CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Mau Saldo GoPay? Yuk ikutan Survei ini GanSis!
Home / FORUM / All / Story / ... / Poetry /
Rasa yang terselimut asa
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef1f8c69a972e091d098290/rasa-yang-terselimut-asa

Rasa yang terselimut asa


Disini aku,

Mencoba menyulih asa menjadi sebuah bukti

Mengesahkan hati untuk selalu bergairah mendapatkanmu

Melengahkan anggapan bahwa dirimu tak nyata dalam realitaku

Namun baiklah, Estimasinya ternyata benar

Aku terbengkalai memperjuangkanmu

Dirimu hanyalah fantasi dalam lamunanku

Aku sukar meyakini bahwa inilah kenyataannya

Bahwa dirimu hanya sebatas aktor utama dalam puisi-puisiku

Dirimulah orang asing yang berhasil mencandui pikiranku

Mencampuri setiap bunga tidurku

Dan menikam di bangun tidurku.

.
.
.
Berkenaan dengan rasa

Yang terjalin mesra berwujud doa
Menguntai nama dalam sujud
Berkarib bayang di malam senyap
Aku menilik cinta sebagai dirimu
Memaki pertemuan yang tak kunjung sedia
Sekadar mencintai dalam kata
Dan menutup pintu untuk pendatang
Ku nikmati setiap reruntuhan rindu
Tertumpuk indah di pelupuk mata
Berupaya sesanggupku
Hanya untuk menahan bulir bening yang tak ingin menetap
.
.
.

Dekapanmu,


Bagai narkotika yang mencandui setiap ujung detikku


Setiap hembusan nafasmu,


Bagai oksigen yang dapat menghidupi ragaku


Namun,


Mengapa kau berikan aku malam dengan taburan bintang,


Jika kau juga berikan aku waktu untuk tak dapat bersamamu ?


Dirimu adalah ketenangan yang tersebar di permukaan wajahku


Dirimu adalah alasan yang terlukis dalam senyum simpulku


Seperti halnya lesung pipit, kaulah ketidaksempurnaan yang menarik untuk selalu ku pandang


Dengan melihatmu, aku bagai terhipnotis untuk kesekian kalinya


Dengan menyentuhmu, aku bagaikan hidup dalam keabadian cinta


Kehilanganmu bagaikan kehilangan diriku sendiri


Dan kini, besarnya cintaku padamu hanya berujung pada kepahitan


Bangunkan aku,


Dari lintasan ilusi yang menyiksaku


Bangunkan aku,


Agar aku tak terus tidur dalam mimpiku


Sadarkan aku,


Bahwa tak ada lagi diriku dalam dirimu


Butiran-butiran rinduku tlah tercecer menjadi teman bergurauku saat malam tiba


Setia menemaniku seperti halnya detak jantungmu


Jangan biarkan aku menjadi gurun pasir tanpamu


Jangan biarkan cintaku terkubur oleh keputusasaan mengharapkanmu


Biarkan aku,


Untuk selalu mencintaimu dengan hidupku


Untuk selalu mengaharapkanmu dengan cintaku

Dan untuk selalu menyakitiku dengan mengharapkanmu






GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di