CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Elit PDIP Tidak Perlu Sombong Dan Nantang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef6ba90b41d3013e537e0c4/elit-pdip-tidak-perlu-sombong-dan-nantang

Elit PDIP Tidak Perlu Sombong Dan Nantang

Elit PDIP Tidak Perlu Sombong Dan Nantang

HOME INDEKS Go HomePublika Elit PDIP Tidak Perlu Sombong Dan Nantang Oleh: Syafril Sjofyan Sabtu, 27 Juni 2020, 07:33 WIB 5 Shares Salah satu kampanye PDI Perjuangan/Net SEBAGAI pengamat, saya menyayangkan elit dan kader PDIP keluar garis seperti Dewi Tanjung yang ngaku nyai menyebutkan "banteng-banteng akan menyeret kalian", Budiman Sujatmiko dengan pernyataan "kader PDIP ada jutaan, bahaya kalau bergerak". BERITA TERKAIT Ilmu Kodok, Begitu Ingat Langsung Lompat Elit yang lainnya membanggakan sebagai partai besar pemenang pemilu. Hanya untuk membuat heboh tentang pembakaran bendera, yang pada kenyataan pembakaran bendera sudah sering terjadi bahkan oleh kader PDIP di beberapa daerah sendiri yang kecewa karena kebijakan partai. Elit jangan terlalu lebay. Stop jangan berlebih. Apalagi sengaja memanaskan kondisi. Saat umat Islam, kalangan nasionalis, akademisi dan purnawirawan TNI sedang solid menolak RUU HIP yang isinya bertentangan dengan Pancasila 18 Agustus 1945 yang disepakati oleh founding father, dan pembukaan UUD 45. Jika hanya sebagai pemenang Pemilu 2014 dan 2019, setiap hasil pemilu legislatif PDIP hanya menghasilkan suara pemilih/pendukung berkisar sekitar 18 persen sampai 19 persen, (bahkan pernah merosot pada pileg 2004 dan 2009) di Indonesia tidak ada pemenang mutlak melebih 40 persen sampai 50 persen sejak 5 kali pileg era reformasi. Artinya jika berkaca pada pileg 2019, 19 persen dari 140 juta pemilih, pendukung riil PDIP hanya sekitar 27,5 juta. Bandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia 260 juta, atau bandingkan dengan penduduk Jawa Barat 45 juta itupun kemenangan pileg PDIP tidak merata di seluruh provinsi, kabupaten dan kota, beberapa diantaranya tidak dapat kursi sama sekali, artinya pemenang pemilu di Indonesia tidak lebih dari 20 persen dari jumlah pemilih, tidak perlu dibanggakan atau disombongkan. Menurut beberapa hasil survei, pendukung PDIP dari pileg ke pileg, konstruksi pendukung tetap berasal kalangan marhaenisme (Soekarnoisme) dan kelompok yang merasa kurang nyaman pada kalangan mayoritas seperti WNI keturunan, kelompok kiri kelompok aliran Syiah, Ahmadiyah serta aliran kepercayaan. Mengenai kelompok aliran kiri diakui sendiri oleh kadernya Ribka Tjiptaning. Melihat konstruksi pendukung sebenarnya rapuh, hanya sebagian pendukung yang militan atau revolusioner istilah Hasto karena kharisma nama Soekarno/Marhaen, sebagian lagi jika terjadi sesuatu mereka akan kabur, artinya jika elit PDIP tetap saja angkuh, bisa terdepak dari kalangan mayoritas rakyat Indonesia, tidak heran jika tagar bubarkan PDIP pernah trending topik berkali-kali. Elit PDIP harusnya eling sebagai pemenang pemilu. Tapi bukan terbesar. NU dan Muhamadiyah dan beberapa ormas lainnya punya anggota yang melebihi jumlah pendukung PDIP. Jangan pula tepuk dada seakan petugas partainya menjadi Presiden, kemenangan karena dukungan koalisi gemuk beberapa partai. Artinya, tidak dapat berbuat sekehendaknya melahirkan beberapa UU kontroversial, salah satunya RUU HIP Bab II memeras Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila. Seperti diakui oleh Asrul Sani, Wakil Ketua MPR bahwa RUU HIP adalah usulan PDIP pada acara dua sisi TV One. Sudah semestinya PDIP meminta maaf kepada rakyat karena telah mengusulkan RUU HIP. Ada kesengajaan tidak memuat Tap MPR RI XXV/1966 tentang larangan terhadap dan ajaran Komunis Pembubaran Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap kegiatan untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Paham atau Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme pada RUU HIP yang diajukan sebagai inisiatif DPR. BACA JUGA Nasionalis, Pengkhianat Bangsa, Dan Penjilat Ilmu Kodok, Begitu Ingat Langsung Lompat Jika PDIP terbukti punya keinginan merubah/menyelewengkan Pancasila seperti yang termaktub dalam Bab II RUU HIP Pancasila diperas menjadi Trisila dan Ekasila, menurut konstitusi PDIP bisa dibubarkan karena dianggap telah mengkhianati UUD 45 dan Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara.


Jangan sombong


Waspada... PKI akan menghabisi siapapun yg menjadi lawannya.. jangan sampai sejarah kelam terulang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wisudajuni dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Ebong partaik divisi aer kobokan
rupanya dana udh cair
makin rame kaskus ma berita kang sablon

sni absen dlu warga partaik aer kobokan
emoticon-Coblos
profile-picture
profile-picture
lubizers dan JosiaseM memberi reputasi
Tidak perlu sombong melawan aliansi allah, cukup di gertak sudah kocar-kacir emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akumidtorc dan 2 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 2 balasan
Fekai...


Elit PDIP Tidak Perlu Sombong Dan Nantang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
i.am.legend. dan 3 lainnya memberi reputasi
Kalau niat sombong, 7 juta umat idiot 212 bakal rata lah kalau 27 juta kader dan simpatisan pdip turun.

Tinggal nunggu komando aja.
profile-picture
kongloberat16 memberi reputasi
PDIP jangan terpancing ikut cara main kadrunemoticon-Ngakak
FPI kayak upil buat PDIP...

kalo d biarin emg kadang bikin idung ga enak napas...

Brengsek emang itu kotoran...

emoticon-Big Grin
profile-picture
kongloberat16 memberi reputasi
Elit PDIP Tidak Perlu Sombong Dan Nantang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aaa84aaa dan 2 lainnya memberi reputasi
kilapah kadrun sama ebong kuminis aseng2 lagi berantem..

yang lain asik nonton di pojokan
emoticon-Leh Uga
Wes seng sabar, ojo ngamuk'an, ojo baperan, ojo emosian. Merdeka!

Spoiler for Bonyok:
Itu dedengkot kadrun pea212 di atas gue masih terguncang. Mau dia post foto kalah duel jg ujung2nya di kasus ini gerombolan dia bakal masuk sel minimal 2-4 orang. Dari situ aja udah keliatan siapa yg rugi bandarnya emoticon-Ngakak
profile-picture
kongloberat16 memberi reputasi
dijabanin sama PDIP kadrun langsung pada ciut emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
akumidtorc memberi reputasi
Masalah nya dimana? Kl dibawa ke ranah hukum artinya bukan sombong tapi mencari ke Adilan.

Yg munafik dan sombong itu kl main hakim sendiri atau menuduh ada pihak menjadi PKI tapi ga bisa membuktikan atau tidak mau melaporkan ke pihak berwajib tapi teriak teriak demonga karuan sambil bakar bendera PKI yg ga jelas dapat dari mana
goblokk kaliii nih efpeikkk..kadrun...


di bawa ke ranah hukum sudahh benerr...


yg goblok itu kau... punya perwakilan di dpr malahh demooo...... bakarr bendera pkii....

ditanya darimana asal benderanya malah bohong jawabnya..
Yang mana yang mana PKI gan

Coba tunjuk aja hidung nya yang mana dengan dasar yang kuat ya supaya jangan di bilang buzzer kadrun laknat pegiat hoax sedang memainkan isu PKI untuk menghancurkan PDIP

emoticon-Nyepi
yang nantang siapa yang dibilang nantangin siapa
Post ini telah dihapus oleh KS06
Tapi curut khilafah boleh nantang yah?
emoticon-Cape deeehh
Diubah oleh kily89
Kadrun boleh sombong dan nantang, masak orang laen gag boleh........
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
Quote:


Apa yg antum tulis di atas betul sekali dan terjadi nyata di masyarakat.

Ada ancaman gerakan radikal salah satu agama, dan masyarakat Indonesia Timur dan Bali harus menyadari hal ini. Jangan terlena oleh situasi damai di daerah ente yg maasih mayoritas non muslim.
emoticon-Salaman
profile-picture
profile-picture
profile-picture
starcrazy dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di