CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Dilema Negeri Kretek
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef72c4fe83c720f66416a01/dilema-negeri-kretek

Dilema Negeri Kretek

Dilema Negeri Kretek

Kebanyakan orang merasa sains itu bebas nilai, jadi semisal ilmu sosial itu cenderung subjective dan pengetahuan alam objective. Namun saya kira sains itu juga di manfaat kan untuk kepentingan politik dan ekonomi, pada akhirnya tidak lagi bebas nilai.

Dewasa ini banyak kepalsuan kita ketahui dengan atas nama sains itu sendiri seperti fosil manusia purba dan dinosaurus palsu seperti itu. Semakin banyak kepalsuan atas nama sains ini terbukti tidak benar salah satu di antaranya yang di sinyalir palsu adalah tengang Rokok.

Banyak kontoversi yang mengelilingi Rokok, ada apa dengan Rokok?

Di indonesian sendiri pajak Rokok per tahun nya mencapai 150 Triliun, belum lagi pekerja yang berhubungan dengan Rokok mencapai 6 juta jiwa. Kalau belakangan ini pemerintah melakukan wacana pengurangan dan membuat regulasi pengurangan rokok pasti menjadi dilema.

Dilema Negeri Kretek

Dan selain sisi positif seperti di atas ada juga negatif nya seperti yang di katakan departemen kesehatan tentang ongkos kesehatan yang harus dibayarkan diatas nilai positif yang di dapat, nilai nya ada yang menyebutkan sampai 400 hingga 600 Triliun, Dan ini bentuk nya data Macro yang penuh asumsi dan perkiraan, juga beberapa datanya terindikasi hoax, tapi anggap saja benar.

Dan jika data macro di atas di kerucutkan menjadi lebih kualitatif dan sosiologis, akan terlihat fakta menggelikan bahwa orang terkaya di negeri ini ternyata di nafkahi oleh orang fakir miskin. Jadi begini, baik secara individu atau keseluruhan, pengeluaran fakir miskin paling besar itu yang pertama Nasi/pangan, kemudian Rokok, lalu Kuota internet.
Menggelikan karena fakir miskin itu aneh, ketika harga bbm naik 500 - 3000 demo sampai pengrusakan, sementara jika Rokok Naik ya biasa aja, disini masalah sosilogis dimana masyarakat fakir miskin menghidupi orang terkaya ini dan kembali masalah nya ekonomi.

Dilema Negeri Kretek

Makanya karena masalah nya kembali ke ekonomi, penelitian mengenai kesehatan tentang rokok menjadi "Bermasalah" menjadi krusial yang ini berbanding terbalik dengan pada dasar nya sains itu harus bebas nilai dan tidak meninggalkan kontroversi. Makanya pengetahuan mengenai hal ini yang di jejalka pemerintah itu menjadi aneh, dimana Rokok di kenalkan sebagai pembunuh ribuan orang yang di dukung juga para ilmuan tentunya juga para ulama yang pada akhirnya MUI mengharamkan Rokok.

Dilema Negeri Kretek

Tetapi ada juga penelitian lain yang menyatakan Tidak, mereka mengatakan bahwa rokok di larang ini bukan tidak membuat sakit, melainkan karena konspirasi yang sangat besar di belakangnya. Prof. Sutiman mengagakan kadar zat kimia dalam rokok itu tidak cukup membuat kangker, bahkan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Perdebatan ini tentu saya sendiri tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah, pasti sulit sekali menghadapi ratusan triliun bukan?.

Dilema Negeri Kretek

Namun jika demikian karena semuanya kembali kepada uang dan juga dilema antara melarang dan membiarkan rokok ini, kenapa tidak mencoba si rokok nya di buat sehat? Daripada munafik melepas pajak tidak mau, melepas ketidak pastian, di demo di kedua sisi.

Dengan perputaran uang yang banyak itu, kenapa tidak di buat penelitian ilmiah tentang rokok, Kreteg itu sudah menjadi salah satu tradisi di indonesia hak ciptanya pun milik masyarakar indonesia. Jika membaca sejarah nya rokok kreteg di ciptakan juga untuk obat, ada cengkeh, tembakau yang menjadikan sebuah landasan hipotesis.

Paling tidak Rokok nya jadi tidak berdampak secara berkelanjutan dan lebih sehat, daging buatan saja sekarang sudah di temukan tekhnologi nya, apalagi secara historis orang kediri, malang, kudus bukan hal yang baru bagi mereka mengenai rokok ini. Jika berhasil mie instant tidak sendirian lagi merantau di luar negeri. Dari triliunan uang rokok daripada di buang untuk kampanye anti rokok, si pemilik pabrik kampanye buat orang merokok, kenapa ga di coba sisihkan buat penelitian aja.

ironis, asuransi kesehatan dapat suntikan dana dari pabrikan rokok emoticon-Cape d...
Sekarang coba jelaskan sektor mana yg gak dapat suntikan dana dari pabrik rokok?

sektor pendidikan, sektor olahraga, sektor kesehatan, sektor infrastruktur, bahkan sampai siaran liga luar negeri pun di sponsorin rokok

Coba ente berani ngusik satu sektor saja, bisa distop dana nya kayak tvri emoticon-Ngakak
orang terkaya di negeri ini ternyata di nafkahi oleh orang fakir miskin emoticon-Leh Uga
profile-picture
pulaukapok memberi reputasi
Heleerrh, korporasi rokok itu "absurb" dan gokil habis.
Tengok lah di pantura karawang, deket perbatadan karawang subang kakan jalan kalo dr Cikampek.
Ada RS khusus paru yg baru2 aja dibangun.
Ada yg tahu Dana nya, dr pemkab karawang?
Big "no"...(karawang itu ancur2 apbd nya, melimpah tp salah urus).
Dr asosiasi pengusaha rokok tembakau dan cengkeh.....

Ibarat kata, kamu makan rokok ku ntar sakit aq obatin tp untung buat sayaaaaah.
Kan luar binasa.....
Mau gimanapun rokok masih jadi komoditas utama di negara ini, pemasukkan tertinggi bahkan dari perusahaan-perusahaan rokok
banyak banget yg gasuka asep rokok, tapi banyak juga yg suka ngerokok. mungkin perokok bisa merokok sesuai tempat yg telah disediaka, bagi yg gasuka asap rokok ya menghindar aja.
ane bukan perokok, tapi gak anti-rokok juga hehehe emoticon-Shakehand2

tapi dilematis juga sih.. ane tau sumbangsih industri rokok di negeri ini gede, tapi di sisi lain ada isu kesehatan yang jadi masalah (walaupun kedua poin ini pasti debatable) emoticon-Toast
Ane ga kontro sama rokoknya

Cuma di statistik aja gan , itu defisit bpjs nya apakah 4 triliun gegara penyakit yang ditimbulkan rokok semua?


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di