda. Kubu Pro Brexit unggul dengan selisih tipis versus Kubu Pro Uni Eropa. menjadikan seketika mengubur Pounds di level terendah dalam 31 tahun (sejak 1985) versus Dolar AS.
Secara global. kepanikan pasca pengumuman hasil referendum yang telah di sebutkan menghapus sekitar $2 triliun dari pasar financial dunia. Sampai-sampai kini. para pelaku pasar masih mengamati perkembangan fenomena ini dengan hati-hati. Kelancaran negosiasi Brexit dengan Uni Eropa serta kebugaran atau kesehatan ekonomi Inggris sampai-sampai tiba waktu perceraian-nya terus dipantau massa.
----------------
Tulisan atau artikel ini pertamakali ditulis pada 22 April 2013. namun sudah diperbarui pada 13 September 2017 dengan menambahkan peristiwa-peristiwa terkini.
Apakah Kamu siap menghadapi fenomena Black Swan selanjutnya? Untuk mengetahui kejadian-kejadian yg akan datang. mengikuti terus rubrik Informasi Forex Seputarforex.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di