CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Food & Travel / Travellers /
Patung Tembaga Terbesar di Dunia & Tertinggi ke Tiga Didunia, Garuda Wisnu Kencana
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef2436e4601cf55d86a758c/patung-tembaga-terbesar-di-dunia-amp-tertinggi-ke-tiga-didunia-garuda-wisnu-kencana

Patung Tembaga Terbesar di Dunia & Tertinggi ke Tiga Didunia, Garuda Wisnu Kencana

Patung Tembaga Terbesar di Dunia & Tertinggi ke Tiga Didunia, Garuda Wisnu Kencana
Selamat Pagi Sobat semua,
Yok kita sambut pagi ini dengan senyuman emoticon-Kiss (S)emoticon-Kiss (S)emoticon-Kiss (S)
Kali ini saya akan mengajak kalian menuju bali bagian selatan, tepatnya diBukit Unggasan, Badung, Bali. Mau tahu apa yang akan saya tunjukan, jangan lupa selalu mampir di room saya ini ia, disini kita bisa ngobrol, bercanda, bergurau dan saling memberi semangat dalam berinovasi dan berkarya. Di room atau ruang obrolan saya ini, kalian bisa bertanya tentang seputar Wisata, Alam, Budaya, Sejarah, Bali Indonesia.
Ops...emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)ampe lupa  ane ma Topiknya, Hehehehe....emoticon-Amazedemoticon-Amazedemoticon-Amazedemoticon-Amazed
GWK atau Garuda Wisnu Kencana, Ia Patung GWK, Patung yang berdiri kokoh diatas bukit Unggasan, Badung, Bali. ini merupakan karya anak bangsa, yang begitu besar dan megah tentunya istimewa, karena patung ini, bukan sembarangan patung, patung ini mempunyai Filosofi yang sangat kuat, dan yang membuat kita terkesima, karena Inilah karya anak bangsa yang sudah di akui Oleh Dunia.
Ini yang sangat membanggakan kita sebagai bangsa Indonesia, karya-karya putra bangsa tidak bisa dipandang sebelah mata.
Tahukah sobat semua, Patung GWK atau Garuda Wisnu Kencana ini adalah karya seniman yang berasal dari Bali, Ynag bernama I Nyoman Nuartha. Patung GWK tingginya mencapai 121 meter, dan lebarnya 65 meter. Nah...jika kita bandingkan denganPatung Liberty yang ada di sono, di Amerka serikat, Patung Liberty hanya 93 meter, jauh banget kan dengan ketinggian patung GWK kita.

Awalnya saya dibuat bingung dengan sekeliling yang ada di kawasan GWK ini, bagaimana tidak, dengan harga tiket waktu itu, sebelum Pandemi Covid-19 ini menerjang Pariwisata kita, sebesar 125.000,-/orang, dan itu saya bela-belain untuk beli tiket, karena memang sudah jauh-jauh hari saya dan teman saya merencanakan untuk berliburan ke kawasan GWK ini.
Sesampai saya di dalam area GWK, saya masih dibuat heran lagi, tahu kenapa? setelah saya perhatikan, ternyata, saya berada didalam sebuah bukit yang di belah, hingga membentuk suatu area yang bikin kita geleng-geleng kepala, dalam pikiranku bagaimana carnya, ini bukit dibelah, terus tanahnya di bawa kemanaemoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S),
ya...sudahlah tak usah dipikirkan.

TIdak hanya disitu saja, dengan memegang tiket dengan harga yang sudah saya sebutkan tadi, saya bisa berkeliling-keling, dan menikmati beberapa pementasan yang ada di setiap gedung di dalam kawasan ini. Budaya dan tradiisi bali tentunya sangat menonjol dipertunjukan ini, itulah daya tarik tersendiri di kawasan GWK ini. Hmmm....sungguh liburan saya yang sangat begitu indah, selain bisa menikmati suasana perbukitan, disini juga kita bisa mengenal budaya, tradisi dan tari-tarian yang memanjakan mata kita.
Aku melihat temanku sepertinya kecapean, keringat membasahi bajunya yang kucel, karena memang dari pagi sampai siang, kita tanpa terasa berjalan-jalan, muter sana, muter sini, karena disini, saya rasa kita tidak bakalan jenuh, dari setiap sudut bangunan kita bisa mengambil foto dan itu sangat menarik untuk di abadikan, cocok buat kalian yang ingin memenuhi beranda media sosial kalian. 
Made: Dhan
Saya: Ia De, ada apa?
Made: Istirahat yok haus nie, cari yang dingin-dingin dulu kek...
Saya: Ayo, aku juga haus, dari tadi kita muter-muter terus kayak sterikaan aje..

emoticon-Angkat Beeremoticon-Angkat Beer
Kami pun bergegas menghampiri pondok-pondok atau tenda yang sudah disiapkan bagi siapa saja yang mau buka lapak, kebetulan kami berkunjung di hari Weekend, tentunya wisatawan kesini membludak. Terlihat para pedagang saling bersahut-sahutan menawarkan barang dagangan mereka, rasanya tidak sabar ingin meneguk segelas minuman dingin. Kami pun memesan minuman dingin sambil menikmati alunan musik yang disuguhkan oleh para pedagang disini.
Saya: Habis ini, kita mau kearea mana lagi?
Made: Ia kita lanjut menuju Patung GWK nya, masa kita bengong disini.
Saya: Apakah kita tetap berjalan kaki atau gimana, patungnya kan, jauh disana!
Made: Untuk menuju patungnya, kita bisa berjalan kaki, ia kalau kamu kuat
Saya: Mang berapa lama kalau kita berjalan kaki?
Made: Kurang lebih 5 menitan lah...
Saya: Ya...ampunn lama amat sih, yang ada nie kaki pada dempor kali 
Made: Kalau gak mau jalan kaki kamu bisa naik angkot, tapi bayar.
Saya: Hahhh...bayar lagi?
Made: Ia,
Saya: Berapaan?
Made: Kalau tidak salah, sekitar 30. 000,-/orang
Saya: Busyeeett...mahal amat, 

Setelah kami berunding, kami pun sepakat berjalan kaki menuju patung GWK nya. Disepanjang jalan menuju lokasi patung GWK, Hmmm....pemandangan alam perbukitan yang hijau bisa kita nikmati, suara burung-burung, seakan menyambut para wisatawan yang berkunjung dilokasi ini. Sesekali aku melihat angkotan lewat membawa para wisatawan yang habis dari lokasi GWK. 
Sesampai nya dilokasi patung GWK, sumpah aku bengong dan terperanga melihat bangunan yang super besar dan tinggi ini. Ga berhenti-hentinya Camera nie HP bunyi,
Cekret....cekret....cekret.....emoticon-excitedemoticon-angry
Made: Norak lo ah.....
Saya: Biarin, mang gw pikiran.
Made: Ih....udahan fotonya, tu diliatin ma orang" dikiranya Lu orang gila
Saya: Ia biarin aja, kapan lagi kita kesini, eh...yok kita masuk kedalam
Made: Masuk kedalam mana?
Saya: masuk ke dalam Patung ini,
Made: Bayar lagi kitanya,
Saya: Whats...? bayar?   emoticon-Amazedemoticon-Amazedemoticon-Amazed
Made: Ia bayar, sekitar 150.000,-/orang
Saya: Kok bayar lagi sih...
Made: Mang lu pikir nie patung, punya Buyut Lu?
Saya: Ya ampunnn, ya sudah yok, kita masuk
Aku pun dan temanku masuk ke pintu pertama dari patung ini. Nah...Diarea pintu masuk pertama ini, kita di manjakan dengan musik gamelan yang dimainkan langsung oleh para Crew pegawai atau staf disini. Berbagai macem lukisan dan gambar terpampang di area pintu masuk dari patung GWK ini. Aku dan temanku bergegas menghampiri salah satu petugas yang berjaga di lantai paling bawah dari Gedung ini.a
Saya: Maaf Pak, mau tanya, kalau mau beli Tiket masuk, dimana?
Petugas: Oh...sudah tutup Mas, karena udah sore
Saya: Waduh, berarti kami telat dong Pak,
Petugas: Ia kalian telat.

Kami pun hanya bisa diam dan berkata, ya sudah kalau begitu, mungkin belum berjodoh kita untuk menuju ke dalam Patung ini. Nah...sobat semua, seperti itulah perjalanan wisata saya yang bisa saya bagikan ke kalian, semoga jadi refrensi liburan kalian ia selama di bali. 
Mau tahu lebih jelasnya yok lihat video saya dibawah ini selama saya liburan di lokasi GWK

Video Koleksi Pribadi
Sampai jumpa di Thread saya selanjutnya.
emoticon-Wowcantikemoticon-Wowcantikemoticon-Wowcantikemoticon-Wowcantik






profile-picture
balipeduli memberi reputasi
Diubah oleh dhani300
ini patung keren banget....tp masuknya si sedikit mahal
ini project gede yg ngelibatin anak negeri sih wkwkk


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di