CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Games / ... / Console & Handheld Games /
KENAPA THE LAST OF US PART 2 MENJADI GAME YANG MENUAI REVIEW NEGATIF
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef223b3a727683cc824e9f3/kenapa-the-last-of-us-part-2-menjadi-game-yang-menuai-review-negatif

KENAPA THE LAST OF US PART 2 MENJADI GAME YANG MENUAI REVIEW NEGATIF

KENAPA THE LAST OF US PART 2 MENJADI GAME YANG MENUAI REVIEW NEGATIF

Meskipun THE LAST OF US PART II  mendapatkan banyak review positif di METACRITIC  tetapi mendapatkan hampir 2X lipat review negatif oleh user di website yang sama. 

Tema kekerasan memang telah menjadi bagian utama dalam strategi pemasaran Naughty Dog sejak teaser trailer The Last of Us Part 2 rilis pada tahun 2017 lalu. Teaser trailer tersebut menampilkan saat beberapa orang tak dikenal dipukuli, disiksa dan digantung. Naughty Dog pun selaku developer mengungkapkan bahwa mereka berfokus kepada kebrutalan.

KENAPA THE LAST OF US PART 2 MENJADI GAME YANG MENUAI REVIEW NEGATIF

Yang menjadi pembahasan kita kali ini adalah mengapa THE LAST OF US PART II ini mendapatkan banyak review negatif , tidak lain tidak bukan karena kebrutalan yang disajikan para developer gamenya dan juga karena banyaknya karakter penting yang terbunuh dalam game. Wakil presiden Naughty Dog yaitu Neil Druckmann baru-baru ini mengungkapkan keinginannya untuk mengeksplorasi tema-tema kekerasan dan balas dendam yang terinspirasi dari video hukuman mati tanpa pengadilan yang ia lihat saat masih muda.

Reviewer kabarnya agak kesulitan untuk mengungkapkan mengapa hal yang diimplementasikan dalam The Last of Us Part 2 sangat baik atau tidak, karena mereka dibatasi lewat aturan review dari Naughty Dog dan Sony. Sang publisher video game sering membatasi bagian mana dari penilaian reviewer yang dapat dibahas sebelum gamenya diluncurkan dengan imbalan mereka dapat mengakses gamenya saat pra-rilis. Kabarnya aturan review dari The Last of Us 2 sangatlah ketat.

Hampir setiap reviewer besar membahas tentang batasan-batasan ini, karena membuat mereka menjadi kesulitan untuk mengkomunikasikan perasaan mereka tentang video gamenya. Review dari Polygon misalnya, di mana reviewnya menyentuh poin-poin serupa tentang kekerasan kontroversial The Last of Us Part 2, di mana mereka mencoba untuk menceritakan kebrutalan game tersebut tanpa diizinkan untuk mendiskusikan apapun yang benar-benar bisa menggambarkannya.

Sementara itu banyak juga pemain The Last of Us 2 yang memberikan penilaian bagus terhadap game tersebut, karena Naughty Dog sukses menggunakan kekerasan itu untuk menceritakan kisah yang bagus.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
jangkrikgirl32 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Ragn0n
game pass baca review nya langsung cabut preorder , orang karater penting mati , terus ini cerita tentang balas dendam eh kok malah gak di lakuin , penulisan cerita macam apa ? Udah agenda SJW dan IGN 10/10 ? Bercanda orang buat skrip cerita nya
profile-picture
profile-picture
otce dan Ragn0n memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
yap agenda2 sjw2 itu ya kaya gt, trus juga ga ada karakter personality dan karakter development nya gan
profile-picture
Ragn0n memberi reputasi
memang..
game zombie paling bagus adalah..

harvest moon back to nature..
game ini memang yang terbaik..
mampu membuat masa kecil gua jadi mayat hidup di depan tipi..
profile-picture
profile-picture
lorrievrisy dan Ragn0n memberi reputasi
jadi review negatif gara-gara tema yang terlalu brutal ?
profile-picture
profile-picture
ayahnyabinbun dan Ragn0n memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Cerita diluar perkiraan para penggemar seperti ane emoticon-Cape d... (S)
Apalagi harus mainin Abby juga

Gw sendiri sudah bisa tebak adanya karakter Chinese dan Ellie sudah punya anak, Sudah pasti Last of Us 3 bakalan mainan karakter Asia.
Dan Last of Us sendiri bakalan seperti The Walking Dead atau Resident Evil, story yang tidak selesai2 dan akhirnya semakin ngelantur storynya emoticon-Big Grin
Yg gak suka last of us part 2 berarti gak suka game bad ending dan brutal? Hahaha, Ngakak.
Red Dead Redemption, Red Dead Redemption 2, A Way Out, Shadow of The Colossus, masih banyak lagi gabisa ane sebutin satu persatu.
Itu game2 dengan ending yang mengenaskan bahkan brutal, tapi dikemas dengan cara yang epik with no sjw/lgbtq agenda.
balas dendamnya gak dapet, terus mainin karakter abby buat ngalahin Ellie, dan di situ player brontak "WHERE IS MY REVENGE ?"
Lihat 1 balasan
Mereka emosional karakter utama di game pertama mati. Padahal nonton doang di yutub, banyak yg belom namatin. Gue akui kesel banget cara dia matinya. Tapi selanjutnya bagus kok liat dari 2 sisi berbeda..
Jadi ga 10/10 kayak kebanyakan reviewer dan ga sejelek user score juga
IMO overall 9/10 paslah

Nih review unpopular poin2nya banya yg ane setuju


"Eye for an eye make the world blind" - Gandhi
profile-picture
advanjoel memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Yang ane ketawa, banyak tmen Ane protes hal yg sama: "Kenapa ada konten LGBT yang terkesan Dipaksakan di Game ini??"

Jadi pada bingung deh.. emoticon-Big Grin
reviewer media kan banyak yg dikasih copy gamenya gratis jadi klo dibilang ga dibayar tdk 100% betul, sedangkan gamer yg udah bayar mahal full price tentunya punya ekspektasi yg sangat tinggi, ane ngerti sih alur yg mau dimainin Neil Duckman itu alur balas dendam, cuma mungkin dia lupa klo mayoritas pemain TLOU itu kemungkinan kebanyakan cowo, tapi malah jualan konten lesbian dan transgender.

Abby nya mungkin udah bikin ilfeel dari awal gameplay bkn cuma dari cara revenge dia yg barbar kyk gebukin maling ayam tapi dari segi design character yg mungkin terbilang baru di industri game, karakter cewe playable di dlm video games khususnya game game Jepang biasanya banyak yg bisa jadi waifu material kebanyakan dibikin dgn sex appeal yg charming, ambil contoh revolusi Lara Croft dibawah Square Enix, Tifa di ff7 remake kemarin jg aslinya dibikin cukup atletis dgn perut yg cukup berotot tapi tetap terlihat womanly dan seksi.

Sedangkan Abby kesannya udh kyk shegorilla meski ada alasannya knp dia ngelatih dirinya biar berotot, cuma ya mungkin belum apa apa gamer jepang udh bnyk yg ilfeel duluan sama she hulk ini biar mau dipoles gmn jg , makanya ign Jepang mentok review 7/10.
profile-picture
ahay memberi reputasi
Diubah oleh .kasumi.
Lihat 2 balasan
Quote:


Shadow of the colossus bagi ane happy ending karena si cewek hidup lagi dan si Mono jadi muda lagi.
Ane bawa ini aja deh dari trit sebelah

Rip Joel Miller
Dari semua kontroversi yg terjadi ane mah suka ni game 8/10
waa kalo ada kebrutalan pantes di stop sih gaan... wajar aja gan.. gak cocok untuk anak anak dibawah umur niih gan
memang brutal sih ini, ngeri Ellie nya
awalnya tertarik sih gan tapi kok alur ceritanya yang gajelas jadi gak tertarik lagi gan huft
Aspek lain selain ceritanya patut dikasih 10/10, kalo ceritanya sendiri 5/10
pd gk nerima si itu mati wkwk
profile-picture
anditsung memberi reputasi
Tidak menurut ane, 10 jam pertama ane mainin penuh ketegangan, perasaan campur aduk, emg ini game byk bocoran sebelom rilis tp ane tidak pernah menyetuh, melihat, membaca leaks/bocoran tersebut... Mainkan dulu baru bisa menilai sebuah game bagus ato jelek... Jgn hnya membaca review2 tnpa pernah memainkan game nya
TLOU yang versi pertama memang benar-benar membuat para pemain game tersebut terkagum-kagum dengan jalan cerita serta grafik nya pada saat itu. Sehingga menyebabkan ekspektasi para player tersebut sangat tinggi untuk sekuel game ini, dan ternyata ketika game nya keluar banyak pemain yang merasa game nya tidak sesuai ekspektasi yang menyebabkan banyak nya kemunculan review yg negatif emoticon-Thinking


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di