CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PLN Tagih Utang Pemerintah Rp 45 Triliun
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef5563ba2d195131209a201/pln-tagih-utang-pemerintah-rp-45-triliun

PLN Tagih Utang Pemerintah Rp 45 Triliun

JAKARTA -- Pemerintah Indonesia tercatat mempunyai utang kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebesar Rp 45,46 Triliun. Apabila utang ini tak segera dilunasi oleh pemerintah maka keuangan PLN makin terancam.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menjelaskan, utang pemerintah sebesar Rp 45,46 triliun tersebut merupakan utang kompensasi tarif listrik yang tidak berubah sejak 2017. Mestinya di tengah pergerakan harga minyak mentah Indonesia (ICP), nilai kurs, dan inflasi, PLN menerapkan penyesuaian tarif.

Namun, karena pemerintah memutuskan tak menaikkan tarif listrik, maka ada selisih beban biaya. Selisih itu harusnya dibayarkan pemerintah sebagai bentuk kompensasi.

Utang Rp 45,46 triliun tersebut terdiri atas utang kompensasi pada 2018 sebesar Rp 23,17 triliun dan sebesar Rp 22,25 triliun utang kompensasi 2019. "Utang ini hingga kini belum dibayarkan oleh pemerintah. Dengan masuknya dana Rp 45 triliun itu, maka operasional akan tetap aman sampai 2020," ujar Zul dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (25/6).

Zulkifli pun tak menampik keuangan PLN selama ini ketika pemerintah belum membayarkan utang kompensasi, PLN bertahan dengan pinjaman. "Untuk menutupi kekurangan kami pakai pinjaman. Kalau kompensasi Rp 45 triliun dibayarkan, maka kami akan dapat menutup utang dan keuangan kami akan semakin sehat," ujar Zulkifli.

Ketua Komisi VI DPR RI, Arya Bima dalam rapat sempat menanyakan dampak terhadap keuangan PLN bisa bila pemerintah membayar utang kompensasi. "Jadi kalau ada pencairan ini, PLN sampai Oktober enggak akan bangkrut kan?" tanya Arya Bima

Arya pun menilai hal ini penting diverifikasi. Sebab menurut laporan keuangan pada kuartal pertama PLN tercatat merugi hingga Rp 38 triliun. Apalagi, PLN punya banyak utang yang harus segera dibayar.

https://m.republika.co.id/berita/qcg...-rp-45-triliun

Perusahaan Lilin Negara
profile-picture
profile-picture
red.bezos dan 54m5u4d183 memberi reputasi
bermasalah terus2an

tagihan beberapa warga jg ada yg melonjak
gak tahu bulan ini apakah masih ada yg kena tagihan melonjak secara acak

banyak masalah
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
Diubah oleh daroi
Lihat 1 balasan
Uang nya untuk bayar hutang PLN ke pemasok batubara dan PLTS . emoticon-Big Grin
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
Gitu itu kalau pln di kuasai kadrun emoticon-Ngakak
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
hayoloh pln, entar pajaknya di tagih lohemoticon-Ngakak

BATA!
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
Diubah oleh red.bezos
Di kuartal I-2020 PLN merilis laporan keuangannya, dari laporan keuangan tersebut diketahui PLN merugi hingga Rp 38,8 triliun di tiga bulan pertama tahun ini ( 2020 ).

Di kuartal pertama juga, PLN sudah mendapat suntikan subsidi dari pemerintah Rp 12,8 triliun. Tapi subsidi tsb tetap masih tidak bisa menyelamatkan keuangan PLN.

Sebaiknya pemerintah kalau ada dananya dibayar utangnya sebesar Rp 45,46 triliun tsb kepada PLN ( Persero ), sebab ya itu kalau utang tsb tidak segera dilunasi oleh pemerintah maka keuangan PLN makin terancam.
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
Perusahaan yg selalu merugi.... BUMN OH BUMN... yang ga punya setrategi untuk membuat untung..
bentaaaar cari utangan dulu.....



emoticon-Ngaciremoticon-Ngaciremoticon-Ngacir
Sudah lah monopoli, tapi selalu saja merugi. emoticon-Traveller
jatah buat ngempanin karyawan biar makin makmur emoticon-Big Grin
Ketika harga minyak naik minta naik.... Lah ketika harga minyak turun kok gak minta turun????

Ini perusahaan macam apa??? Gak perlu orang pintar kalau cm ngurus asal2an spt ini.


2 periode ngapain aja?????


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di