CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Budaya /
Dampak Covid Terhadap Kesenian
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef783f49a972e13cc1fcae1/dampak-covid-terhadap-kesenian

Dampak Covid Terhadap Kesenian

Dampak Covid Terhadap Kesenian
localproject.id
Pandemi Covid-19 yang saat ini menyerang hampir seluruh negara di dunia tanpa pandang bulu berdampak cukup besar terhadap seluruh aktivitas kesenian. Pandemi ini memaksa masyarakat untuk mengurangi interaksi langsung dan aktivitas berkumpul guna menurunkan risiko penularan virus covid-19. Akibatnya, aktivitas kesenian yang membutuhkan penonton secara langsung mengalami kemacetan total tanpa ada kepastian kapan wabah ini berakhir.
Bagi institusi kesenian yang menggantungkan dirinya terhadap penonton atau pengunjung secara langsung seperti museum, gedung teater atau galeri, pandemi ini seolah menghentikan pemasukan mereka. Seperti contoh apa yang terjadi di Amerika saat ini. Berdasarkan data yang dihimpun oleh The American Alliance of Museums, museum-museum di seluruh Amerika mengalami kerugian total sebesar USD 33.000.000 per hari akibat penutupan. Selain itu, setidaknya kurang lebih 30% museum-museum kecil mengalami kebangkrutan dan tidak dapat dibuka kembali tanpa ada dana bantuan.


Baca Juga: Extraordinary - Musik Folk Dari Sumba


Di Indonesia sendiri, situasi pandemi ini juga sangat berdampak terhadap sebagian besar aktivitas kesenian. Sebut saja acara sebesar ArtJog yang pada tahun 2020 ini terpaksa dibatalkan. Galeri Nasional pun tutup tanpa ada kejelasan kapan dibuka kembali serta bagaimana daftar pameran yang telah diagendakan selama setahun ini, apakah dibatalkan atau dijadwalkan ulang.
Situasi yang serba sulit ini kemudian direspons oleh banyak seniman dan pekerja seni dengan menciptakan ruang eksistensi berbentuk online seperti pameran via Instagram atau acara live season di kanal Youtube. Solusi ini terlihat sangat masuk akal mengingat internet saat ini bukanlah sesuatu yang asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Hampir semua orang memiliki gawai pribadi dan beragam akun media sosial. Aktivitas kesenian yang sebelumnya seolah eksklusif atau mengharuskan penonton untuk datang ke venue, berubah menjadi seperti pengantar paket yang datang ke rumah dan mengetuk pintu depan sembari berkata, “Paket tiba…”.

Meteor Rosada Amang Sanjaya
Sumber: localproject.id
kayanya memamg susah untuk seniman. acara dangdutan jelas dilarang, sama juga dengan acara seperti wayangan, jaran kepangan, reogan, juga mungkin sama mengena pada pameran seni rupa dan seni lukis.
emang bener bener parah ini dampak covid.
gak cuma seni aja sih, tapi semua sektor.

teman saya yang biasanya dapat orderan lukis, seksrang jadi sepi. sekarang cuma bisa gambar gambar asal aja sekalian mennjaga skil melukisnya.

kasihan sih. beberapa pertunjukan juga udah jarang kelihatan, biasanya dintempatbsaya tiap malamm bulan purnama ada pentas seni gan, tapi sekarang udah jarang, apalagi semenjak covid menyerang.
profile-picture
prabuanom memberi reputasi
di candi jawi ya biasanya mbah? tiap malam purnama?.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di