CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
[Coc Bisnis] Gengsi Sama Dengan Mati, Beberapa Kiat Dari Usaha Yang Hampir Tamat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef23e6efacb95017b564d6a/coc-bisnis-gengsi-sama-dengan-mati-beberapa-kiat-dari-usaha-yang-hampir-tamat

[Coc Bisnis] Gengsi Sama Dengan Mati, Beberapa Kiat Dari Usaha Yang Hampir Tamat

[Coc Bisnis] Gengsi Sama Dengan Mati, Beberapa Kiat Dari Usaha Yang Hampir Tamat

Sejarah Singkat Matacapunk T-Shirt
Berdiri sejak 15 Januari 2012, bergerak di bidang industri konveksi semi garment dan pemasaran produk fashion jadi. Fokus memproduksi kaos, polo shirt, dan jaket berbahan fleece.

Lokasi outlet pemesanan dan penjualan Matacapunk T-shirt berada di Jl. Wachid hasyim no. 111, Dabag, Condong catur, Sleman, D.I.Yogyakarta. Sedangkan tempat produksi berada di sentra industri konveksi terbesar Yogyakarta, tepatnya di Rotowijayan KPII no. 35, Kadipaten, Kraton Yogyakarta.

Spoiler for salam pembuka:


[Coc Bisnis] Gengsi Sama Dengan Mati, Beberapa Kiat Dari Usaha Yang Hampir Tamat

Corona Bikin Merana
Sejauh ini virus covid-19 (corona) masih menuai penambahan yang signifikan, khususnya pada pasien positif terpapar. Yang belum tahu pastinya kapan ini semua akan musnah. Tentu saja hal tersebut sangat diharapkan bahkan dibutuhkan bagi siapapun, khususnya para pelaku usaha.

"Semua berubah sejak negara api menyerang." begitulah opening film kartun avatar the legend of aang bersuara

Pemecatan karyawan secara sepihak, gaji yang seharusnya tepat waktu malah telat diberikan, susahnya mendapatkan pekerjaan, omset yang tidak karuan anjloknya, dll. Corona bikin merana!

[Coc Bisnis] Gengsi Sama Dengan Mati, Beberapa Kiat Dari Usaha Yang Hampir Tamat

Dampak Negatif Bagi Matacapunk t-shirt :
1. Omset menurun drastis
Sebelum adanya corona, orderan yang masuk bisa ratusan hingga ribuan pcs per bulannya. Sekarang, jangankan ratusan, puluhan saja sulit didapatkan.

2. Sepi pengunjung
Siapa yang hari gini masih suka keluyuran, pastinya orang-orang yang sudah mulai bosan dengan segala halnya yang dilakukan di rumah saja. Mencari hawa luar, yang segar. Dan pastinya bukan untuk berbelanja di toko pinggiran jalan, mereka lebih memilih online shop aja. Meskipun masih banyak dari sekian yang nekat berdesak-desakkan sekadar membeli barang yang diidam-idamkan.

3. Team 3L (lemah, letih, lesu)
Dengan orderan yang terjun bebas akhir-akhir ini, membuat beberapa dari team menjadi lemah,letih, dan lesu. Jarang orderan, bisanya cuma mondar-mandir di tempat nggak karuan.

[Coc Bisnis] Gengsi Sama Dengan Mati, Beberapa Kiat Dari Usaha Yang Hampir Tamat

Dampak Positif Bagi Matacapunk T-Shirt :
1. Belajar dari ujian dan cobaan
Setelah corona hilang dari dunia, kami akan lebih siap. Pasalnya, dengan keadaan krisis saja bisa bertahan, apalagi setelahnya.

2. Kreatif dan inovatif
Selain mengerjakan orderan yang berhubungan dengan konveksi, kami mengerjakan apapun yang laku di pasaran saat ini. Seperti masker shield, jual thermometer, dll.

3. Membaca peluang usaha
Banyak acara ditunda, beberapa instansi khususnya sekolah belum jelas hari H-nya (masuk), komunitas yang kerap kopdar pun mustahil kumpul-kumpul ria, dan kebutuhan utama seperti makan, dll mengesampingkan sandang yang banyak tersedia di lemari masing-masing. Padahal, itu semua adalah sumber income.

[Coc Bisnis] Gengsi Sama Dengan Mati, Beberapa Kiat Dari Usaha Yang Hampir Tamat

Kiat-kiat
1. Pulihkan mood sebuah tim
Dengan memperbaiki fasilitas, bersihkan tempat kerja sehingga dipandang nyaman, selakan obrolan canda tawa, buat schedule untuk sekadar membahas capaian usaha bersama-sama. Hal itu bisa membuat sebuah tim akan terus merasa seikat senyawa.

2. Semua anggota tim adalah sales man
Banyak dari kita, terlebih yang berstatus pekerja. Merasa bahwa ini bukanlah urusan kita, perihal menyebarkan luas produk milik usaha. Yang pada intinya tidak diwajibkan untuk ikut mempromosikan. Nah, pada masa krisis seperti ini, menjadikan semua anggota tim sebagai sales man, sangat membantu meningkatkan profit pendapatan.

Seperti yang kami lakukan, karena ini adalah sebuah tim. Semua harus sekandung badan.

3. Urgent, gengsi sama dengan mati
Sebuah perusahaan besar kalangan menengah ke atas, atau bahkan usaha anak muda kekinian. Lebih memilih bertahan dengan apa yang sejak awal mereka pasarkan, sedangkan kebutuhan dewasa ini sangat tidak memungkinkan produknya dilirik pembeli, meskipun ini tidak berlaku untuk semuanya. Kebanyakan demikian.

Kami menjual masker shield, thermometer, apd, masker sablon, dll. Apapun yang bisa menjadi pendapatan, kami kerjakan. Pun dengan kapasitas yang kami bisa, bukan berarti terlalu memaksa.

4. Waktu senggang, waktunya tingkatkan fasilitas
Bagi kami yang termasuk usaha kejar target, dalam artian ada sebuah dateline yang harus dikejar. Order masuk kerjakan, berulang-ulang. Sebisa mungkin cepat, tepat, dan akurat. Saking banyaknya orderan yang masuk, saking banyaknya juga goal-goal atau target usaha yang bisa jadi dianggap nilai plus dari sekian usaha di sekitar kita.

Hal yang baru saja kami coba dan sebelumnya ada, seperti : sablon discharge (jumput warna), raster spot color, raster cmyk, dll. Hal tersebut sudah disiapkan sebelum nantinya dibutuhkan.

Quote:


Alhamdulillah, sekian dan terima kasih. Wassalamu'alaikum warrokhmatullohi wabarokatuh. Oh iya, bagi yang punya waktu senggang atau berniat berbagi rezeki, dan sekadar ngobrol bincang seputar pengalaman, boleh lah mampir. Salam dari ane, anak perantauan, sebagai karyawan.

Tetap semangat, jangan dibiarin nih virus, berabe. Lama-lama nunjak juga,wehehehe.

Sumber dan referensi : pengalaman pribadi
Foto : dokpri dan pixabay.com

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Salamanemoticon-Rate 5 Star
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Diubah oleh putramelankolis
Mampir, siapa tahu jodoh, upsss


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di