CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kini PDIP Sendirian Hadapi Demo Umat Islam
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef684c5a2d19544e7537480/kini-pdip-sendirian-hadapi-demo-umat-islam

Kini PDIP Sendirian Hadapi Demo Umat Islam



Yang menjaga Pancasila, bukan hanya tugas Umat Islam. Tapi tugas semua anak bangsa. Kalau di media, terkesan hanya umat Islam yang memprotes terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Idelogi Pancasila (RUU HIP). Itu karena pertama, umat Islam mayoritas 82%-83%. Kedua, umat Islam paling banyak merasakan pedihnya pemberontakan PKI.



Pembantaian dan pembunuhan para ulama, Kiyai pesantren, santri, guru ngaji, iman masjid dan tokoh agama. Prilaku biadab oleh PKI itu telah mengisi sejarah kelam bangsa ini. Terutama kaum Nahdhiyin dan para aktivis Ansor. Mereka paling merasakan kebiadaban PKI saat itu. Juga warga Muhammadiyah, kader-kader HMI serta PII.

Umat Islam kaget dan sangat terkjejut ketika mengetahui RUU HIP diusulkan ke prolegnas prioritas DPR. Hampir saja semua fraksi di DPR kompak setuju. Kok bisa ya? Kecuali Demokrat dan PKS yang tak mau tanda tangan. Anehnya, Fraksi PAN, PKB dan PPP yang punya akar pemilih umat Islam juga setuju dan mendukung RUU HIP makar kepada negara ini.

Setelah MUI mengeluarkan delapan maklumat yang didukung hampir seluruh ormas Islam, barulah sejumlah fraksi di DPR tarik diri. PAN, PPP, PKB, Gerindra dan Nasdem balik badan. Padahal semula dengan langkah tegap mendukung. Tetapi sekarang balik menolak. Golkar setuju dengan catatan. Tinggal PDIP yang masih bertahan. Sendirian!

Sebagaimana diprediksi oleh banyak pihak, PDIP tak mungkin balik badan. Posisinya sebagai pengusul utama. Umat sudah tahu itu. Apalagi, sebagian isi dari RUU HIP itu merupakan bagian dari “Visi dan Misi” PDIP. Terutama Trisila dan Ekasila yang dikristalisasi dalam konsep gotong royong. Basisnya adalah Pancasila yang 1 Juni 1945. Padahal umat Islam hanya mengai Pancasila consensus 18 Agustus 1945.


Memahami masalah itu, hanya kepada PDIP semua narasi umat itu diarahkan. Hanya PDIP yang dibidik oleh umat. Dianggap paling bertanggung jawab atas RUU HIP. Bukan partai atau fraksi lain. Bergaungnya tuntutan umat untuk bubarkan PDIP di berbagai daerah, bisa dibaca sebagai arah dan target bidikan kelompok yang melawan RUU HIP.

Tentu saja, tak semudah itu membubarkan PDIP. Apalagi untuk di Indonesia. Belum ada partai politik yang bubar, kecuali karena dua hal. Pertama, dibubarkan oleh penguasa. Kedua, nggak lagi punya pengikut.

Sebagai protes dan tuntutan, aspirasi untuk membuabrkan PDIP itu sah-sah saja. Dijamin oleh konstitusi. Dan semua akan dikembalikan ke aturan hukum yang berlaku. Masalahnya, proses hukum seringkali jinak terhadap kekuatan politik. Dari dulu, ini jadi masalah yang sangat serius. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk bisa mengatasi proses hokum yang jinak kepada kekuatan politik penguasa..

Dari sisi analisis dan kalkulasi politik, pada akhirnya akan ditentukan oleh adu kuat antara antara PDIP vs Umat. Mana yang lebih superior. PDIP punya akses kekuasaan dengan semua kelengkapan alatnya. Sementara Umat Islam hanya punya kekuatan massa. Pertarungan ke depan kemungkinan saja bakal seru dan sengit.

Sebagai partai penguasa, PDIP menunjukkan sikap tegarnya. Tak bergeser, apalagi mundur. Sebaliknya, PDIP justru menyerang balik dengan mempolisikan sejumlah orang yang diduga membakar benderanya. PDIP juga instruksikan kadernya untuk siaga dan pasang bendera di rumahnya. Apa maksudnya? Boleh jadi itu pesan bahwa PDIP tidak pernah merasa gentar. Buktinya, kader PDIP justru mengadakan konvoi di Jakarta Timur dan Jogja saat umat demo di DPR.

Meski umat Islam cukup matang dan berpengalaman saat demo, sebagaimana terbukti pada demo 212 dan beberapa kali reuni, tapi tak menjamin akan mampu terus menahan diri jika merasa diprovokasi. Sebab, isu komunisme jauh lebih sensitif dari apapun, termasuk penistaan agama.

Langkah PDIP mempolisikan pembakar bendera, entah siapa pembakar itu sesungguhnya, juga menyiagakan kader dan adakan konvoi. Langkah PDIP ini bisa disalahpahami sebagai langkah provokatif. Langkah ini justru bisa menyulut situasi yang semakin tidak kondusif.

Harus dimengerti, komunisme adalah isu yang paling sensitif bagi umat Islam. Sebab, isu ini telah mewariskan sejarah pilu. Bahkan sangat mengerikan bagi umat Islam. Jejak sejarah inilah yang mendorong umat Islam tampak kompak menghadapi isu komunisme ini. Terbukti, Maklumat MUI mendapat dukungan hampir seluruh ormas.

Melihat situasi yang semakin sensitif, akan jauh lebih bijak, jika PDIP menahan diri dan tidak membuat langkah-langkah yang bisa dianggap oleh umat sebagai upaya provokatif. Meski menuntut pembakar bendera itu dibenarkan secara konstitusional, tetapi ini bisa dianggap sebagai memancing reaksi perlawanan umat Islam yang semakin masif.

Instruksi untuk siaga, pasang bendera dan konvoi, ini bukan langkah tepat dalam situasi seperti sekarang. Bisa juga dibilang konyol. Bangsa ini dibesarkan dengan jiwa kepahlawanan. Hendaknya semua pihak menghindari cara-cara preman. (*)

https://www.gelora.co/2020/06/kini-p...-umat.html?m=1

Memang enak emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
Eze dan 54m5u4d183 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Tapi sekarang sdh ga ada yg kena ott korupsi mantap
Bisa makin banyak pemilihnya emoticon-Ngakak



{thread_title}


Yg konon katanya bela Pancasila begini emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
harsontol dan 3 lainnya memberi reputasi
yg demo didukung corona, high spirit jadi spirit nanti
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lentogimbluk dan 2 lainnya memberi reputasi
Ane paling benci orang yang apa2 mengaitkan dengan Agama. Kalau Lo nggak suka kebijakan atau kegiatan yang berhubungan dengan politik, sebutkan saja dirimu/kelompok mu yg berseberangan nggak usah ngeklaim seluruh umat Islam. Ini yg bikin nama Islam jd rusak.
Dasar Kadrun hobbynya memecah belah persatuan. Di dalam PDIP itu juga banyak muslimnya, dodol.
Katakan saja Anshor kek, FPI kek, Muhammadiyah kek, karang taruna Petamburan kek... Nggak perlu ngeklaim mengatasnamakan umat Islam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novriexx dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 27 balasan
Mwehehehehehe.... epic banget video ts emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan samsol... memberi reputasi
Siapa bilang PDI-P sendirian? Ada KPK new normal yg sekarang setia menemani dalam duka apalagi suka!
Lihat 1 balasan
Quote:


Penentang ruu hip itu kan mui, nu, muhammadiyah. Jadi ga berlebihan juga kalo mengatas namakan umat secara vis a vis pki dilihat dari historis

Apalagi kelihatanya banser, kokam dll juga belum di keluarkan cuman sebatas show of. Tapi bila tetep mau di goalkan apalagi partai merah show of juga, bisa turun gunung beneran tuh centeng 3 ormas terbesar umat islam itu ntar

profile-picture
profile-picture
profile-picture
altara96 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
manusia berdaster doyan amat sama demoemoticon-Ngacir

BATA!emoticon-Bata (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
altara96 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh red.bezos
makanya umat mendingan eksodus massal ke sorgaemoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lentogimbluk dan 4 lainnya memberi reputasi
PKI juga banyak umat Islam cuma sebagai umat islam KTP bahkan merugikan uamat islam itu sendiri emoticon-Ngakak
Mau 7 juta pun yang turun tetap gak etis menyebut umat Islam, artinya seluruh umat Islam tanpa kecuali. Itu namanya sudah membajak umat Allah SWT demi kepentingan golongan, duniawi, politik.

Nanti besok-besok kalau ada golongan lain mengatasnamakan umat Islam, ente-ente yang duduk diam di rumah pun berarti termasuk, walau belum tentu setuju dengan apa yang diaspirasikan.

Giliran nanti ada insiden, entah itu premanisme ataupun hal dzolim lainnya (termasuk pimpinan mesum) nama Islam yang terbawa jelek.

Stop bawa nama umat, jika jantan bawa nama golongan sendiri aja. emoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Jangan.maling
kacian
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
tiap muncul sebutan "umat islam", yg kebayang kumpulan orang tolol tukang demo emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kureno23q
Lihat 1 balasan
Kini PDIP Sendirian Hadapi Demo Umat Islam
profile-picture
profile-picture
profile-picture
radeonxp dan 5 lainnya memberi reputasi
diperjelas dong , umat Islam FPI dan umat Islam 212, gitu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan 2 lainnya memberi reputasi
ormass yg cuma percaya bahwa sila pertamaa itu kilapaahhh ......
sila yg lain masabodo.....
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan rizaradri memberi reputasi
umattt islamm kok isinya fpiiii fuiiiii....... bahhhluuuulll......emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan coldblacksnow memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 1 balasan
Umat Islam yang mana coy?....emoticon-Cool
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Pancasila Malaysia

KEPERCAYAAN KEPADA TUHAN;

KESETIAAN KEPADA RAJA DAN NEGARA

KELUHURAN PERLEMBAGAAN;

KEDAULATAN UNDANG-UNDANG;

KESOPANAN DAN KESUSILAAN

Pancasila Indonesia

Ketuhanan Yang Maha Esa

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Persatuan Indonesia

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebjaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia



Kebudayaan Indonesia malah di hilangkan,dulunya kan kerajaan2 penyokong kemerdekaan,tetapi kerajaan tak ada dalam konstitusi,padahal di Inggris,Belanda, spanyol,Perancis,malaysia, Thailand,Belgia ,,,lembaga kerajaan masih sangat di hormati dan jadi pemersatu rakyat..
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di