CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Mau Saldo GoPay? Yuk ikutan Survei ini GanSis!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef15e99349d0f03e618575f/asa-yang-terpendam

Asa yang Terpendam

Prolog
Kenalin nama gue Wahyu, sekarang usia gue udah sekitar kepala empat. This stories based on true story, ketika gue bersekolah di tingkat atas. Memang banyak yang bilang masa SMA adalah masa yang indah buat sebagian besar orang, tapi gak termasuk gue. Masa SMA, gue jalanin dengan hal yang menurut gue gak seindah dan sedramatis sinetron atau drakor percintaan anak muda. Cuma gak ada salahnya gue berbagi seklumit pengalaman gue waktu mengenyam pendidikan di bangku SMA. Banyak hal yang berbau dewasa, yang menurut gue mungkin gak se ekstrim anak-anak zaman now. Dari judul diatas, kalian para pembaca mungkin sudah menebak ke arah mana akhir cerita ini, tapi yakin sama tebakan kalian?kalau gak yakin, gak ada salahnya kalian coba membaca part demi part beberapa penggalan pengalaman yang mungkin masiih gue ingat dan menurut gue layak buat gue ceritakan.
Sebelumnya gue mohon maaf, kalau dari segi penulisan maupun pengulasan banyak hal yang masih dirasa kurang. Maklum, gue bukan anak sastra ataupun anak bahasa. Dan buat yang sudah berkenan membaca, semoga  tidak ada kemiripan dengan apa yang kalian pernah alami waktu sekolah tahun 90 an. Semoga berkenan bagi kalian...
Part 1 - My Short Profile

Nama gue terdiri dari 2 suku kata, salah satunya menggunakan kata Wahyu. Jadi gue sebut nama gue Wahyu. Entah mengapa bokap nyokap namain gue dengan menggunakan kata itu. Gue dari keluarga normal, maksud gue kaya enggak, miskin juga enggak. Cukup lah. Gue memiliki saudara kembar, yeah...i am twins. Kisah ini penggalan cerita semasa gue sekolah di salah satu sekolah kejuruan di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Bokap pegawai Pertamxxx di bagian distribusi, sedangkan nyokap gue seorang Ibu Rumah Tangga yang merangkap bekerja sebagai seorang asisten di salah satu keluarga ekspatriat Perancis. Bokap Nyokap memiliki keturunan cowok semua, yang mana keturunan pertama adalah bocah kembar (gue dan abang gue) dan yang terakhir bontot cowok juga. Jadi tahu kondisinya ketika bokap ma nyokap sibuk ama kegiatan mereka, otomatis di rumah kita bertiga cowok semua. Gue dan keluarga gue tinggal di kawasan elit di Jakarta Selatan pada masanya, yakni di daerah Kemang. Eiiitssss...nanti dulu, jangan bayangkan kehidupan keluarga gue yang gimana-gimana ya, intinya seperti gue sebutin diatas, gue sekeluarga dari keluarga yang cukup, bukan kecukupan...
Dirumah gak pakai asisten rumah tangga, jadi kami bertiga anak cowok ya bagi tugas buat ngurus rumah...Untuk sekolah, gue dan saudara kembar sekolah di lanjutas atas yang berbeda, sementara adik gue masih di tingkat SMP. Sedikit ulasan mengenai gue dan keluarga gue...selanjutnya gue akan mulai ke part kehidupan gue di sekolah kejuruan....



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di