CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Klaim Tak Tahu, Ini Penjelasan Korlap Aksi soal Pembakaran Bendera PDIP
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef5c57a5cf6c4502130b520/klaim-tak-tahu-ini-penjelasan-korlap-aksi-soal-pembakaran-bendera-pdip

Klaim Tak Tahu, Ini Penjelasan Korlap Aksi soal Pembakaran Bendera PDIP


Klaim Tak Tahu, Ini Penjelasan Korlap Aksi soal Pembakaran Bendera PDIP

Jakarta - 
Koordinator lapangan Edy Mulyadi menjelaskan perihal pembakaran bendera PDIP di demo tolak RUU HIP yang diusulkan DPR. Sekjen GNPF Ulama itu mengaku pembakaran tersebut tak direncanakan.
"Kenapa accident, waktu ditanya sama polisi, pasti kan anak buah kalian yang di lapangan yang ikut rapat-rapat kami, pasti sudah laporan bahwa tidak ada rencana bakar bendera. Jangankan rencana, dibahas aja nggak," kata Edy melalui video, Jumat (26/6/2020).
"Jangankan dibahas, disinggung aja nggak. Kepikir saja nggak, karena mungkin tidak di singgung sama sekali dalam rapat-rapat tadi. Tidak ada," sambungnya.


Edy mengaku saat itu salah seorang massa mengatakan akan ada pembakaran bendera PKI. Dia pun lantas mempersilakan.
"Saya sebagai korlap waktu itu, ketika istirahat di bawah atap yang orang pada orasi itu ada orang yang berbisik kepada saya, itu habis asar. Salat hujan deras, kita salat di bawah hujan yang deras. Habis ini bakar bendera PKI. Spontan saya jawab, emang ada benderanya? Ada. Oh ya sudah," ujarnya.
Edy pun mengakui memandu saat pembakaran bendera tersebut. Namun, dia menegaskan tak mengetahui bahwa saat itu bendera PDIP juga akan turut dibakar.
"Ditanya kenapa kok bendera PDIP ikut dibakar? Saya nggak tahu waktu dibawa ke situ saya juga nggak tahu ada berapa bendera, waktu dipisah ada 2 bendera. Waktu dibentang lah ada bendera PDIP. Saya juga kaget dalam hati saya. Tapi nggak apa-apa," kata Edy.

"Lalu polisi tanya, kenapa Pak Ustaz tidak menghentikan. Saya bilang gila, dalam suasana seperti itu, 'eh yang PDIP jangan dibakar, yang PDIP jangan dibakar' nggak mungkin saya bilang begitu ya. Jadi, satu, pembakaran bendera bukan rencana kita. Rapat tidak tapi ada rencana itu, karena suasana aksi ya begitu saya sebagai korlap sebagai penanggung jawab aksi, oke kita bakar," sambung dia.


Edy kembali menegaskan pembakaran bendera PDIP tidak direncanakan. Dia pun menduga pembakaran tersebut dilakukan oleh penyusup.
"Kedua, bendera PDIP benar-benar accident tidak ada rencana. Dan seperti kata pimpinan kita guru-guru kita yang sudah bicara kemarin di TV ada Ustaz Yusuf Martak dan Ustaz Slamet Ma'arif, ada Ustaz Haikal. Itu diduga penyusup saudara-saudara. Penyusup, he-he-he.... Penyusup yang membakar itu. Sekarang mungkin masih diselidiki siapa penyusupnya," kata Edy.
Detik-detik pembakaran bendera PDIP itu pun terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video itu, bendera PDIP dibakar bersama dengan bendera PKI.

Sebelum membakar, massa tampak berfoto bersama dengan membentangkan bendera PDIP dan bendera PKI. Sementara suara pria tampak terdengar mengomandoi dengan pengeras suara. Yang kemudian diakui Edy bahwa itu suaranya.

Atas pembakaran bendera partai tersebut, PDIP pun akan menempuh jalur hukum. DPC PDIP Jakarta Timur bahkan kemarin menggelar long march ke Polres Jaktim untuk menuntut pengusutan pembakaran tersebut.

"PDI Perjuangan dengan tegas menempuh jalan hukum," ujar Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, Kamis (25/6).

PA 212 pun akan mengusut pelaku pembakaran. Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Haikal Hassan, mengaku sama sekali tak melihat aksi pembakaran bendera PDIP tersebut.

Polda Metro Jaya memastikan belum ada laporan polisi terkait pembakaran bendera PDIP di aksi tolak RUU HIP tersebut. Mengenai pemanggilan pihak korlap aksi, polisi menyatakan itu dilakukan oleh tim dari direktorat intelijen keamanan, bukan oleh tim penyidik.
"Kalau korlap iya oleh intel, karena kan di situ perizinannya oleh intel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.
Edy pun telah dimintai klarifikasi oleh polisi soal pembakaran bendera ini. Edy mengaku dimintai klarifikasi Polda Metro Jaya kemarin.
Pembakaran bendera PDIP tersebut terjadi dalam unjuk rasa yang digelar oleh PA 212, FPI, hingga GNPF Ulama di depan DPR pada Rabu (24/6). Selain itu, ada tuntutan agar sidang MPR menurunkan Jokowi dalam aksi itu.


Sumur: https://news.detik.com/berita/d-5068...ndera-pdip/2 

Comment: Cow protocol activated! Langsung cuci tangan nih kaum sableng.



profile-picture
profile-picture
profile-picture
essholl dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Ngeles ala kadrun...


Klaim Tak Tahu, Ini Penjelasan Korlap Aksi soal Pembakaran Bendera PDIP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
essholl dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
baperan amat nih partai kobokan emak, jangan2 cuma pengalihan isu tutupi kedunguan rejim gak becus kelola negara
profile-picture
profile-picture
profile-picture
essholl dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
siapa yg cetak itu bendera pki.....usut....polisikan. ini pasti simpatisan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mafia.manager
Lihat 1 balasan
cow protocol siap dijalankan. pelaku langsung tidak diakui anggota dan dianggap penyusup..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ghost protocol activated... !!



emoticon-Kagets


emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sand Lizard Protocol dah aktif emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
wkwk dilepeh
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 5 balasan
bang edi oh bang edi emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan rizaradri memberi reputasi
Gak sengaja
Gak tahu
Gak urus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Cow Protocol : Ghost Mode - activated emoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan rizaradri memberi reputasi
Modiar emoticon-Hammer
Kapok emoticon-Hammer
Tapi ga tobat emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sudah biasa itu. Sebelum demo koar2 berani jamin tertib tp setelah kejadian mengaku tidak tahu lah, disusupi lah emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
هههههههههه
Udah laa baku hantam aja emoticon-Big Grin

Klaim Tak Tahu, Ini Penjelasan Korlap Aksi soal Pembakaran Bendera PDIP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Bendera partai dibakar. Lapor ke polisi, proses lewat jalur hukum itu bagus, jika setelah ada peringatan ataupun teguran keras kepada mereka, kalau diulangi lagi bakar bendera baru proses lewat jalur hukum. Sebagai partai besar, partai nasionalis, berdemokrasi harus bisa bersikap sabar dan bisa menahan diri, bisa memaafkan, jangan mudah esmosi.

Mau kerasin mereka, situasinya ngak mendukung, ngak menguntungkan bagi kelompok nasionalis, tersebab ekonomi lagi kurang bagus, semua sektor bener² terdampak, banyak PHK dimana-mana, hutang negara nambah signifikan, penagangan Covid-19 kurang baik, ditambah harga BBM dan TDL sampai iuran BPJS banyak kritikan. Terlebih akhir² ini kader² partai penguasa jadi sorotan publik.

Sikon dilapangan secara psikologis masyarakat sudah tertekan, dalam kondisi tertekan itu mudah dihasut, dan pembahasan RUU HIP di draf pasal 7 soal Pancasila dan soal tidak dimasukkannya TAP MPRS No 25/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap kegiatan Untuk Menyebarkan Atau Mengembangkan Faham atau Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme, banyak menuai kecaman, penolakan sari sejumlah pihak ( NU-Muhammadiyah-MUI-Purnawirawan, dll ) dan hal itu bisa jadi trigger buat mereka, mereka lagi menemukan momentumnya kan.

Jadi kalau pihak nasionalis mau lawan mereka yang ada malah membahayakan pemerintahan Jokowi, bisa jadi Jokowi lengser, bahkan bisa jadi partai penguasa bisa bubar beneran.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
@ataa

sebab akibatt

kalau kilapaahhh dan gak hina pncasaila


ga bakal ada ruu hip
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
ada pasal perbuatan tidak menyenangkan. mungkin bakal dipake buat laporan ke silop
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lt.Evans dan 3 lainnya memberi reputasi
hey penyusup . . . . wajah wajah anda sudah tertampang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 3 lainnya memberi reputasi
SOP dijalankan
ketakutan sampai mencret
penyusup,pengalihan isu,bukan golongan kami,dll
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Intinya proses hukum, yg pintar yg bodoh yg pea yg lain2 sama dimata hukum... jgn jd pura2 bodoh... bila perlu lebih berat hukuman buat yg bodoh... krn yg bidoh sering membahayakan...
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan rizaradri memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di