CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
RUU HIP: Mengapa ormas Islam cemas Indonesia jadi negara sekuler?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef3e62e68cc9505257570cc/ruu-hip-mengapa-ormas-islam-cemas-indonesia-jadi-negara-sekuler

RUU HIP: Mengapa ormas Islam cemas Indonesia jadi negara sekuler?

Penolakan terhadap rancangan undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dari kelompok Islam terus muncul, walau mayoritas fraksi di DPR mengklaim sudah menarik diri dari pembahasannya.

RUU HIP: Mengapa ormas Islam cemas Indonesia jadi negara sekuler?

Ormas yang melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, menentang RUU pada Rabu (24/06) adalah Front Pembela Islam.

Protes ini dilakukan menyusul pendapat kontra ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, salah satunya tentang Indonesia yang berpotensi menjadi negara sekuler.

Salah satu kekhawatiran ormas Islam adalah hilangnya makna sila pertama Pancasila tentang 'Ketuhanan Yang Maha Esa'.

Kecemasan itu merujuk pasal 7 RUU HIP yang menyebut bahwa seluruh nilai dalam Pancasila dapat dikristalisasi menjadi nilai gotong royong.

Jika penyederhanaan itu disahkan, menurut Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad, Indonesia akan bertransformasi menjadi negara sekuler.

"Pasal Ketuhanan Yang Maha Esa akan hilang. Kami khawatir ada celah negara ini tidak mengenal atau tidak mementingkan Tuhan," ujarnya kepada wartawan BBC News Indonesia, Abraham Utama.

"Padahal, semua negara yang baik, keyakinan pada Tuhan itu yang paling utama, untuk Amerika Serikat sekalipun," kata Dadang.

Pendapat Dadang itu mengacu pada konstitusi sejumlah negara bagian di AS, antara lain California, Florida, dan Washington, yang menyebut istilah 'Tuhan Yang Maha Esa'.

Dadang menilai, seluruh sila dan makna yang terkandung dalam Pancasila tak perlu lagi diutak-atik. Karena pada pendiri bangsa sudah menyepakati Pancasila, kata dia, masyarakat Indonesia kini tinggal mengimplementasikannya.

"Dulu tahun 1945 sudah ada konsensus, kalau sekarang dibuka, akan terjadi lagi silang pendapat. Masyarakat tidak akan fokus memperbaiki dan membesarkan bangsa. itu akan membuka luka lama," ucap Dadang.


Penyederhanaan Pancasila menjadi trisila maupun ekasila seperti yang tercantum dalam draf RUU HIP juga mengesampingkan Undang-Undang Dasar 1945, kata Hamdan Zoelva, Ketua Pimpinan Pusat Syarikat Islam.

Menurut Hamdan, jika para anggota DPR penyusun draf itu memahami logika hukum ketatanegaraan, sila Ketuhanan Yang Maha Esa akan tetap menjadi dasar Indonesia.

"Prinsip dasar negara sekuler didasarkan pada materialisme dan humanisme semata. Sila pertama adalah causa prima dari sila yang lain," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

"Apa buktinya? Ada di Pasal 29 ayat (1) UUD 1945, bahwa negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa."

"Kenapa tidak kelima sila dicantumkan? Karena sila pertama itu dianggap sudah mewakili sila lainnya," kata Hamdan.

Terlepas dari kecemasan RUU HIP akan menjadikan Indonesia sebagai negara sekuler, guru besar ilmu politik Universitas Indonesia, Maswadi Rauf, menilai Pancasila sepatutnya perlu dibahas.

Tujuannya, menurut dia, agar lebih rinci dan mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun Rauf menyebut pembuatan pedoman pelaksanaan Pancasila itu harus melibatkan seluruh kelompok warga dalam forum yang terbuka.

"Ideologi harus dikembangkan menjadi nilai yang membimbing masyarakat Indonesia dalam bidang apapun. Misalnya sila keempat, apa konkretnya? Apa yang kita inginkan dari sila itu?" ujarnya.

"Tapi harus hati-hati dalam merumuskannya. RUU HIP hanya mengacu pada pendapat sekelompok orang. Ini penyakit DPR kita."

"Kita harus membicarakan Pancasila secara terbuka. Tidak hanya anggota DPR, tapi semua warga, tidak hanya Jawa, tapi Sumatera dan Indonesia bagian timur. Ini yang berat," kata Rauf.

Selain soal kekhawatiran munculnya sekularisme, RUU HIP juga dikritik karena tak mencantumkan larangan komunisme.

Adapun pegiat hak asasi manusia khawatir tafsiran Pancasila dalam draf beleid itu bakal digunakan untuk memukul kelompok yang berseberangan dengan pemerintah.

Setelah penolakan bermunculan, mayoritas fraksi di DPR menarik persetujuan mereka atas pembahasan RUU HIP ke rapat paripurna.

Hanya PDIP, sebagai pengusul RUU HIP, yang tak mengubah sikap. Mereka berharap draf beleid itu dapat didiskusikan dengan lebih banyak kelompok, termasuk ormas Islam.

Wakil Ketua DPR, Aziz Syamsuddin, menyebut lembaganya akan menerima masukan dari berbagai pihak.

Aziz dan Wakil Ketua DPR lainnya, Sufmi Dasco Ahmad, menemui FPI dan ormas lain yang berdemo di DPR, Rabu kemarin.

"Kami berkomitmen melakukan penyetopan (pembahaan RUU HIP) ini," kata Aziz seperti dilansir kantor berita Antara.

"Berkaitan dengan pasal 5, kemudian pasal 7, itu akan kami jadikan catatan. Kami berkomitmen, ini akan kami hentikan," ujarnya.

RUU HIP masuk dalam daftar legislasi prioritas DPR tahun 2020.

sumber

Intinya pada takut indonesia jadi negara sekuler yang humanisme sehingga dapat mengenyampingkan asas berketuhanan

Silahkan dinilai sendiri bagaimana kira-kira nanti indonesia kedepannya
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ipangperalta dan 56 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 11
Diamanken buat update
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
nanti member berkurang jauh dan duit yg terkumpul makin dikitemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 29 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
udah gue bilang, khawatir status quasi-fasisme islam digoyang.emoticon-Blue Guy Smile (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
moonray7192 dan 29 lainnya memberi reputasi
karena negara sekuler kurang beriman
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Menurut gua pada akhirnya, sebuah negara, negara manapun juga di dunia ini, harus memilih antara Menjadi Negara Sekuler atau Menjadi Negara Agama (islam) karena dalam prakteknya gak bisa setengah setengah.

dan setelah dibuktikan selama berabad abad, negara negara sekuler menjadi negara termaju, sedangkan negara agama tertinggal.

Di jaman yang penuh tantangan apalagi pasca pandemi korona, maka kebutuhan materialis lebih dibutuhkan daripada kebutuhan rohaniah. Contohnya lebih baik buka Mall lebih dahulu supaya ada aliran perekonomian, daripada buka Rumah Ibadah. Lebih penting perut kenyang dulu daripada dapat siraman rohani.

SELAMA MASIH BELUM ADA KEPASTIAN APAKAH INDONESIA MENJADI NEGARA SEKULAR ATAU NEGARA AGAMA, DENGAN MEMPOSISIKAN DIRI SEAKAN AKAN AMAN DI TENGAH DENGAN PANCASILA, MAKA SELAMA ITU PULA BAKAL TERJADI BENTROKAN BENTROKAN ANTARA KUBU SEKULER DAN KUBU AGAMAWI.

Kalo dulu ada pemikiran Clash of Civilisations pasca Perang Dingin yang dicetuskan oleh Samuel P. Huntington, sekarang ada Clash of Ideologies pasca Pandemi Korona
profile-picture
profile-picture
profile-picture
3rdRoom dan 77 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh balado.jengkol
Lihat 24 balasan

Kenapa takut kalau menjadi sekuler?

Sekuler -> Nanti member berkurang -> jatah APBN/APBD berkurang -> maka berkurang juga:
- duit (sumbangan, hibah, bantuan, dsb)
- porsi kekuasaan
- kenikmatan duniawi (istri muda, cewek, dsb)

Itu. emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekatse dan 43 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Ketuhanan Yang Maha Esa


Ateis masih eksis di Indonesiaemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 17 balasan
Dan fekai lah yg jadi kambing hitam...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigmomsb dan 12 lainnya memberi reputasi
yakut dan maruar mamna suaranya ya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Ooh gitu ya pak..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
entop dan rizaradri memberi reputasi
Motivasinya ga jauh dari duniawi lah.... Walau dibibir berkata demi tuhan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 12 lainnya memberi reputasi
Hari gin TS masih ngimpi negara sekuler?

Nu dan Muhammadiyah dulunya waktu kemerdekaan menuntut Indonesia jadi Negara Islam dan Bung Karno ingin indonesia jadi negara Sekuler

Dan jalan tengahnya adalah indonesia sebagai negara pancasila yg tidak negara agama tapi juga tidak sekuler

Kalau sekarang Barisan Mamak Banteng mau merubah kesepakatan dan meneruskan ide Sukarno jadi negara sekuler,apalagi mo rubah pancasila masukin trisila dan ekasila ya wajar kalo di lawan

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soljin7 dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh BlackPope
Lihat 9 balasan
pertanayan gampang dari ane, Adakah 1 saja negara yg bisa sukses, maju, DAMAI, ADIL(pria wanita) dalam menerapkannya sebagai negara AGAMA?

selain uae yg sukses bukan karna budaya, melainkan karna ladang minyak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh d70103000
Lihat 13 balasan
Gw udah baca seluruh draf RUU HIP ini.
Gak ada yang buruk sebenarnya.

Yang dimasalahin itu cuma pasal 7 yang memuat Trisila dan Ekasila yang dibesar-besarin dengan kesimpulan yang memyimpang jauh.

Dan itu disengaja sebenarnya.
Tahu sama2 lah kelompok mana yang suka memelintir sebuah topik.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
isabela1234 dan 22 lainnya memberi reputasi
Lihat 17 balasan


sudah lufa ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
@i.am.legend

Dibesar besarkan? Trisila dan Ekasila ada di visi dan misi Partai Mamak Banteng dan sukarnoisme

Trus ulasan dari MMD ex Ketua MK ini salah geetu https://m.republika.co.id/berita/dun...-bukan-sekuler

Negara Pancasila itu sudah Final,kalo bung karno dibangkitkan pemikirannya dan itu boleh, artinya kontrak politik bubar

NU dan Muhammadiyah yang dulunya ingin indonesia jadi negara Agama punya hak yang sama

profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuri21 dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
member berkurangemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 4 lainnya memberi reputasi
Sudah lupa kali skrg d masa periode kedua lbh sejahtera apa lbh blangsak. Ntar dukung HIP jangan pada nangis di ending nya ya. Negara berke Tuhan an aja pejabatnya berani ngeles dr janji2nya. Termasuk si nganu. Apalagi jadi negara sekuler. Makin barbar semua. Sayang banyak yg ga ada otaknya manusia serakah mata keranjang dipuja2 sampai berpuluh tahun. Sok2an anti poligami tapi idolanya kaya begitu emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh imogenist
Lihat 24 balasan
padahal agama lain gak ada yg protes, herang emang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Quote:


Negara sekuler = barbar?
Oh gitu ya emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 17 balasan
Halaman 1 dari 11


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di