CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Saat Adian Napitupulu dan Stafsus Erick Thohir "Tendang-tendangan" Ketika Berdebat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef402aca2d1952f244a4053/saat-adian-napitupulu-dan-stafsus-erick-thohir-quottendang-tendanganquot-ketika-berdebat

Saat Adian Napitupulu dan Stafsus Erick Thohir "Tendang-tendangan" Ketika Berdebat

Saat Adian Napitupulu dan Stafsus Erick Thohir "Tendang-tendangan" Ketika Berdebat

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi PDI-P Adian Napitupulu dan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga terlibat debat panas saat menghadiri forum Satu Meja di Kompas TV, Rabu (24/6/2020).

Setelah setengah sesi debat berakhir, keduanya pun sempat melakukan gimmick saling menendang satu sama lain.

Acara yang dipandu wartawan senior harian Kompas Budiman Tanuredjo itu mengangkat tema soal utak-atik direksi dan komisaris BUMN di bawah Menteri BUMN Erick Thohir.

Adian awalnya mempermasalahkan penunjukan sejumlah pimpinan BUMN yang ia rasa tidak pas.

Ia mencontohkan Irfan Setiaputra yang menjadi Dirut Garuda Indonesia.

Padahal, menurut Adian, Irfan tak mempunyai latar belakang di dunia maskapai penerbangan dan sebelumnya lebih banyak dikenal sebagai CEO perusahaan tambang.

Adian tak yakin Irfan bisa membuat maskapai Garuda Indonesia mengalami kemajuan, apalagi saat kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

"Kalau saya tidak percaya. Ini bukan situasi normal. Bos perusahaan perkebunan saja buruh adaptasi kalau pindah ke perusahaan perkebunan lain," kata Adian.

Namun, Arya Sinulingga meyakinkan Adian bahwa Irfan Setiaputra mampu memimpin Garuda dengan baik meski tak pernah bekerja di dunia maskapai penerbangan. Sebab, Irfan sudah berpengalaman menjadi CEO perusahaan besar.

"CEO itu level tinggi, di tempat apa pun dia layak," kata Arya.

Terlebih lagi, Arya menekankan bahwa di Garuda tak hanya terkait masalah teknis maskapai penerbangan.

Di situ juga ada aspek lain, seperti masalah keuangan yang bisa diatasi dengan baik oleh Irfan. Ia menyebut Irfan telah membuat Garuda bisa terlepas dari masalah utang.

"Kalau enggak, bisa mampus nih Garuda," ucap Arya.

Setelah debat yang cukup panas, Adian kemudian mempermasalahkan hal lain, yakni terkait langkah Erick Thohir yang baru-baru ini mengangkat sejumlah milenial memimpin BUMN.

Ia mempermasalahkan pernyataan seorang petinggi di Kementerian BUMN yang menyebut langkah mengangkat milenial itu sebagai eksperimen.

Ia menilai pernyataan itu tidak etis.

"Situasi negara lagi sulit. Enggak boleh dong ada uang besar ditaruh di situ," kata Adian.

Menjawab hal itu, Arya pun menegaskan bahwa milenial yang dipilih Erick Thohir memang mempunyai pengalaman di bidangnya dan mampu melakukan terobosan.

Ia mencontohkan Fajrin Rasyid yang diangkat sebagai Direktur PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

Menurut dia, kehadiran Rasyid di perusahaan telekomunikasi pelat merah itu diperlukan untuk membawa terobosan.

Baca juga: Lagi Tren Milenial Jadi Petinggi BUMN, Siapa Saja?

Sebab, Erick Thohir menilai Telkom tak membuat banyak terobosan selama beberapa tahun terakhir.

"Kalau mentok di situ terus kita harus coba sesuatu yang baru, tapi yang kita ambil punya pengalaman," ucap Arya.

Kendati demikian, Adian tetap mempermasalahkan kata-kata petinggi BUMN yang menyebut para milenial itu dihadirkan sebagai eksperimen. Arya pun mengakui bahwa kata-kata petinggi BUMN itu terlalu ekstrem.

"Mungkin kata-katanya terlalu ekstrem," kata Arya.

Namun, Adian tetap tidak terima dengan pernyataan Arya.

"Jangan bilang gitu. Kalau memang kata-katanya tidak tepat, lu bilang aja tidak tepat," sambung Adian.

Baca juga: Kementerian BUMN Bantah Akan Laporkan Adian Napitupulu ke Polisi

Arya pun lalu meminta Adian tak terjebak pada debat kata-kata dan memintanya membahas hal yang lebih substansial.

Di tengah debat panas itu, Budiman Tanuredjo selaku pembawa acara lalu menyela untuk jeda pariwara.

Namun, sebelum layar berpindah ke iklan, Adian dan Arya tertangkap kamera melakukan gimmick saling menendang satu sama lain.

Adian terlihat lebih dulu berdiri dari tempat duduknya untuk menghampiri Arya. Arya pun langsung merespons dan berdiri dari tempat duduknya.

Keduanya lalu saling mengangkat kaki dan menendang satu sama lain sambil tertawa.

link


Terlebih lagi, Arya menekankan bahwa di Garuda tak hanya terkait masalah teknis maskapai penerbangan.

Di situ juga ada aspek lain, seperti masalah keuangan yang bisa diatasi dengan baik oleh Irfan. Ia menyebut Irfan telah membuat Garuda bisa terlepas dari masalah utang.

"Kalau enggak, bisa mampus nih Garuda," ucap Arya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
tuh kasus "gundik" gimana ?
mau menyelesaikan garuda , yang "receh" saja lenyap di telan bumi .
profile-picture
profile-picture
profile-picture
masfuad2015 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Garuda isi gundik begitu kok ya diselamatkan ya? Bingung juga saya pak
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Adian aja mestinya yg jadi bos garuda...

Biar perush itu semakin membumi samalah kayak citra yg d angkat Adian...

emoticon-Big Grin
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Logika sempit adian ada bener nya juga ..

Saat pemerintah memberikan modal tambahan pada garuda

Logika nya
Saham pemilikan pemerintah di garuda bertambah


Saham anak singkong bkl berkurang


*kira kira betul apa kagak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risaldyrandy dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Btw debat ngak ada habisnya, ujunya saling benci. Dialog mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak. Sayangnya di +62 lebih suka debat.
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan gabener.edan memberi reputasi
Banyak menteri aja ga sesuai ilmu n pengalaman profesionalnya

Bahkan sekarang ini malahan ada yg bukan ulama tp dianggap ulama

Apalagi cuma sekelas CEO emoticon-Big Grin
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
masi mau milih PDI Pret??
profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
Kalo memilih CEO mesti sesuai bidangnya, kalo memilih menteri gimana?

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
biawakman memberi reputasi
Lihat 2 balasan
kasian yang belom dapet apa2
ah biasa aja,yg di kritik adian jga msih sesuai ko,ga fitnah atau hoax..
untuk management itu gak harus terpaku pada industri tertentu karena itu skill yang berbeda dengan produksi atau operasional. makanya gak heran orang dengan skill management bisa jadi direksi atau komisaris di perusahaan dari berbagai industri
ini yang tadi malam di kompas TV emoticon-Ngakak
Ohh yang tadi malam ini emoticon-Big Grin
Di TV sama2 garang, debat panas. Di belakang, baek2 aja tuh pasti
waahhhhh ternyataaaa seperti ituhhhhh....
apaan nih
ebong rawa
ama ebong divisi aer kobokan
emoticon-Bingung
kalo ga salah si Irfan S itu pernah jadi DIRUT nya PT INTI (Di Bandung) - BUMN juga, tapi dia mengundurkan diri dengan tanpa ada alasan yang mungkin semua nggak tau, nah sekarang jadi DIRUT Garuda, nanti bisa-bisa mengundurkan diri jg.
Wah luar biasa ya, orang yang pernah disuruh pegang BUMN dulu aja mengundurkan diri, sekarang disuruh lagi.
Jadi pengen tahu Kategori untuk Dirut-Dirut BUMN itu apa ya?? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
adian sedang memperjuangkan cebong biar jd katak, makanya minta pendukung yg jd direktur
Jaman pdip berkuasa ini makin ancur aja BUMN
njirrr tendang2an nya yg mana...
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di