CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kasihan! Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa, Dicabut Paksa saat Masih Hidup
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef5a6e6af7e930f4c75399b/kasihan-proses-pembuatan-bantal-bulu-angsa-dicabut-paksa-saat-masih-hidup

Kasihan! Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa, Dicabut Paksa saat Masih Hidup


Kasihan! Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa, Dicabut Paksa saat Masih Hidup

Kasihan! Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa, Dicabut Paksa saat Masih Hidup (Foto: Twitter)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Cuitan soal bantal yang menggunakan bulu angsa sebagai bahan utamanya yang diunggah akun Twitter @malegorgon menjadi perbincangan warganet. Akun tersebut mengunggah video yang menampilkan pembuatan bantal mahal yang nyaman itu.


Tak disangka, proses pembuatan bantal itu dilakukan secara sadis. Bulu halus tersebut ternyata diambil secara paksa dari angsa-angsa yang masih hidup.


“Selama ini gue pikir bantal/ guling dibuat dari angsa yang udah mati. Ternyata….,” tulis akun @malegorgon.

Mengutip dari LineToday, Jumat 25 Juni 2020, dapat dibuktikan bahwa pencabutan bulu dari angsa yang masih hidup ini terjadi di Cina. Terlihat betapa kejamnya para pekerja mencabuti bulu dari angsa yang masih hidup.




Dari akun resmi organisasi People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) United Kingdom, para pekerja menginjak leher dan sayap angsa serta mengikat kakinya agar memudahkan mereka dalam melakukan pekerjaannya. Hal ini menyebabkan trauma berupa rasa sakit yang luar biasa serta luka yang menganga pada tubuh angsa.


Yang menyedihkan, pemasok bulu angsa mengakui berbohong soal pencabutan bulu saat masih hidup atau yang disebut live-plucking ini kepada distributor, karena mereka paham bahwa hal tersebut adalah hal yang mengerikan untuk disampaikan kepada pembeli.


Mereka juga mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara bulu yang dicabuti ketika angsa masih hidup maupun yang sudah mati. Parahnya banyak dari angsa yang mengalami penyiksaan ini beberapa kali sebelum akhirnya disembelih.


Sontak, unggahan yang dibagikan akun bernama Nanas itu viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.



“Utk brand2 besar biasanya udah tersertifikasi, namanya Responsible Down Testing (RDS), pasti ada di labelnya, selama sudah certified terjamin sudah melewati proses yg distandardisasi internasional (no animal cruelty),” komentar @Zulh**syah.


“Sebagai orang yang pernah wax bulu kaki, gue gak kebayang sih sakitnya amgsa kaya gimana dicabutin bulunya sebadan sampai berdarah,” tulis @Alk**ra.


“Ini alasan aku gak mau make jaket/celana/sleeping bag goose down, gak tega akutuh sama angsa-angsa itu. Dan pantes aja harga barang-barang yang berbahan bulang itu mehong ternyata diambil dari angsa yang masih hidup,” kata @Ayu_Ke**ting.


“Bayangin elu dipelihara, rambut lu dicabutin mpe akar, dibiarin sampe tumbuh lagi, dicabutin lagi. APA GA PINGIN BUNUH DIRI OIIIII. Eh. Bunuh yg miara aja. Trus kabur,” komentar @ayyut**tto.

Sumber:
Kasihan! Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa, Dicabut Paksa saat Masih Hidup



profile-picture
cljckxkhxyo memberi reputasi
kasian yak emoticon-Turut Berduka
Kebayang sakitnya kek gimana.....
Kasihan! Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa, Dicabut Paksa saat Masih Hidup
Ternyata selama ini hidup hidup yaa.. Betapa apatisnya ane sekejam ini rupanya proses pembuatannya. emoticon-Sorry


BATA ane gan. emoticon-Frown
lagi2 hewan korban ketamakkan manusia emoticon-Berduka (S)
Diubah oleh superandik
emang hidup2 kok nyabutnya, ane kalo ikut babe ke pasar hewan juga banyak sejenis angsa, mentog, bebek gitu dicabutin bulunya pas hidup2 ,miris
Untungnya ane make bantal murah yang bahannya masih pake dacron ehehe
Untung ane punya angsa 5 drumah n ane piara sampe punya anak,lucu2 gan. Sekaligus angsa drmh bisa jagain rmh. Gantinya anjing. Klo ada orang yg ga dikenal langsung deh angsa ane ngejar...hahahaha
Serakah emoticon-Smilie
Kasihan banget angsanya gt
Kelewatan itu yang cabut saat masih hidup gt
emoticon-Mewek
Humanity is a mistakeemoticon-Najis
Wah kasian sih ini kalo ngeliat proses pembuatannya, mending pake yang sintetis aja deh
bisnisnya nguntungin dan permintaannya tinggi, kalo produsen pake angsa yg udah mati atau yg buat sembelih keuntungan mereka dikit, kalo masih idup bisa beberapa kali dicabut terus di sembelih.


sidak aja pasti mayoritas begini emoticon-Leh Uga
Diubah oleh aliensia
ane pernah baca baca gitu... tenryata gak cuman angsa ada juga prduk bulu kelinci gitu dan sama gini kejadianya huhu


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di