- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Asosiasi Guru Agama Tolak Wacana Penggabungan Pelajaran Agama-PKN


TS
monyet2019
Asosiasi Guru Agama Tolak Wacana Penggabungan Pelajaran Agama-PKN
JAKARTA - Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) mendapati sebuah dokumen terkait rencana peleburan pendidikan agama Islam (PAI) dan pendidikan kewarganegaraan (PKN) beredar belakangan ini. Oleh karenanya, AGPAII bermaksud meminta klarifikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait hal ini.
"Kami meminta penjelasan atau tabayun kepada Kemendikbud terkait beredarnya power point yang ditulis rahasia terkait penyederhanaan PAI dan PKN," kata Ketua Umum DPP AGPAII Mahnan Marbawi kepada wartawan di Jakarta, seperti dilansir Antara.
Kalau benar ada upaya penggabungan PKN dan PAI menjadi satu mata pelajaran, Mahnan menyatakan, AGPAII menolak kebijakan itu. Bagi para guru agama, perubahan itu akan menimbulkan persoalan besar.
Mahnan mengingatkan, PAI dan PKN masing-masing memiliki materi yang mendalam. Jadi rencana penggabungan ini dapat mereduksi masing-masing mata pelajaran (mapel).
Untuk PKN, yang materinya berisi Pancasila, sebaiknya tidak direduksi melalui penggabungan dengan PAI.
"Strategi budaya penguatan Pancasila tidak dengan cara mengerdilkan Pancasila sebagai ideologi, hanya dengan mengintegrasikan nilai Pancasila dalam mapel PAI atau mapel lainnya," katanya.
Pancasila, kata dia, adalah sebuah sumber hukum, filsafat dan nilai yang tidak akan kering digali.
"Pancasila harusnya jadi mapel sendiri sebagai strategi penguatan ideologi Pancasila," katanya.
https://www.validnews.id/Asosiasi-Gu...-Agama-PKN-yPb
astagfirullah
ana abu monyet al kaskusi siap membela maksiat
"Kami meminta penjelasan atau tabayun kepada Kemendikbud terkait beredarnya power point yang ditulis rahasia terkait penyederhanaan PAI dan PKN," kata Ketua Umum DPP AGPAII Mahnan Marbawi kepada wartawan di Jakarta, seperti dilansir Antara.
Kalau benar ada upaya penggabungan PKN dan PAI menjadi satu mata pelajaran, Mahnan menyatakan, AGPAII menolak kebijakan itu. Bagi para guru agama, perubahan itu akan menimbulkan persoalan besar.
Mahnan mengingatkan, PAI dan PKN masing-masing memiliki materi yang mendalam. Jadi rencana penggabungan ini dapat mereduksi masing-masing mata pelajaran (mapel).
Untuk PKN, yang materinya berisi Pancasila, sebaiknya tidak direduksi melalui penggabungan dengan PAI.
"Strategi budaya penguatan Pancasila tidak dengan cara mengerdilkan Pancasila sebagai ideologi, hanya dengan mengintegrasikan nilai Pancasila dalam mapel PAI atau mapel lainnya," katanya.
Pancasila, kata dia, adalah sebuah sumber hukum, filsafat dan nilai yang tidak akan kering digali.
"Pancasila harusnya jadi mapel sendiri sebagai strategi penguatan ideologi Pancasila," katanya.
https://www.validnews.id/Asosiasi-Gu...-Agama-PKN-yPb
astagfirullah

ana abu monyet al kaskusi siap membela maksiat







tien212700 dan 3 lainnya memberi reputasi
2
2K
117


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan