CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Sebut Pembukaan Sektor Ekonomi Saat Pandemi Sudah Berdasarkan Sains
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef2e1dae83c7222957f9dd4/jokowi-sebut-pembukaan-sektor-ekonomi-saat-pandemi-sudah-berdasarkan-sains

Jokowi Sebut Pembukaan Sektor Ekonomi Saat Pandemi Sudah Berdasarkan Sains

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyatakan, pembukaan sektor ekonomi di tengah pandemi Covid-19 sudah dilakukan berdasarkan sains. Hal itu disampaikan Jokowi melalui video conference di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/6/2020). "Kita memiliki data-data dan setiap kebijakan yang kita lakukan selalu berdasarkan pada data sains, dan selalu meminta saran kepada para saintis, ahli ilmu pengetahuan," kata Jokowi. Ia mengungkapkan, data-data epidemiologis yang menjadi dasar pembukaan sektor ekonomi di sejumlah wilayah terintegrasi dalam satu sistem informasi bernama Bersatu Lawan Covid. Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Jokowi: Masyarakat Berperan Besar Mencegahnya Sistem itu menyimpan dan mengolah data epidemiologi ihwal tingkat penularan Covid-19 di seluruh provinsi serta kabupaten dan kota. "Dan melalui sistem ini kita bisa menentukan zonasi tingkat penularan Covid. Dengan sistem ini juga kita bisa mengetahui berapa kabupaten, berapa kota, berapa provinsi yang berubah statusnya," kata Jokowi. "Dari hijau menjadi kuning, dari hijau menjadi oranye, dari hijau menjadi merah. Atau sebaliknya, berubah dari merah menjadi oranye, dari merah menjadi kuning, dan merah menjadi hijau," lanjut Presiden.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Sebut Pembukaan Sektor Ekonomi Saat Pandemi Sudah Berdasarkan Sains", https://nasional.kompas.com/read/2020/06/24/11390461/jokowi-sebut-pembukaan-sektor-ekonomi-saat-pandemi-sudah-berdasarkan-sains.
Penulis : Rakhmat Nur Hakim
Editor : Diamanty Meiliana


ya saya tidak percaya dengan data - data bapak. dan juga orang - orang sains nya bapak. dari dulu juga bapak bilang sudah punya data nya, mengantongi data nya. tetapi faktanya ngibul sampai sekarang. 

kalau bapak sudah punya data-data ke new normal koq covid 19 malah pertumbuhan nya diatas 1000, kecuali minggu dan senin pasti turun. selasa sampai sabtu naik. mungkin covid 19 nya sebagaian ikut libur. 
profile-picture
profile-picture
54m5u4d183 dan Aparatkaskus memberi reputasi
Diubah oleh conaga
Waow..sungguh saya merasa salut dan lumayan kaget. Sains itu apakah sejenis luhut?
Data ekonomi yang makin meroket ke jurang, data kesehatannya malah dicuekin emoticon-Hammer (S)
profile-picture
Aparatkaskus memberi reputasi
Klean idiot emoticon-Marah gak paham pandemik
Tiru kanjeng kowi, yg sudah sering kenak pandemik.
Pandemik itu klo sudah 7 bulan, sudah tidak berbahaya lagih, pandemik sotomatis bersahibit dengan manusiwa.
emoticon-Marah dah paham klean ?!
profile-picture
Aparatkaskus memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Bener kok sainsnya, makin sedikit nyawa yang diurus beban ekonomi makin ringan.

Bisnis pemakaman meningkat emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Kesehatan dan perekonomian penting. Anies mengambil kebijakan masa transisi, kemudian buka mal, kantor, bisokop, dan bahkan CFD sempat dibuka, itu semua juga berdasar data² epidemiologis yang menjadi dasar pembukaan sektor ekonomi.
profile-picture
jlamp memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Tunggu juru tafsir dari bani glodok Dan buzzer yg di maksud pakdr Sains itu apa


profile-picture
Aparatkaskus memberi reputasi
Pada mikirnya lokdan lokdon mulu, mau makan apaan.

taek lah.
Lihat 7 balasan
Berdasarkan sains tingkat tinggi..emoticon-Traveller
profile-picture
Aparatkaskus memberi reputasi
mungkin maksudnya berdasarkan kajian
Ekonomi anjlok,mau ga mau harus new normal.
Lihat 1 balasan
11.000 triluyun udah ada dikantong ya mas ?
negara lain kn udh new normal setelah lokdon , indonesia seperti biasa lah ikutan emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
pfffftt...


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di