CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Healthy Lifestyle /
Gaya Hidup yang Penting Dilakukan saat Lansia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef45afc5cf6c46c0a2a0dc0/gaya-hidup-yang-penting-dilakukan-saat-lansia

Gaya Hidup yang Penting Dilakukan saat Lansia

Gaya Hidup yang Penting Dilakukan saat Lansia
Pertambahan usia memengaruhi hampir seluruh anggota tubuh kita, termasuk rambut, kulit, jantung, dan otot, sehingga membutuhkan  perhatian lebih  saat memasuki masa lansia. Walaupun proses penuaan tidak bisa dicegah, namun tetap memerlukan gaya hidup yang tepat agar para lansia bisa tetap sehat dan aktif.

Adapun beberapa tips  tetap bugar untuk lansia :

Pola makan sehat

Pola makan sehat dengan gizi seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan para lansia. Membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak tidak sehat sangat penting karena sistem pencernaan yang sudah tidak bekerja semaksimal seperti masih muda dulu. Konsumsi karbohidrat seperti gandum, beras merah serta sayuran, biji-bijian, ikan, tempe-tahu, dan buah-buahan adalah sumber bahan makanan sehat dan wajib  di menu sehari-hari.

Perhatikan porsi makan

Tidak bisa mengendalikan porsi makan adalah salah satu faktor penyebab kenaikan berat badan drastis, obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung. Untuk para lansia, sangat dianjurkan untuk memiliki porsi makan yang merata dalam satu hari dengan porsi kecil, namun lebih sering. Bisa dilakukan dengan porsi 3 kali makan besar dengan 2 kali makanan selingan seperti buah. Jika lansia sulit  mengunyah, maka berikan makanan yang sudah dipotong-potong kecil atau cincang halus.

Tidur cukup

Dilansir dari situs P2PM Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan tidur seseorang perlahan-lahan akan berkurang seiring bertambahnya usia. Umumnya, lansia hanya membutuhkan waktu 7 jam per hari, bahkan yang sudah mencapai usia 60 tahun ke atas, waktu tidurnya hanya 6 jam per hari. Jika lansia memiliki gangguan susah tidur seperti insomnia dan disertai gejala kelelahan di siang hari, maka wajib memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui sumber penyebab sulit tidur.  Selengkapnya


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di