CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bantah Isu Banyak Jamur, Pengelola Mal: Silahkan Datang, Kami Jamin Bersih dan Aman
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef6e04782d49572230bd875/bantah-isu-banyak-jamur-pengelola-mal-silahkan-datang-kami-jamin-bersih-dan-aman

Bantah Isu Banyak Jamur, Pengelola Mal: Silahkan Datang, Kami Jamin Bersih dan Aman

Bantah Isu Banyak Jamur, Pengelola Mal: Silahkan Datang, Kami Jamin Bersih dan Aman

INDUSTRY.CO.ID - Jakarta, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI Jakarta Ellen Hidayat menyangkal terkait informasi yang beredar bahwa pusat belanja terdapat jamur karena sudah berbulan-bulan tutup.

"Saat pusat belanja tutup selama tiga bulan, tenant (penyewa) dan karyawan tetap datang untuk membersihkan dan menjaga pusat belanja, serta merawat barang-barang dagangan yang ada di dalam pusat belanja. Selain itu tenant banyak yang menarik barang-barangnya, untuk dijual lewat online," tegas Ellen di Jakarta Jumat sore (26/6).

Ellen menambahkan bahwa meskipun mal ditutup, namun tidak murni tutup 100 persen.

"Masih ada beberapa tenant yang buka yaitu produk pangan, farmasi dan beberapa yang diijinkan pemprov DKI sehingga kami tetap menjaga keamanan, kenyamanan dan kebersihan bagi pengunjung," jelas Ellen.

Untuk itu, Ellen meminta masyarakat tidak takut dan dapat kembali datang ke pusat perbelanjaan.

"Silakan datang ke pusat perbelanjaan karena kami yakin keluarga tahu cara merawat kesehatan keluarganya masing-masing, di sisi lain mal telah melakukan protokol kesehatan yang akan memberikan kenyamanan dan keamanan pengunjung," ujar Ellen.

Ellen juga memastikan pihak pengelola mal akan disiplin menegakkan aturan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan.

"Pengunjung mal sudah dibuatkan antrian masuk, tempat cuci tangan, wajib memakai masker dan diukur suhu tubuhnya 37,5 derajat. Jika melebihi, maka akan dipersilakan pulang baik pengunjung ataupun karyawan, kapasitas mal pun hanya 50%," terang Ellen.

Salain itu, oengelola mal juga akan selalu memantau pengunjung dan tenant dalam penerapan protokol kesehatan.

"Pengelola menyediakan tanda-tanda sebagai alur jalan bagi pengunjung," sebutnya.

Di samping itu, fasilitas lift mengangkut pengunjung dengan jumlah kapasitas terbatas. Kapasitas maksimal setiap kali beroperasi tujuh hingga delapan orang.

"Eskalator pun diberikan tanda, disesuaikan dengan jarak kurang lebih tiga langkah. Penataan kursi di restoran juga menyesuaikan protokol kesehatan, dengan menandai kursi-kursi yang boleh dan tidak boleh diduduki. Musola juga diatur terkait jarak, tidak berkarpet dan diwajibkan bawa peralatan shalat sendiri. Toilet juga dibuatkan antrian di luar toilet," ungkapnya.

Pengelola pusat perbelanjaan, masih menurutnya, melakukan inovasi dengan menggunakan sensor di beberapa titik untuk mengurangi sentuhan fisik.

"Sebagian besar pusat belanja di DKI menerapkan sensor, seperti tombol lift, hand sanitizer dan karcis parkir pun menggunaan sensor sehingga mengurangi kontak fisik," jelasnya.

Ellen bahkan menyebut kalau pengelola pusat perbelanjaan membentuk sebuah tim yang disebut Tim Gugus Kendali COVID-19. Tim ini beranggotakan petugas keamanan dan manajemen pusat perbelanjaan.

"Ada Tim Gugus Kendali Covid di tiap pusat belanja yang terdiri sekuriti dan manajemen yang akan mengawasi dan menegur pengunjung yang tidak mentaati protokol kesehatan," pungkas Ellen.

Baca Selengkapnya:
https://www.industry.co.id/read/6921...ersih-dan-aman
sekarang masuk mall jadi ribet donk, seperti masuk daerah terlarang hehehe
profile-picture
mang.tap memberi reputasi
ga mo ke emol dah lagi irit
Bantah Isu Banyak Jamur, Pengelola Mal: Silahkan Datang, Kami Jamin Bersih dan Aman
beli kursi dan karpet baru lahemoticon-Big Grin
udah jorok itu di dudukin jutaan orang

BATAemoticon-Bata (S)
profile-picture
mang.tap memberi reputasi
Diubah oleh red.bezos
malas mau ke mall,mau masuk mall aja banyak prosedur nya...

check ini,check itu...

paling tunggu bioskop uda buka trus ada film bagus,itu pun pas mall mau tutup aja..
Quote:


Itu kejadiannya di Malaysia gan, bukan di sini emoticon-Cape d...

Paling yang nebar isu si kadrun yang sirik jarang ngemol. emoticon-Wakaka
semenjak ada nya covid org2 jd bnyk yg sadar,ternyata mall gk penting2 amat
emoticon-Ngakak
Di berita2 yg ane baca itu di luar indo. Bioskop, kemarin jg ada tas sepatu yg berjamur itu kejadiannya di Malaysia kalau gak salah.
ya yg kasus jamuran di Malaysia khan karena mereka lockdown total, kalo Indonesia yg cuma PSBB karyawannya tetep disuruh masuk gantian bersihin barang2
lebay... ane baru aja dari mal


malah masa pandemi gini mal nya jadi sepi, belanja makan puas, jaga jarak gak masalah, malah lebih gampangemoticon-Big Grin
Jamur = Janda Muda dibawah Umur


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di