CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Belum Punya Anak Apakah Suatu Aib
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef691baaf7e931ab9558e9c/belum-punya-anak-apakah-suatu-aib

Belum Punya Anak Apakah Suatu Aib

Oleh: Sumarni Saja

Ada pasangan yang setelah menikah langsung dikaruniai buah hati,tapi tak sedikit pula yang lama menanti, tapi belum juga diberi.

Selalu saja dipertanyakan walaupun jawabannya hanya Allah yang tau. Kapan kamu punya anak? Dah nikah lama, kok nggak hamil-hamil? Yang nikah bareng kamu saja anaknya sudah besar-besar.

Hellow, elo kira bikin anak kaya bikin donat tepung diemplek-emplek digoreng jadi donat. Lagian pertanyaan semacam itu pertanyaan yang tak perlu dijawab. Sama seperti pertanyaan kapan kamu mati? Apa kamu tau jawabannya tentu tidak.

Kalau ditanya siapa sih yang nggak pengen punya anak! Siapa sih yang pengen sendirian! Siapa sih yang pengen hidup dalam kesunyian!

Nggak usahlah terlalu peduli kalau justru kepedulianmu malah menyakiti hati mereka. Hanya menorehkan luka di dalam dada.

Apa kamu juga nggak takut kalau itu menimpa orang terdekatmu atau keluargamu, so please, stop nyinyir kaya kudanil. Kalau kamu memang peduli do'akan saja mereka agar segera diberi momongan. Apa belum punya momongan itu sebuah aib hingga dijadikan bahan bullyan.

Mereka sudah terlalu sakit jangan tambah rasa sakitnya lagi.

Buat bunda-bunda di sana anak itu ketentuan Allah dikasih cepat atau lambat kita harus menerimanya. Mau nangis guling-guling pun kalau belum dikasih ya, belum dikasih masa' kita mau maksa.

Ada kok rumah tangga yang dikaruniai anak, tapi setiap hari bertengkar. Ada pula yang belum dikaruniai anak tapi rumah tangga nya malah langgeng. Jadi, kebahagiaan itu tidak berpatok ada atau tidaknya seorang anak, tapi bagaimana kita mensyukuri segala nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita.

Jangan karna satu nikmat yang Allah tidak berikan kepada kita, membuat kita mendustakan nikmat- nikmat Allah yang lain.

Anak bukan pula patokan kita masuk surga. Ada yang dikaruniai anak, tapi maaf dia tidak bisa menjaga amanah yang diberikan yang malah membuatnya masuk neraka. Ada yang tidak dikaruniai anak tapi karna dia bersabar dalam ujian Allah malah masuk surga.

Karanganyar, Sabtu, 27 Juni 2020
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ceuhetty dan 8 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
disikapi secara positip aja
kalo uhuk² secara normal blm jadi juga, berarti kudu periksa ke ke dokter
deteksi dini emoticon-Smilie

minta bata dong emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kamujahat.21. dan 6 lainnya memberi reputasi
Anak memang bukan patokan kita masuk surga, tapi adanya amal ibadah anak dapat meringankan beban siksa neraka
profile-picture
profile-picture
firzark dan sumarnisaja memberi reputasi
perkara punya anak atau tidak bkn aib,,tetap semangat menjalani hidup. jangan dengar apa kata orang. cukup disikapi dengan wajar. krn yang menjalani hdup anda bukan mereka.
profile-picture
profile-picture
sumarnisaja dan putrateratai.7 memberi reputasi
bukan
justru saya memuliakan sosok wanita yang tidak bisa hamil (memiliki anak dari rahim sendir) berarti wanita tersebut dipilih sebagai ibu oleh seluruh anak di dunia 🙏🙇
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
Bukan aib, hanya saja kurang sempurna suatu keluarga tanpa kehadiran anak. Yang jadi aib itu.. Kalo punya anak di luar nikah. emoticon-Thinking



BATA ane gan. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
verstappen dan 2 lainnya memberi reputasi
sayang batanya. Buat bangun rumah saja.
profile-picture
profile-picture
indra.blora dan putrateratai.7 memberi reputasi
coba terus aja pasti berhasil kok
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
jadi ada beberapa alasan cewe ga bisa punya anak.
(1) kekurangan biologis nya
(2) kekurangan lakinya
(3) krn treatment masa lalu

kalo karena 1 dan 2....menurut saya ya memang rencana Allah
kalo no 3....misal dulu mabok, minum penggugur / perusak, dll ya itu salah sendiri.

tapi soal AIB....wkwkwk jaman sekarang...MISKIN itu baru aib
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
Saiyah siap jadi pendonor emoticon-Request
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
Lihat 1 balasan
yup bener banget, semua wanita itu sudah sempurna, jadi jangan bebani mereka dengan pemikiran bahwa wanita belom bisa dikatakan sempurna kalo dia belum memiliki momongan
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
Lihat 2 balasan
sabar aja nnti jg dapet jgn d jaddin pikiran
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
saran dari gw nih gan. coba ente nyantunin anak yatim piatu di panti.

gw gak bilang dengan melakukan ini maka rejeki punya keturunan bakalan beneran ente dapet.

tapi seenggaknya kalo ente ditanya sama orang "kok belom punya anak juga? mandul ya?" ente bisa jawab "lah anak gw mah banyak, ada ratusan malah. tuh di panti asuhan udh gw anggap anak sendiri."

mau ngomong apa lagi mereka coba emoticon-Big Grin
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
aihhh adem bacanya sisss. bnr bgt sih org2 suka gitu emg yaaa, padahal bisa jadi apa yg menurut kita baik blm tentu baik buat kita. cm emang proses ikhlasnya itu si yg susah..
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
dgn belum punya anak, seenggaknya lu udah menyelamatkan bumi dari overpopulasi jumlah manusia, yg juga memangkas jejak karbon yg kemungkinan akan lu tinggalkan ketika lu punya anakemoticon-Angkat Beer

being married not just having a kidemoticon-Big Grin
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
pengalaman di bini gw, dulu dia pas kosong 6 bulan setelah nikah bahkan sempet keguguran sempet nangis2, uring2an, ko ga blm dikasih juga ya.., ( padahal dgr cerita kawan gw aja ada yg 3 tahun blm dapet2 juga momongan, tpi mau gimna lg, pikiran dianya udah dipenuhi dgn momongan, jadi biarin aja tenangin tipis2 aja, emoticon-Leh Uga) begitu dapet seneng, tp namanya ngurus anak ga mudahkan,. bahkan sempet kena istilahnya baby blues ya,. tp skrg karena udah ngerasain sendiri, jadi ngerti sendiri akhirnya,. dan sekarang anak usia 8 bulan ya tetep berjalan juga , ada susah senang nya. jadi jgn setress klo blm punya anak, enjoy aja dah..

lets the game begin emoticon-Hammer2
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
I feel u, sis. Ane sempet kosong 3 th, waktu it rasanya sensi bgt kl ditanya2 soal gituan. Nurut ane, org2 yg tanya gitu sebenernya ga berperasaan sih. Aplg yg nanya org yg sama "lo lagi, lo lagi?!"
profile-picture
profile-picture
sumarnisaja dan encielh memberi reputasi
"kapan hamil?" itu pertanyaan yang terus di lontarkan setelah pertanyaan "kapan nikah?" sudah lewat
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
Engga aib.
Gue aja blom pnya anak.
Kmrin hamil keguguran. Tpi namanya mulut org itu gk akan pernah ada cape ya cuyy..
Udh ada anak nanya. Nanya gk nmbah lagi? Udh nmbah? Mba anak2 kok kurus2 amat? Nmbah lagi ank. Mba anak ya byk amat? Pantes repotya...
Ah ribet dengerin org ,cape mnding bahagian diri ndri.
Saudara aja da yg kepo ma ma kehidupan kita? Suami kerja apa? Gaji brp? Makan2 itu aja, pelit bget ya, bajuy itu2 aja, krja apa sih? Kok plng mlem trus? Tpi biasa aja hidupnya... Suka pda sok tahu wkwkwk
Klau gk bgitu bukan hidup sis, namnya jga hidup jdi penuh warna. 😇

Kalau gue si iyain2 aja dah.diem2 Ntr gue bawa mobil pajero ma bagi2 duit. Biar pada bengong semua.
Kan lebih barokah bgitu. emoticon-Ngakak
Mnding klau tetangga nyinyir jawab aja smbil senyum.
Blom dikasih sama tuhan. Saya bisa apa? Doan aja ya mba.
Diem2 ntr kesampean lebih oke.
Biar pada syok jantungan emoticon-Ngakak
profile-picture
sumarnisaja memberi reputasi
Hmmmm totally wrong, gaada urusannya belum punya anak sama nilai diri seseorang, akan tiba waktu bahagia itu jangan menyerah dan berdoa saja, usahakan ada di lingkungan yang pikirannya terbuka supaya kitanya juga sehat innernya
profile-picture
profile-picture
siapika dan sumarnisaja memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gak aib juga kkarena anak adalah anugrah Tuhan.....manusia wajib berusaha tetapi tuhan yang menentukan.
profile-picture
profile-picture
sumarnisaja dan siapika memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di