CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[CURHAT] Diminta Mantan untuk Menikahinya karena Dia Hamil
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef72d6bb8408875f602f8d2/curhat-diminta-mantan-untuk-menikahinya-karena-dia-hamil

[CURHAT] Diminta Mantan untuk Menikahinya karena Dia Hamil

Perkenalkan namaku Danny. Aku seorang pria dewasa berusia 31 tahun. Di usiaku yang dibilang dewasa dan sudah siap berkeluarga, aku masih hidup seorang diri sebagai pria single alias pria Jomblo. Setiap hari rasanya melelahkan setiap kali bertemu dengan tetangga yang selalu bertanya dengan nada seolah mengejar-ngejarku. "Kapan Dann nikah?, Kapan nyusul si Rudy sahabatmu itu, kok pacarnya gak pernah kesini lagi, eh itu kakak kamu udah mau masuk SD anaknya lho.."

Dan masih banyak sekali pertanyaan dari sekian banyak relasi ku. Mereka seolah-olah akan mendapatkan hadiah ketika aku menikah. Rasanya risih dan merasa terusik. Tetapi aku menyadari bahwa mereka bersikap seperti itu karena mereka perhatian padaku. Aku sadar bahwa menikah adalah titik hidup baru yang menyenangkan. Kita tidak lagi sendirian, tidak lagi memikirkan problem sendiri, tidak lagi masak sendiri, nyuci baju sendiri, makan sendiri. Pokoknya seperti lirik lagu dangdut klasik itu lah. Semua akan dikerjakan bersama dengan orang terkasih. Saat kita sakit juga ada istri yang merawat, saat butuh curhat, ada istri yang siap mendengarkan dan bisa diajak untuk bicara mencari jalan penyelesaian.

Dari sekian banyak kebahagiaan dari pernikahan, pastinya ada tanggung jawab yang harus ditanggung. Apalagi bagi laki-laki seperti aku. Tidak mudah dan perlu persiapan matang. Semua itu dilakukan agar pernikahan berjalan bahagia, tidak terjadi masalah ditengah-tengah kehidupan rumah tangga, dan amit amit supaya tidak terjadi perceraian. Aku secara pribadi mulai memikirkan hal tersebut. Aku mempersiapkan diriku dengan bekerja keras dan mengatur keuangan agar bisa mempersiapkan kondisi terbaik kelak saat aku berumah tangga, dan juga uang untuk acara pernikahan sekaligus uang mahar. 

Aku bekerja sebagai akunting di sebuah perusahaan di Jawa Tengah. Di usiaku yang menginjak usia 31 tahun, aku sudah mulai menyicil untuk merenovasi rumahku, dan juga mengisi perabotan rumah tangga seperti kulkas, mesin cuci, dsb. Aku merenovasi rumah lama yang nenekku wariskan kepadaku, karena akulah cucu satu-satunya. Ibuku dan ayahku tinggal di rumah mereka yang berada tidak terlalu jauh dari rumah nenek. Jadi menurutku suatu rejeki dari Allah atas anugrah ini. Sehingga aku bisa menyiapkan tempat tinggal bagi istriku, dan tidak jauh juga dari orangtuaku. Karena sebagai pria harus bisa bertanggung jawab kepada istri dan anak, tetapi juga kepada orangtua. Itu ajaran agama dan orang tua ku yang aku tanamkan sampai saat ini.

Dari sekian banyak progress yang ada, ada satu hal yang terpenting, yaitu harus ada istri. NAH.... Inilah masalahnya. Memasuki tahun 2020, aku berpisah dengan calon istriku. Tepat saat malam hari di tanggal 21 Desember 2019, setelah aku dan pacarku makan bersama di sebuah cafe kecil di kota Semarang. Ia berkata dengan berkaca-kaca, bahwa ia tidak bisa melanjutkan hubungan dengan ku.
Seketika aku kaget, terdiam dan tidak menyangka kejadian itu terjadi padaku. Kejadian dimana wanita yang aku cintai dan sudah kuyakini untuk menjadi istriku memilih untuk meninggalkanku. 

"Mas Danny, ada sesuatu yang harus aku sampaikan.", ucapnya. "Iya dek, ada apa?". "Sepertinya aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini. Ayah dan ibu tidak setuju atas hubungan kita. Mereka ingin aku fokus bekerja dulu, karena usiaku yang masih 25 tahun, dan mereka kawatir ketika aku berkeluarga, akan menjadi bumerang untuk aku dan orangtua ku", jelasnya. Suatu pernyataan yang aneh dan tidak disangka. Jujur aku tidak percaya kalau alasan dia meminta putus karena orangtuanya.

Ayah dan ibunya sudah tahu betul aku bagaimana, dan mereka tahu aku sudah sangat serius terhadap anaknya. Mana ada orangtua melarang anaknya dinikahi oleh pria serius yang sudah mempersiapkan semuanya untuk kebahagiaan anaknya sendiri. "Tidak mungkin dek, jujur aja, ini bukan karena orangtuamu, tapi kamu sendiri yang mau putus sebenarnya", tegasku. Ia tetap mengelak dan menjelaskan alasan yang berbelit-belit. Dan singkat cerita, aku putuskan mengikuti kemauan nya untuk berpisah. 

Semenjak itu, Nana memblokir kontakku. Oya, aku lupa memperkenalkannya. Namanya Nana... Nana ini seorang karyawan produksi di pabrik garment, usianya 25 tahun. Ia lulusan D2 bahasa Jepang, sedangkan aku S1 Ilmu akuntansi. Awal mula bertemu dengan Nana, saat itu aku sedang interview di suatu perusahaan, dan bertemu dengannya. Kuminta saja kontaknya dan kami semakin dekat. 

Setelah putus selama 3 bulan, tepatnya minggu pertama bulan Maret 2020 lalu. Ada nomor whatsapp yang mengirimkan pesan ke nomorku. Nomor baru, tetapi foto profilnya tidak asing. Ya, dia adalah Nana. Wajah cantik, berhijab pink warna kesukaannya, dan senyum nya yang selalu menjadi bayangan manis di setiap detik hidupku. Sangat berlebihan kan? iya memang aku sangat mencintainya. Sudah 3 tahun kami berjalan pacaran, tetapi putus hanya karena alasan tidak jelas. Ia pun menyapaku dan menanyakan kabarku. 

Aku yang saat itu belum mendapatkan pengganti dan masih belum bisa move on, langsung gerak cepat alias gercep membalas pesan gadis manis itu. Dia mengajakku bertemu malam itu. "Baiklah.. nanti kita ke  aja, jam 7 malam ya", balas pesanku. Di hari sabtu yang cerah itu aku merasakan kembali rasa jatuh cinta kedua. Aku tahu, aku masih belum bisa move on. Pertemuan ini seperti pengobat rindu. Tetapi aku tidak bisa berharap lebih. Takutnya dia hanya akan memberikan undangan nikah.

Jam 6 petang, aku bersiap-siap dan mandi dengan bersih. Semua pekerjaan aku selesaikan sehingga saat aku pergi dengan Nana tidak ada halangan perihal pekerjaan. Mengingat itu adalah masa sebelum covid-19, jadi masih bisa bertemu dan nongkrong di cafe. Aku berangkat dengan motor matic ku, dan tak lupa ku bawa tas ku yang berisi vape, handphone, dompet dan juga powerbank. Jalanan rame lancar, dan aku sudah tak sabar bertemu dengannnya. 15 menit dari rumah, aku sudah sampai di cafe. Kulihat Nana berpakaian santai dengan hijab ungu yang rapi. ia duduk sambil meminum cokelat manis.

Singkat cerita, saat bertemu awalnya agak malu-malu. Tetapi setelah bercerita panjang lebar, kami kembali nyambung. Ditengah-tengah pembicaraan. Ia berkata begini:
"Mas, jujur aku menyesal kemarin sudah mutusin kamu. Aku mau jujur. Saat itu aku minta putus karena aku dekat sama Pramana. Ia adalah salah satu supervisor di tempatku. Jujur aku mulai suka dan jatuh cinta dengan Prama. Tetapi ternyata aku ditipu sama dia, mas. Dia hanya menikmati tubuhku saja. Setiap pacaran selalu ngajak berhubungan badan. Dan saat ini aku hamil 1 bulan. Dia malah kabur pulang ke kampungnya di Bali. Aku takut juga kalau ngomong sama ayah dan ibu. Aku takut."

Seketika aku terdiam. Aku sedih karena kekasihku ditipu. Aku merasa bangga karena hanya akulah pria terbaik untuknya. Tetapi yang jadi masalah sekarang adalah ada janin anak dari Nana dan Prama. "Waduh, bisa bisa aku ini yang disuruh tanggung jawab", ujarku. Benar seperti dugaanku. Ia memintaku untuk menikahinya dan biarkan anak ini jadi tanggung jawab Nana. Yang terpenting orang tua nya tidak marah, nama keluarga tetap baik, dan anak ini berstatus sebagai anak berorangtua.  Semua demi masa depan yang lebih baik. 

Ku akui saat itu aku meminta waktu untuk berpikir. Semenjak itu juga kami makin intens berkomunikasi layaknya pacaran kembali. Tapi ada kebimbangan dalam hatiku karena dia hamil anak Pramana. Tetapi aku masih cinta, dan sangat cinta pada Nana. Aku ingin menikahinya, menjadikannya istriku, dan hidup bahagia dengan nya. Aku benar-benar galau hingga saat ini. Tidak tahu harus bagaimana. Ku harap ada jalan keluar dan saran dari semua rekan-rekan  untuk ku mengambil keputusan yang bijak. Mengingat aku mencintai Nana, tetapi aku tidak siap dengan bayi yang dikandung Nana karena ia adalah bayi dari Pramana. 

Benar-benar galau

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ariel2057 dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kutilkuda1202
Halaman 1 dari 4
kelakuan nya siapa ini?🤨
profile-picture
king.aslan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
jadi agan minta saran atau cuma curhat?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
papahmudanow dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Yg penting berani jujur juga ke orang tua masing-masing
Perihal siapa ayah dari si janin.
Tinggal apakah bisa meyakinkan mereka kalo kalian siap dengan segala konsekwensinya.
Karena ke depan, agan tidak berhak menjadi wali nikah di janin saat dewasa dan tiba waktu Utk menikah nantinya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
SilitMambu dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Tolak dan tinggalkan.
Sekali kena kata "selingkuh" dan berbuah janin itu akan menjadi racun di kehidupan agan.
Beda kalo buah janin itu karena pekosaan, jempol kalo agan menikahinya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
july00artha dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
kalo gua jadi elu sih ogah, nikahin org hamil hasil pejuh laki2 lain emoticon-DP, masih banyak cewe lain cuk, lagian tuh mantan lu pake hijab tapi kerjaan ngangkang mulu emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
JGN MAU.. Gentle jdi cwok gk ad tuh namanya cinta2. Itu diselingkuhin ampe hamil
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
ngomong-ngomong yang kisahnya gan kutil yg mana nih?
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
sebagai pria harus punya prinsip. cinta sih cinta tp pake logika juga mantan sudah selingkuh & hamil tp malah minta dinikahin demi nama baik. emang pas ena ena mikir sebab akibat nama baiknya ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
priakuta dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh adit.idol
Lihat 1 balasan
Kalo menurut ane, agan pribadi punya keinginan besar buat jd suami nana, walaupun agak berat buat nerima anaknya.

So klo mau lanjut yg perlu dilakukan adalah yakinkan diri agan kalo agan bener2 siap nerima segala konsekuensi nya, apalagi ketika pacaran si nana sempat main belakang (atau apapun itu) sampai dia hamil, pertanyaan nya apakah agan siap kalo salah satu konsekuensi terburuk nya nanti nana mengulangi hal yg sama?.

Kemudian kedua, setelah bayi lahir akankah agan menerima anak itu seutuhnya dan menyayanginya dengan sepenuh hati?. Jangan sampe rasa dendam itu justru tercurah ke anak yg lahir diluar kendali agan.

Ketiga, berdoa, dekatkan diri pada tuhan, minta petunjuk yg terbaik dari-Nya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lurahgundul dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 18 balasan
Waduh.....menurut ane jangan Gan.
Anak keturunan itu harus jelas orang tua nya, walau bagaimanapun anak harus tahu bapak kandungnya, apalagi anak perempuan memerlukan bapak kandung jadi wali nikahnya.
Makanya dilarang menikah ketika lagi hamil.
Kalo mau menikah setelah lahiran aja Gan.
profile-picture
profile-picture
byurself dan nowbitool memberi reputasi
past behavior is the best predictor of future behavior.
infidelity is in her dna, just move along man.
she's a disaster waiting to happen.
profile-picture
profile-picture
reinm dan mr.fajjar memberi reputasi
Diubah oleh apollion
Lihat 1 balasan
bucin.... udh gede besok lu g bisa kimpoiin anak lu klo cewek, musti si pramana....
tp klo di wali hakim in ntar si anak tanya kok g bpk aj? masa lu jawab lu bukan anak kandung gw alias kimping? klo lu paksain sama aj lu suru anak lu zina seumur hidup, g cukup cm modal sayang n cinta doang ntar klo lu ribut ama bini status anak pasti kebawa bawa pas lg emosi.....
g bagus buat jangka panjangnya....
profile-picture
sidewinder11 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Menurut ane sih jangan gan, karena bisa berabe kedepannya. Di awal kan agan gak pengen pernikahan agan berakhir kandas, dan kalau menurut ane itu malah bisa jadi penyebabnya.

Kalau agan sudah nikah dan ribut sama doi anak itu pasti agan akan ungkit-ungkit dan jadi biang keributan yang lebih besar.

emoticon-Sorry
Lihat 1 balasan
Sebagai cowok ingat di masa2 yg sama kok merasa sangat terhina ya... Sudah tinggalin saja. Sudah tau selingkuh gitu kok masih diopeni, kecuali kalau kamu ya brengsek suka main perempuan ya nggak papa, itung2 karma mu.
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan sidewinder11 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Dih enak bgt udah mlendung baru nyariin minta dikawinin

Kalo ente kenal ortunya mending ente bilangin ke ortunya kondisi mantan ente biar ortunya yg ngurusin sekalian pembalasan atas perbuatan mantan ente dulu abis itu gantian block2in kontak mantan ente

Ente jg sambil nyari calon lg biar makin nyesek tu mantan ya akhiemoticon-Maaf Agan
profile-picture
reinm memberi reputasi
kalau saran saya jangan gan
mending mundur saja

1. bagaimana perasaan orang tua agan kalau tahu anak tersebut bukan anak agan, maaf dari mulut mungkin bisa menerima tetapi dari dalam hati mereka saya sangat ragu
2. mantan pacar agan yg minta putus tanpa ada alasan yg jelas, pacaran udah 3 tahun bukan waktu singkat, jelas dia tidak menghargai komitmen awal dan masih labil padahal umur harusnya udah matang dalam ambil keputusan
3. waktu mantan agan hubungan sex, kasih perawan ke bukan suaminya, apakah mikir agan pas waktu enak-enak, kemungkinan besar nggak mikir perasaan dan kondisi agan, dia nggak mikir resiko nanti hamil
4. takutnya kalau agan jadi nikah ama dia, kalau suatu saat ada masalah dalam pernikahan ( masalah/ribut ama pasangan pasti ada dalam suatu pernikahan ), anak tersebut bisa jadi pelampiasan amarah, padahal anak tersebut nggak tahu apa-apa
5. perbanyak acara piknik atau touring, tempat wisata udah banyak yg mulai buka meskipun masih ada pembatasan, biar agan bisa move-on, sukur bisa ketemu ama cewek lain
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan 3 lainnya memberi reputasi
Pacaran 3 tahun trus minta putus krna ada cowok lain, skrg mau balikan krna ada janin diperutnya..emang ada jaminan klo abis itu dia ga bakalan selingkuhi agan ?? Ini namanya ORANG MAKAN NANGKANYA AGAN KENA GETAHNYA
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan nowbitool memberi reputasi
jangan mau. enak aja pas rugi balik lagi minta tolong yg konsekuensinya gede. ngomongnya mah tar tanggung jawab si cewek, taunya lu juga tar dimintain tanggung jawab ngurusin
Mending mundur Gan jangan terbawa perasaan cinta buta sesaat, ingat urusan gk berea sampai bayi lahir tpi bakal panjang urusannya. apa agan rela misal diteruskan hrus nanggung biaya hidup anak orang lain walaupun diawal si cewe yg bakal membiayain...? Klu toh misalkan dinikah krna kasihan apa agan ikhlas berhubungan badan dengan kondisi ada janin bayi orang lain selama 8 bulan, pdahl indah2nya menikah itu alias honey moon 0-1 thn stlh menikah
Untung saja belon nikah, kalo uda terlanjur nikah baru dihamili orang lain, agan uda terikat dan uda ribet ....
Uda dibukain matanya, lihat dengan jernih dan secara rasional, jangan terbawa perasaan cinta cinta, kewarasan pun hilang ....
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di