CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Inspirasi /
Apa Alasan Agan membeli Kuota Unlimited?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef1ce6068cc953c442da1df/apa-alasan-agan-membeli-kuota-unlimited

Apa Alasan Agan membeli Kuota Unlimited?

Apa Alasan Agan membeli Kuota Unlimited?
Halo Internet ..

Bicara tahun ini, 2020, susah dibantah banyak orang tidak bisa lepas dari internet. Boleh dicek, tiap orang pasti berlangganan kuota perbulan, baik karena keperluan maupun keinginan yang dicarikan alasan-alasan sehingga dianggap keperluan. Itulah yang terjadi padaku saat ini. Aku berlangganan kuota internet perbulan 3 unlimited yang memberikan ku kebebasan berinternet setiap harinya selama satu bulan penuh (meskipun ada batas penggunaan wajar yang dinamakan FUP sampai 1,5 GB) dari jam 01-17 sekaligus tambahan kuota 6 GB yang bisa digunakan di luar jam tersebut. Memilih layanan ini tentu bukan tanpa alasan. Aku sempat mencari perbandingan layanan (unlimited) yang sama di provider lain, dan 3 memang masih yang termurah. Meskipun FUP nya 1,5 GB (padahal bulan kemarin 2 GB), tapi ketika menyentuh 750 MB, kecepatannya mulai berkurang. Apalagi sampai di 800 MB, kecepatannya mentok menjadi 125 KB/s. Tapi tetap saja –sekali lagi- 3 masih yang termurah (dengan harga 58.000, padahal bulan kemarin 53.000) dibanding provider lain. Setelah dihitung-hitung aku sudah berlangganan layanan ini selama dua bulan, dan mulai merasa betah. Bagaimana tidak, aku pernah tidak langsung registrasi layanan, karena kuota bukan unlimitednya (yang 6 GB) masih ada. Dan setelah dihitung sangat cepet habis dan sungguh tidak terasa. Sehingga kebetahan ku berlangganan ini dilandasi ego (mungkin nafsu) berinternet yang memang besar.

Yang aku sadari adalah selain alasan yang tadi disebutkan, alasan lain adalah janji palsu yang ku pegang ketika dihadapkan dengan pilihan membeli atau tidak, yaitu aku seperti dibisiki, “Aku janji, akan ngulik, berusaha keras, belajar, mencari info agar bisa menghasilkan dari internet.” Aku diberikan alasan-alasan kenapa aku memang harus membeli paket tersebut. Bahwa aku yakin bisa menghasilkan dari membuat video di youtube, nulis di berbagai platform, farming di game dan lain-lain dengan waktu 30 hari yang unlimited, tentu akan worth dan balik modal. Secara teori, hal di atas sangat-sangat manis, muluk dan menghanyutkan. Kenyataannya, dua bulan kurang yang telah terlewati, jauh dari teori di atas kertas. Kuota yang dihabiskan banyak digunakan untuk men-stalker konten-konten kehidupan orang-orang, cara-cara gameplay suatu game di youtube, push game (tentu kamu tahu game apa ini) dan hal-hal yang tidak penting lainnya. Tapi terkadang aku menghibur diri dan mencari pembenaran bahwa yang ku lakukan bukanlah hal yang jahat, dosa (meskipun aku terkadang terserempet melakukannya) dan tidak merugikan orang lain. Kadang aku bersyukur karena secara perspektif spiritual dan keyakinan yang aku anut, bahagia mengerjakan hal yang halal (tidak berdosa dan diperbolehkan) membuat setan sengsara dan juga telah membuat usaha setan gagal dan sia-sia.

Aku memang tergiring untuk meratapi kesia-siaan kuota yang aku perbuat. Tapi sebenarnya, perasaan ini memang perlu diusir karena cukup buruk untuk kesehatan mental manusia. Ganti dari itu aku kira adalah syukur, karena terbukti perasaan ini memang ampuh. Meskipun begitu aku sedang berusaha untuk melakukan sesuatu yang berguna, tidak berguna juga sih, tapi menunjukkan eksistensi ku. Karena jujur ego eksistensial ku saat ini sungguh sangat tidak bisa ku tahan lagi, apalagi di umur dengan keadaan ku saat ini (aku akan bercerita hal ini di lain tulisan). Hal itu adalah, ya, tulisan ini, yang sedang kamu baca. Sehingga aku cukup senang, walaupun progresnya baru sedikit, aku berusaha menulis setiap hari. Aku hanya memulai, tidak tahu ujung dan akhirnya bagaimana, sekali aku hanya memulai. Biarkan ini menjadi bola salju yang terus menggelinding.

Apa kamu juga merasakan hal yang sama dan tertarik melakukannya juga? Kamu cukup menulis apapun di platform manapun dengan hastag #everydaywrite kemudian beritahu aku. Mungkin saja bisa berkumpul di satu grup chat yang sama. Kita telah terlalu banyak membaca dan menyerap informasi, saatnya mengeluarkan dan menuangkan apa yang di dalam kepala.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di