CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Bunga Rawa Belong Tak Ditutup
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef6ff0edbf7643d89531184/satu-pedagang-positif-covid-19-pasar-bunga-rawa-belong-tak-ditutup

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Bunga Rawa Belong Tak Ditutup

Warta Kota 27 Jun 2020 10:42


Satu pedagang di Pasar Bunga Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, positif Covid-19.
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Bunga Rawa Belong Tak Ditutup
Suasana Pasar Bunga Rawa Belong saat uji swab, Senin (15/6/2020). - WARTA KOTA/DESY SELVIANY


WARTAKOTALIVE, KEBON JERUK - Satu pedagang di Pasar Bunga Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, positif Covid-19.

Camat Kebon Jeruk Saumun mengakui pihaknya sudah menerima hasil uji swab massal yang berlangsung pada Senin (15/6/2020) lali.

"Sudah terima hasil tes swab beberapa hari lalu."

"Hasilnya dari 84 pedagang yang di-swab, satu pedagang positif Covid-19," ujar Saumun saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2020).

Saat ini pedagang yang positif Covid-19 sudah menjalankan isolasi mandiri.

Sementara, toko pedagang tersebut juga sudah disterilisasi dengan cairan disinfektan.

Namun demikian, Saumun mengakui pihaknya tidak menutup Pasar Bunga Rawa Belong.

Menurutnya, karena hanya satu pedagang yang positif, maka hanya satu kios saja yang ditutup.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan penyemprotan di sekitar kios lainnya di Pasar Bunga Rawa Belong semenjak hasil swab keluar.

"Kalau penyemprotan di lokasi-lokasi yang bisa disemprot sekitar Pasar Rawa Belong sudah dilakukan dan akan dilakukan kembali," jelas Saumun.

Sebelumnya, puluhan pedagang di Pasar Bunga Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menjalani tes swab massal.

Tes swab melibatkan Puskesmas Kebon Jeruk, Senin (15/6/2020).

Wakil Camat Kebon Jeruk Agus Satiawan mengatakan, tes swab massal itu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Berikut ini sebaran 51.427 kasus Covid-19 pada 26 Juni 2020:

1. Jawa Timur: 10.901 kasus positif;

2. DKI Jakarta: 10.796 kasus positif;

3. Sulawesi Selatan: 4.469 kasus positif;

4. Jawa Tengah: 3.097 kasus positif;

5. Jawa Barat: 3.014 kasus positif;

6. Kalimantan Selatan: 2.876 kasus positif;

7. Sumatera Selatan: 1.907 kasus positif;

8. Papua: 1.633 kasus positif;

9. Sumatera Utara: 1.370 kasus positif;

10. Banten: 1.414 kasus positif;

11. Bali: 1.263 kasus positif;

12. Nusa Tenggara Barat: 1.142 kasus positif;

13. Sulawesi Utara: 984 kasus positif;

14. Kalimantan Tengah: 817 kasus positif;

15. Sumatera Barat: 720 kasus positif;

16. Maluku: 691 kasus positif;

17. Maluku Utara: 661 kasus positif;

18. Kalimantan Timur: 483 kasus positif;

19. Sulawesi Tenggara: 341 kasus positif;

20. Kalimantan Barat: 313 kasus positif;

21. DI Yogyakarta: 302 kasus positif;

22. Kepulauan Riau: 291 kasus positif;

23. Gorontalo: 243 kasus positif;

24. Papua Barat: 233 kasus positif;

25. Riau: 223 kasus positif;

26. Kalimantan Utara: 197 kasus positif;

27. Lampung: 187 kasus positif;

28. Sulawesi Tengah: 183 kasus positif;

29. Bangka Belitung: 148 kasus positif;

30. Bengkulu: 124 kasus positif;

31. Jambi: 114 kasus positif;

32. Nusa Tenggara Timur: 113 kasus positif;

33. Sulawesi Barat: 108 kasus positif;

34. Aceh: 69 kasus positif. (*)
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Trace lagi dah 1 pedagang yg positif itu siapa aja konsumennya.
Ini yang susah secara ga mungkin hapal nama dan alamat konsumennya yg tatap muka sebelum swab.
usaha terus walaupun selama 4 bulan ini hasilnya gak signifikan jadi apakah covid ini memamg harus ditakuti ? emoticon-Big Grin
jauhin dulu pasar tradisional emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller
masker & physical distancing bullsh*t kalau di pasar tradisional emoticon-Tai
ketika kita mengetahui ada salah satu pedagang atau orang disekitar kita terkena atau terpapar covid,langsung saja orang yang sekiranya tadi berkontak langsung dengan pasien langsing sadar diri untuk mengisolasi diri terlebih dahulu supaya virus tidak menyebar ke orang lain..


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di